Geografi manusia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Geografi manusia atau antropogeografi adalah cabang dalam disiplin ilmu geografi yang ditujukan untuk analisis lokasi, distribusi, dan organisasi spasial dari hubungan manusia. Hal ini berbeda dengan geografi fisik yang lebih mempelajari tentang bentang alam.

Cabang[sunting | sunting sumber]

  • Geografi budaya: Mempelajari norma, produk budaya, dan variasinya serta persebaran dan hubungannya sesuai perubahan tempat dan waktu.
  • Geografi pembangunan: Mempelajari geografi dengan merujuk pada standar dan kualitas hidup manusia, serta lingkungan dan aktivitas ekonominya di seluruh dunia.
  • Geografi ekonomi: Mempelajari hubungan antara lingkungan biofisik dengan sistem perekonomian, negara, dan hal- hal terkait.
  • Geografi kesehatan: Menerapkan pengetahuan geografi dengan masalah kesehatan dan penyakit di seluruh dunia.
  • Geografi sejarah: Mempelajari hubungan antara geografi fisik dan manusia di masa lalu yang direkonstruksi, untuk mempelajari perkembangan dan perubahan suatu wilayah dan berbagai bentuk perubahan dalam skala waktu.
  • Geografi politik dan Geopolitik: Mempelajari unsur-unsur geografi yang berkaitan dengan sistem politik suatu negara, misalnya batas negara, ibu kota, wilayah bersengketa.
  • Geografi penduduk atau Demografi: Mempelajari aspek geografis pada penduduk, seperti kemajemukan, pertumbuhan, dan persebarannya.
  • Geografi agama: Mempelajari hubungan antara perkembangan agama dengan wilayah dan waktu.
  • Geografi sosial: Mempelajari fenomena sosial yang berkaitan dengan geografi dan sosiologi.
  • Geografi transportasi: Mempelajari hubungan antara manusia dan transportasi, serta pemakaian dan kecenderungannya.
  • Geografi pariwisata: Mempelajari pariwisata sebagai industri, aktivitas manusia, dan pengalaman yang didapat dari suatu tempat.

Bacaan Lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • Blij, Harm Jan, De (2008). Geography: realms, regions, and concepts. Hoboken, NJ: John Wiley. ISBN 978-0-470-12905-0. 
  • Clifford, N.J.; Holloway, S.L.; Rice, S.P.; Valentine, G., ed. (2009). Key Concepts in Geography (ed. 2nd). London: SAGE. ISBN 978-1-4129-3021-5. 
  • Cloke, Paul J.; Crang, Philip; Goodwin, Mark (2004). Envisioning human geographies. London: Arnold. ISBN 978-0-340-72013-4. 
  • Cloke, Paul J.; Crang, Phil; Crang, Philip; Goodwin, Mark (2005). Introducing human geographies (ed. 2nd). London: Hodder Arnold. ISBN 978-0-340-88276-4. 
  • Crang, Mike; Thrift, Nigel J. (2000). Thinking space. London: Routledge. ISBN 978-0-415-16016-2. 
  • Daniels, Peter; Bradshaw, Michael; Shaw, Denis J. B.; Sidaway, James D. (2004). An Introduction to Human Geography: issues for the 21st century (ed. 2nd). Prentice Hall. ISBN 978-0-13-121766-9. 
  • Flowerdew, Robin; Martin, David (2005). Methods in human geography: a guide for students doing a research project (ed. 2nd). Harlow: Prentice Hall. ISBN 978-0-582-47321-8. 
  • Gregory, Derek; Martin, Ron G.; Smith, Graham (1994). Human geography: society, space and social science. Basingstoke: Macmillan. ISBN 978-0-333-45251-6. 
  • Harvey, David D. (1996). Justice, Nature and the Geography of Difference. Blackwell Pub. ISBN 978-1-55786-680-6. 
  • Johnston, R.J. (2009). The Dictionary of Human Geography (ed. 5th). Blackwell Publishers, London. 
  • Johnston, R.J (2002). Geographies of Global Change: Remapping the World. Blackwell Publishers, London. 
  • Moseley, William W.; Lanegran, David A.; Pandit, Kavita (2007). The Introductory Reader in Human Geography: Contemporary Debates and Classic Writings. Malden, MA: Blackwell Publishing Limited. ISBN 978-1-4051-4922-8. 
  • Peet, Richard, ed. (1998). Modern Geographical Thought. Oxford: Wiley-Blackwell. ISBN 978-1-55786-378-2. 
  • Soja, Edward (1989). Postmodern Geographies: The Reassertion of Space in Critical Social Theory. Verso, London. 

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Geografi fisik