Lompat ke isi

Wakil Gubernur Aceh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Wakil Gubernur Aceh
Petahana
Fadhlullah

sejak 12 Februari 2025
Masa jabatan5 tahun; dapat diperpanjang sekali
Pejabat perdanaA.M Namploh
Dibentuk1959; 67 tahun lalu (1959)
Situs webacehprov.go.id

Wakil Gubernur Aceh adalah wakil kepala pemerintah Aceh. Ia bertugas membantu memegang pemerintahan bersama dengan gubernur dan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh.

Berikut ini daftar Wakil Gubernur Aceh sejak tahun 1959.

Wakil Gubernur Aceh
No. Potret Nama Partai Mulai Jabatan Akhir Jabatan Periode Ket. Gubernur Ref.
1 A.M Namploh 1959 1964 X–XI Ali Hasyimi
Nyak Adam Kamil
2 Marzuki Nyakman 15 Mei 1968[1] 1973 XIII Abd. Muzakir Walad
3 Muhammad Sjah Asjik 8 April 1981[2] Januari 1987[3] XVI–XVII Hadi Thayeb
Ibrahim Hassan
4 Teuku Djohan ABRI Januari 1987[3] 7 Oktober 1993[4] XVII–XVIII Ibrahim Hassan [5]
5 Zainuddin AG ABRI 7 Oktober 1993[4] 1998 XVIII Syamsudin Mahmud [6]
6 Bustari Mansyur 1998 2000 XIX [7]
7 Azwar Abubakar Independen 25 November 2000 25 November 2005 XX [Ket. 1] Abdullah Puteh
Tidak ada 25 November 2005 30 Desember 2005 Azwar Abubakar
(Penjabat)
30 Desember 2005 8 Februari 2007 Mustafa Abubakar
(Penjabat)
8 Muhammad Nazar SIRA 8 Februari 2007 8 Februari 2012 XXI
(2006)
Irwandi Yusuf
Lowong 8 Februari 2012 25 Juni 2012 Tarmizi Abdul Karim
9 Muzakir Manaf PA 25 Juni 2012 25 Juni 2017 XXI
(2012)
Zaini Abdullah
10 Nova Iriansyah Demokrat 5 Juli 2017 5 November 2020 XXII
(2017)
[Ket. 2] Irwandi Yusuf
Lowong 5 November 2020 5 Juli 2022 Nova Iriansyah
Tidak ada 6 Juli 2022 13 Maret 2024 Achmad Marzuki
(Penjabat)
13 Maret 2024 22 Agustus 2024 Bustami Hamzah
(Penjabat)
22 Agustus 2024 12 Februari 2025 Safrizal Zakaria Ali
(Penjabat)
11 Fadhlullah Gerindra 12 Februari 2025 Petahana XXII
(2024)
Muzakir Manaf
Keterangan
  1. Wakil Gubernur Azwar Abubakar bertindak sebagai Pelaksana Tugas Gubernur dari 19 Juli 2004 hingga November 2005 setelah Gubernur Abdullah Puteh dinonaktifkan karena kasus korupsi
  2. Wakil Gubernur Nova Iriansyah bertindak sebagai Pelaksana Tugas Gubernur dari 5 Juli 2018 hingga 5 November 2020 setelah Gubernur Irwandi Yusuf dinonaktifkan karena terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi[8]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Gubernur dan Wakil Gubernur Atjeh Dilantik". Kompas. 20 Mei 1968. hlm. 2. Diakses tanggal 27 September 2021.
  2. "Eddy Sabara, pejabat gubernur Aceh * Mendagri: Jangan didramatisir pencalonan gubernur definitif". Kompas. 9 April 1981. hlm. 1. Diakses tanggal 22 September 2021. Mendagri Amirmachmud Rabu kemarin melantik Mayjen TNI Eddy Sabara menjadi pejabat Gubernur Kepala Daerah Istimewa Aceh dalam sidang pleno DPRD I di Banda Aceh. Seusai sidang Menteri melantik pula Drs Muhammad Syah Asjek menjadi Wakil Gubernur.
  3. 1 2 "Penyederhanaan Prosedur Tanam Modal agar Diikuti Tiap Pemda". Kompas. 9 Januari 1987. hlm. 2. Diakses tanggal 27 September 2021.
  4. 1 2 "Mendagri: Birokrasi Juga Siapkan Calon Ketua Umum Golkar * Biaya Munas V Golkar Rp 2,2 Miliar". Kompas. 8 Oktober 1993. hlm. 20. Diakses tanggal 27 September 2021.
  5. Yakub, Muktarudin (13 Mei 2001). "Tengku Johan Terbunuh, Belasan Saksi Diperiksa". Liputan6.com. Diakses tanggal 18 November 2017.
  6. Syam, Fauzi Cut (19 Agustus 2016). "Pemakaman Mantan Wagub Aceh 1993-1998, Brigjend TNI (Purn) Zainuddin AG". Aceh Trend. Diakses tanggal 18 November 2017.
  7. F. Drexler, Elizabeth (2009). Aceh, Indonesia: Securing the Insecure State. Ethnography of Political Violence. hlm. 256. ISBN 9780812220711.
  8. Zaenal (2018-07-05). "Resmi, Mendagri Tunjuk Nova Iriansyah Jadi Plt Gubernur Aceh, Tgk Syarkawi Plt Bupati Bener Meriah". Tribunnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-11. Diakses tanggal 2018-07-07.