Muhammad di Mekkah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bagian dari seri tentang
Muhammad
Muhammad

Periode Muhammad di Mekkah dimulai sejak kelahirannya dan selesai pada tahun 622 sejak Hijrah ke Madinah.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

570[sunting | sunting sumber]

Tahun Gajah[sunting | sunting sumber]

Tahun kelahiran Muhammad. Menurut sumber Sunni Muhammad lahir pada hari Senin tanggal 12 Rabiulawal atau 20 April 570, sedangkan sumber Syi'ah menyebutkan hari Jumat tanggal 17 Rabiulawal atau 26 April 570.

Disusukan di pedalaman Arab[sunting | sunting sumber]

Sebagaimana kebiasaan Arab pada masa itu, anak yang baru dilahirkan disusukan dan hidup di padang pasir dengan suku Badui. Kebiasaan masyarakat Arab menitipkan bayinya kepada keluarga-keluarga Badui di pedalaman memiliki tujuan agar bayi-bayi mereka tidak tercemari oleh kebiasaan-kebiasaan buruk masyarakat Arab di perkotaan. Disamping itu agar anak-anak yang mereka titipkan dapat belajar bahasa dengan baik kepada keluarga Badui yang menyusuinya.

Begitu pula dengan Muhammad kecil, beberapa hari setelah dilahirkan Muhammad kecil dibawa oleh Abdul Muthallib (kakeknya) untuk disusukan. Yang menyusukan pertama kali adalah Suwaibah, budak dari Abu Lahab. Kemudian oleh Halimah sampai berumur 5 tahun.

573[sunting | sunting sumber]

Cerita membelah dada

576[sunting | sunting sumber]

Meninggalnya Aminah, ibu dari Muhammad

578[sunting | sunting sumber]

Meninggalnya Abdul-Muththalib, kakek dari Muhammad

583[sunting | sunting sumber]

Perjalanan kafilah pertama Muhammad ke Syria bersama pamannya Abu Thalib, dan di Busra bertemu dengan Pendeta Bahira

585[sunting | sunting sumber]

Perang Fujjar[sunting | sunting sumber]

Muhammad pertama kali ikut bertempur bersama paman-pamannya dalam peperangan ini.

590*[sunting | sunting sumber]

Hilf al-Fudhul / Perjanjian Kehormatan[sunting | sunting sumber]

Perjanjian yang dilakukan oleh kalangan Quraisy untuk melindungi orang-orang yang tertindas

594[sunting | sunting sumber]

Bekerja untuk Khadijah; memimpin perjalanan dagang ke Syiria

595[sunting | sunting sumber]

Menikah dengan Khadijah[sunting | sunting sumber]

Muhammad menikahi Khadijah

600[sunting | sunting sumber]

Tahun kelahiran Ali bin Abu Thalib. Sepupu Muhammad dan menantunya. Ia merupakan Khalifah ke-4 menurut Sunni, dan Imam pertama menurut Syi'ah.

605[sunting | sunting sumber]

Pemugaran Ka'bah[sunting | sunting sumber]

Pemugaran Ka'bah yang dilakukan oleh kalangan Quraisy, Muhammad berperan penting dalam peletakan kembali Hajar Aswad.

610[sunting | sunting sumber]

Wahyu pertama Muhammad[sunting | sunting sumber]

Muhammad menerima wahyu pertama kalinya di Gua Hira, di Bukit Nur (Jabal an-Nur). Kemudian menyebarkan ke keluarga terdekat dan sahabat.

613[sunting | sunting sumber]

Dakwah terhadap keluarga[sunting | sunting sumber]

Muhammad mengundang kalangan keluarganya dari Bani Hasyim untuk berdakwah.

Dakwah terhadap Quraisy[sunting | sunting sumber]

Muhammad mengajak kalangan Quraisy di Bukit Safa untuk menerima Islam. [1]

615[sunting | sunting sumber]

Kelahiran Fatimah, anak perempuan Muhammad. Ia istri dari Ali bin Abi Thalib dan semua keturunan Muhammad melalui dia.

Hijrah ke Abyssinia[sunting | sunting sumber]

Penganiayaan Quraisy terhadap Muslim. Muhammad memerintahkan sekelompok orang untuk hijrah ke Abyssinia, sekarang Ethiopia.

617[sunting | sunting sumber]

Memisahkan bulan[sunting | sunting sumber]

Memisahkan bulan (Bahasa Arab: shaqq-al-Qamar), adalah salah satu mukjizat yang dilakukan Muhammad.

Boikot Quraisy terhadap Bani Hasyim dan Muhammad[sunting | sunting sumber]

Boikot dari kalangan Quraisy terhadap Bani Hasyim dan Muhammad dimulai. Bani Hasyim tinggal di lembah yang disebut Lembah Abu Thalib, agak sedikit di luar Mekkah. Selama tiga tahun itu mereka tidak dapat berdagang, menikah, dan bertemu dengan pihak luar.

619[sunting | sunting sumber]

Tahun Duka Cita[sunting | sunting sumber]

Boikot berhenti. Meninggalnya Abu Thalib dan Khadijah, Tahun Duka Cita.

620[sunting | sunting sumber]

Isra' dan Mi'raj[sunting | sunting sumber]

Perjalanan Muhammad dari Mekkah ke Yerusalem, kemudian diteruskan ke langit ketujuh.

Tha'if[sunting | sunting sumber]

Muhammad pergi ke kota yang bernama Tha'if dan mengajak mereka untuk masuk Islam. Penduduk Tha'if menjawabnya dengan perlakuan yang kasar dan mulai melemparkan batu ke arah beliau.

Bertemu dengan sekelompok Jin[sunting | sunting sumber]

Dalam perjalanan kembali dari Tha'if, di suatu tempat bernama Nakhlah, sekelompok Jin bertemu dengan Muhammad dan memeluk Islam

621[sunting | sunting sumber]

Bai'at 'Aqabah pertama[sunting | sunting sumber]

Bai'at yang dilakukan oleh 12 orang dari Yatsrib terhadap Muhammad.

622[sunting | sunting sumber]

Bai'at 'Aqabah kedua[sunting | sunting sumber]

Bai'at yang dilakukan oleh 73 orang pria dan 2 orang wanita dari Yatsrib terhadap Muhammad.

9 September — Hijrah ke Madinah[sunting | sunting sumber]

Hijrah yang dilakukan oleh kaum Muslim dari Mekkah ke Madinah. Muhammad tiba di Madinah pada hari Senin, tanggal 27 September .

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ [1] [2] [3] [4]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]