Geografi fisik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
World map.png

Geografi fisik adalah salah satu bagian utama ilmu geografi.[1] Geografi fisik adalah cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan studi tentang proses dan pola dalam lingkungan alam seperti atmosfer, biosfer, hidrosfer. Geografi fisik berlawanan dengan geografi manusia.

Sub bagian[sunting | sunting sumber]

  • Geomorfologi: sebuah studi ilmiah terhadap permukaan Bumi dan proses yang terjadi terhadapnya. Secara luas, berhubungan dengan landform (bentuk lahan) tererosi dari batuan yang keras, namun bentuk konstruksinya dibentuk oleh runtuhan batuan, dan terkadang oleh perilaku organisme di tempat mereka hidup.
  • Biogeografi: ilmu yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu.
  • Klimatologi: ilmu yang mempelajari iklim, ilmiah didefinisikan sebagai kondisi cuaca rata-rata selama periode waktu tertentu, dan merupakan cabang dari ilmu atmosfer.
  • Pedologi: ilmu yang mempelajari berbagai aspek geologi tanah. Di dalamnya ditinjau berbagai hal mengenai pembentukan tanah (pedogenesis), morfologi tanah (sifat dan ciri fisika dan kimia), dan klasifikasi tanah.
  • Paleogeografi: Mempelajari dan menganalisis bentuk permukaan Bumi di masa lalu dengan bukti fisik dari lapisan Bumi.
  • Oseanografi: ilmu Bumi yang mempelajari samudra atau lautan. Ilmu ini mencakup berbagai topik seperti organisme laut dan dinamika ekosistem; arus samudra, gelombang, dan dinamika cairan geofisika; tektonik lempeng dan geologi dasar laut, dan arus berbagai zat kimia dan fisika di dalam lautan dan perbatasannya.
  • Geomatik: mempelajari pengumpulan, penyimpanan informasi, pengolahan, dan penyampaian informasi geografis, atau spasial.

Ahli Geografi[sunting | sunting sumber]

Berikut bebrapa ahli geografi :

Refrensi[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]