Bekicot

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Bekicot
Achatina fulica di Bali
Achatina fulica di Bali
Status konservasi
NE[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Mollusca
Kelas: Gastropoda
(tidak termasuk) clade Heterobranchia

informal group Pulmonata
clade Eupulmonata
clade Stylommatophora
informal group Sigmurethra

Superfamili: Achatinoidea
Famili: Achatinidae
Upafamili: Achatininae
Genus: Achatina
Upagenus: Lissachatina
Spesies: A. fulica
Nama binomial
Achatina fulica
(Férussac, 1821)

Bekicot atau Achatina fulica[2] adalah siput darat yang tergolong dalam suku Achatinidae.

Berasal dari Afrika Timur dan menyebar ke hampir semua penjuru dunia akibat terbawa dalam perdagangan, moluska ini sekarang menjadi salah satu spesies invasif terburuk di bumi[3], sehingga beberapa negara bahkan melarang pemeliharaannya sebagai hewan kesayangan/timangan[4] termasuk Amerika Serikat. Hewan ini mudah dipelihara dan di beberapa tempat bahkan dikonsumsi, termasuk di Indonesia. Meskipun berpotensi membawa parasit, bekicot yang dipelihara biasanya bebas dari parasit.

Bekicot di luar negeri di kenal dengan nama escargots, terutama di Perancis. Orang Perancis sangat menyukai masakan dengan bahan baku ini, ada yang bilang salah satu cara untuk mengechek apakah restoran tersebut mempunyai masakan yang enak-enak adalah melalui menu ini dahulu. Di Indonesia hanya species Achatina fulica yang sering di jumpai dan paling banyak. Saat ini diketahui ada tiga subspesies bekicot:

  • Achatina fulica rodatzi Dunker, 1852
  • Achatina fulica sinistrosa Grateloup, 1840
  • Achatina fulica umbilicata Nevill, 1879

Bekicot di wilayah Indonesia memiliki nama daerah yang berbeda-beda: Jawa Tengah dan Jawa Timur biasa mengenalnya dengan Bekicot atau Siput. Jawa Barat biasanya mengenalnya dengan Keong Racun.

Menurut habitatnya Bekicot dibedakan menjadi 1. Habitat di Kebun biasanya Spesies Helix sp, Achatina Sp 2. Habitat di Sawah biasanya Keong Mas, Tutut,

Bekicot (Helix sp, Achatina Sp) berbeda dengan Keong mas, keong sawah atau tutut. Bekicot Keong mas, keong sawah, dan tutut sanagat berbahaya karena membawa parasit cacing yang berbahaya bagi manusia, dapat menyebabkan radang otak (meningitis).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ IUCN 2009. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2009.1. <www.iucnredlist.org>. Downloaded on 10 July 2009.
  2. ^ Achatina fulica (TSN 76978). Integrated Taxonomic Information System. URL diakses July 6 2007.
  3. ^ Global Invasive Species Database: 100 of the Worst Invasive Species
  4. ^ Should Giant African Land Snails Be Kept as Pets At All?