Hijrah
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Artikel ini adalah bagian dari seri Islam |
| Rukun Islam |
| Syahadat · Shalat · Puasa Zakat · Haji |
| Rukun Iman |
| Allah · Al-Qur'an · Malaikat Nabi · Hari Akhir Qada & Qadar |
| Tokoh Islam |
| Muhammad SAW Nabi & Rasul · Sahabat Ahlul Bait |
| Kota Suci |
| Mekkah ·Madinah · Yerusalem Najaf · Karbala · Kufah Kazimain · Mashhad ·Istanbul |
| Hari Raya |
| Hijrah · Idul Fitri · Idul Adha · Asyura·Ghadir Khum |
| Arsitektur |
| Masjid ·Menara ·Mihrab Ka'bah Arsitektur Islam |
| Jabatan Fungsional |
| Khalifah ·Ulama ·Muadzin Imam·Mullah·Ayatullah Mufti |
| Teks & Hukum |
| Al-Qur'an ·Hadist · Sunnah Fiqih · Fatwa · Syariat |
| Manhaj |
| Salafush Shalih |
| Mazhab |
| Sunni Hanafi ·Hambali Maliki ·Syafi'i |
| Syi'ah Dua Belas Imam Ismailiyah·Zaidiyah |
| Lain-lain Ibadi · Khawarij Murji'ah·Mu'taziliyah |
| Lihat Pula |
| Portal Islam |
| Indeks mengenai Islam |
|
|
Kata Hijrah (هِجْرَة) berarti Pindah. Hijrah merupakan suatu cara yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu (para nabi) untuk berlepas diri dari alam kebatilan (kondisi dimana manusia tidak hidup dengan Kitab Allah). Dalam kitab suci Al-qur'an dikenal istilah: IMAN-HIJRAH-JIHAD, yang berarti bahwa hijrah muncul dan dilakukan karena dorongan IMAN atau percaya bahwa kehidupan yang tidak berpedoman kepada Kitab Allah adalah kekafiran, yang akan membawa manusia pada kebinasaan dan kehancuran. Dan percaya bahwa hanya dengan berpedoman kepada Kitab Allah sajalah keseimbangan dapat diciptakan. Atas dorongan kepercayaan tersebutlah maka hijrah dilakukan, yang dimaksudkan untuk meninggalkan segala bentuk kehidupan yang tidak berlandaskan Kitab Allah dan membangun suatu tatanan baru yang berlandaskan kepada KItab Allah. Maka dari itu konsekwensi dari berhijrah adalah berjihad, yakni memperjuangkan apa yang dipercayai tadi (Keharusan Kitab Allah sebagai pedoman).jadi dapatlah disimpulkan bahwa kata hijrah tidak dapat dipisahkan dari kata iman dan jihad.

