Bani Hasyim

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bani Hasyim (Bahasa Arab: بنو هاشم, Hasyimiyah; (bahasa Inggris: Hashemites)) adalah salah satu marga/klan dalam suku Quraisy yang merujuk kepada Hasyim bin Abdul Manaf. Hasyim adalah ayah dari kakek Nabi Muhammad S.A.W. Anggota dari marga ini disebut Hasyimiyah.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Silsilah[sunting | sunting sumber]

Bani Hasyim merupakan anggota dari marga Bani Abdul Manaf, marga yang paling terhormat dalam suku Quraish. Selain Bani Hasyim, cabang lainnya dari marga Bani Abdul Manaf adalah Bani Muththalib dan Bani Abdus Syams yang menurunkan Bani Umayyah. Selain itu Bani Hasyim juga menurunkan Bani Abbasiyah yang kemudian menjalankan kekhalifahan setelah mengalahkan Bani Umayyah.

Abdul Manaf sendiri sebenarnya berarti "abdi (hamba) dari Manaf". Sedangkan Manaf adalah salah satu dewa yang dipuja-puja oleh bangsa Arab suku Quraish dan sekitarnya pada masa pra-Islam.

Abu Thalib[sunting | sunting sumber]

Setelah meninggalnya kakek Nabi Muhammad yang bernama Abdul Muthalib, Abu Thalib, paman Muhammad menjadi kepala marga. Bani Hasyim merupakan salah satu marga penting di suku Quraish pada saat kelahiran Muhammad. Hal ini dikarenakan tugas Bani Hasyim untuk menjaga Ka'bah.

Pada masa awal kenabian dari Muhammad, pamannya Abu Thalib merupakan kepala marga, dan dia mendapat tekanan keras dari seluruh suku Quraish karena penyebaran agama yang dilakukan Muhammad. Walaupun begitu, Abu Thalib tidak pernah berhenti mendukung Muhammad. Anak Abu Thalib, Ali merupakan laki-laki pemeluk Islam pertama dan suami dari puteri Muhammad, Fatimah az-Zahra.

Peranan Bani Hasyim[sunting | sunting sumber]

Abu Thalib dan saudara-saudaranya berperan atas memberikan makan dan minum bagi peziarah yang datang ke Makkah setiap tahun untuk mengunjungi Ka'bah, yang dibangun oleh Ibrahim. Saat itu, berhala dari berbagai suku diletakkan di dalam Ka'bah, lebih dari 300.

Boikot terhadap Bani Hasyim[sunting | sunting sumber]

Tahun 617-619, terjadi Boikot Quraish terhadap Bani Hasyim dan Muhammad.

Pendudukan kota Makkah[sunting | sunting sumber]

Ketika Nabi Muhammad mengambil alih kota Makkah, Beliau membuang semua berhala dari dalam Ka'bah dan menghancurkannya, dan hanya boleh dibantu oleh Ali.

Daftar anggota Bani Hasyim[sunting | sunting sumber]

Anggota Bani Hasyim yang merupakan Sahabat Nabi[sunting | sunting sumber]

Laki-Laki[sunting | sunting sumber]

Perempuan[sunting | sunting sumber]

Mereka yang syahid pada Pertempuran Karbala, adalah:[sunting | sunting sumber]

  • Husain bin Ali
  • Ali Akbar bin Husain
  • Ali Asghar bin Husain
  • Abbas bin Ali – Anak dari Ali bin Abu Thalib dan saudara tiri dari Husain bin Ali
  • Abdullah bin Ali
  • Jafar bin Ali
  • Utsman bin Ali
  • Abdullah bin Hasan - Anak tertua dari Hasan bin Ali.
  • Qasim bin Hasan - Anak bungsu dari Hasan bin Ali.
  • Aun bin Abdullah
  • Ubaidah bin al-Harith
  • Ibrahim bin Ali
  • Ibrahim bin Muslim bin Aqil
  • Abu Bakar bin Ali
  • Ahmad bin Hasan bin Ali
  • Bakar bin Hasan bin Ali
  • Ja’far bin Aqil
  • Abdul Rahman bin Aqil
  • Abdul Rahman bin Muslim bin Aqil
  • Abdullah bin Hassan bin Ali
  • Abdullah bin Hussain bin Ali
  • Abdullah bin Aqil
  • Abdullah bin Muslim bin Aqil
  • Ubayd-Allah bin Abdullah bin Ja'far
  • Amru bin Ali
  • Muhammad bin Abu Said bin Aqil
  • Muhammad bin Ali
  • Muhammad bin Aqil
  • Muhammad bin Muslim bin Aqil

Bani Hasyim yang bukan Muslim[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]