Kabupaten Grobogan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Grobogan)
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Grobogan
Lambang Grobogan.png
Lambang Kabupaten Grobogan
Moto: grobogan bersemi


Locator kabupaten grobogan.gif
Peta lokasi Kabupaten Grobogan
Koordinat: -
Provinsi Jawa Tengah
Dasar hukum UU No. 13/1950
Tanggal -
Ibu kota Purwodadi
Pemerintahan
 - Bupati H. Bambang Pudjiono, SH
 - DAU Rp. 906.666.365.000.-(2012)
Luas 1.975,865 km2
Populasi
 - Total 1.413.328 jiwa (2010)
 - Kepadatan 715,3 jiwa/km2
Demografi
Pembagian administratif
 - Kecamatan 19
 - Flora resmi Lombok Besar
 - Fauna resmi Burung Puter Geni
 - Situs web http://www.grobogan.go.id/
Grobogan beralih ke halaman ini. Lihat pula artikel Kecamatan Grobogan.
Berkas:Logo Wisata Grobogan.JPG
Logo Wisata "GROBOGAN"

Kabupaten Grobogan (Hanacaraka, ꦒꦿꦺꦴꦧꦺꦴꦒ​ꦤ꧀) adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Purwodadi. Kabupaten[1] ini berbatasan dengan Kabupaten Blora di timur; Kabupaten Ngawi (Jawa Timur), Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Boyolali di selatan; Kabupaten Semarang di barat; serta Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Pati di utara.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terluas kedua di Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap, dan berbatasan langsung dengan 9 kabupaten lain. Letak astronomis wilayah antara 110° 15' BT – 111° 25' BT dan 7° LS - 7°30’ LS, dengan jarak bentang dari utara ke selatan ± 37 km dan dari barat ke timur ± 83 km.

Secara geografis, Grobogan merupakan lembah yang diapit oleh dua pegunungan kapur, yaitu Pegunungan Kendeng di bagian selatan dan Pegunungan Kapur Utara di bagian utara. Bagian tengah wilayahnya adalah dataran rendah. Dua sungai besar yang mengalir adalah Kali Serang dan Kali Lusi.

Dua pegunungan tersebut merupakan hutan jati, mahoni dan campuran yang memiliki fungsi sebagai resapan air hujan disamping juga sebagai lahan pertanian meskipun dengan daya dukung tanah yang rendah.

Lembah yang membujur dari barat ke timur merupakan lahan pertanian yang produktif, yang sebagian telah didukung jaringan irigasi. Lembah ini selain dipadati oleh penduduk juga aliran banyak sungai, jalan raya dan jalan kereta api.

Sebelumnya ibukota kabupaten Grobogan terletak di Kecamatan Grobogan bukan di Kecamatan Purwodadi, akan tetapi kemudian dipindah di Purwodadi, Bupati Grobogan pertama kali adalah Raden Surokerti Abinarang dan Bupati yang paling legendaris adalah Soegiri serta Bupati yang kontroversial adalah H. Agus Supriyanto, SE. Budaya yang paling terkenal di Grobogan ini adalah seni tayub, dengan pemainnya yang legendaris adalah Lasmi dari desa Kropak.

Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) / Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD Grobogan[sunting | sunting sumber]

Muspida/FKPD Kabupaten Grobogan meliputi:

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Asal mula daerah itu disebut grobogan menurut cerita tutur yang beredar di daerah Grobogan, suatu ketika pasukan kesultanan Demak di bawah pimpinan Sunan Ngundung & Sunan Kudus menyerbu ke pusat kerajaan Majapahit. Dalam pertempuran tersebut pasukan Demak memperoleh kemenangan gemilang. Runtuhlah kerajaan Majapahit. Ketika Sunan Ngundung memasuki istana, dia menemukan banyak pusaka Majapahit yang ditinggalkan. Benda-benda itu dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sebuah grobog, kemudian dibawa sebagai barang boyongan ke Demak. Di dalam perjalanan kembali ke Demak, grobog tersebut tertinggal di suatu tempat karena sesuatu sebab, tempat itulah yang kemudian disebut Grobogan. Grobog sendiri adalah tempat menyimpan senjata/barang pusaka, wayang, perhiasan, dan sebagainya. Peristiwa tersebut sangat mengesankan hati Sunan Ngundung, sebagai kenangan, tempat tersebut di beri nama Grobogan, yaitu tempat grobog tertinggal.

Topografi[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar wilayah terletak pada permukaan yang relatif datar dengan kemiringan kurang dari 5%, daerah berbukit dan pegunungan terletak di bagian utara dan selatan, tepatnya di sekitar jalur pegunungan kendeng utara dan selatan. Secara umum kondisi topografi yang ada dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok :

  • Daerah dataran, berada pada ketinggian sampai dengan 50 mdpl, dengan kelerengan 0 - 8%
  • Daerah perbukitan, berada pada ketinggian antara 50 -100 mdpl, dengan kelerengan 8 - 15%
  • Daerah dataran tinggi, berada pada ketinggian antara 100 - 500 mdpl, dengan kelerengan >15%

Geologi dan jenis tanah[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan bentang alam dan asosiasi batuan penyusunnya, terdapat 7 jenis batuan, yaitu paleosen fasies sedimen, paleosen fasies batu gamping, pleistosen fasies sedimen, miosen fasies batu gamping, dan aluminium. Dari jenis batuan tersebut yang sebarannya merata adalah batuan aluminium dan paleosen fasies sedimen.

Hasil pelapukan batuan dan sedimentasi menghasilkan jenis tanah yang ada saat ini, yaitu aluvial dengan bahan induknya endapan liat dan pasir; Asosiasi Litosol, Mediteran kuning dan Rensina dengan bahan induknya batu kapur dan napal lunak; Komplek Regosol kelabu dan Grumosol kelabu tua dengan bahan induknya batu kapur dan napal; Grumosol dengan bahan induk endapan liat; Grumosol dengan bahan induk batu kapur dan napal; Asosiasi Grumosol tua coklat dengan bahan induk napal lunak; Asosiasi Mediteran merang kekuningan dan Mediteran coklat kekuningan dengan bahan induk batu liat lunak; Komplek Mediteran coklat kemerahan dan Litosol dengan bahan induk batu kapur dan napal. Dari jenis tersebut, aluvial kelabu dan aluvial coklat keabuan mempunyai sebaran yang hampir merata pada seluruh wilayah.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Grobogan terdiri atas 19 kecamatan, yang dibagi lagi atas 273 desa dan 7 kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Purwodadi.

  1. Kedungjati
  2. Karangrayung
  3. Penawangan
  4. Toroh
  5. Geyer
  6. Pulokulon
  7. Kradenan
  8. Gabus
  9. Ngaringan
  10. Wirosari
  11. Tawangharjo
  12. Grobogan
  13. Purwodadi
  14. Brati
  15. Klambu
  16. Godong
  17. Gubug
  18. Tegowanu
  19. Tanggungharjo

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Tugu selamat datang Purwodadi

Purwodadi, ibukota Kabupaten Grobogan, berada di jalan provinsi yang menghubungkan Semarang-Surabaya lewat Cepu.

Angkutan kereta api juga melintasi wilayah kabupaten ini, meski tidak melalui Purwodadi. Terdapat dua jalur utama kereta api, yakni dari:

Kabupaten Grobogan memiliki sejumlah stasiun kereta api, dimana hanya berhenti kereta lokal jurusan Semarang-Bojonegoro dan Semarang - Solo, sedang kereta api jarak jauh tidak singgah di stasiun tersebut. Stasiun Ngrombo adalah yang terbesar, di mana terdapat persimpangan antara kedua jalur utama tersebut.

Event[sunting | sunting sumber]

Tempat pariwisata[sunting | sunting sumber]

Wisata alam[sunting | sunting sumber]

Tempat wisata alam di Kabupaten Grobogan adalah:

Wisata pemandian[sunting | sunting sumber]

Tempat wisata pemandian di Kabupaten Grobogan adalah:

Wisata keluarga[sunting | sunting sumber]

Tempat wisata keluarga di Kabupaten Grobogan adalah:

Wisata religi[sunting | sunting sumber]

Tempat wisata religi di Kabupaten Grobogan adalah:

Makanan khas Grobogan[sunting | sunting sumber]

Grobogan memiliki beberapa makanan khas, yaitu:

Sarana Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Rumah sakit di Grobogan, adalah:

Pendidikan di Kab.Grobogan[sunting | sunting sumber]

Tingkat Sekolah Menengah Pertama[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]