Tarmizi Abdul Karim
Tarmizi Abdul Karim | |
|---|---|
| Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan | |
| Masa jabatan 10 Agustus 2015 – 12 Februari 2016 | |
| Penjabat Gubernur Aceh | |
| Masa jabatan 8 Februari 2012 – 25 Juni 2012 | |
| Penjabat Gubernur Kalimantan Timur | |
| Masa jabatan 3 Juli 2008 – 17 Desember 2008 | |
| Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri | |
| Masa jabatan 15 Juli 2015 – 1 Februari 2016 | |
| Bupati Aceh Utara ke-17 | |
| Masa jabatan 1998–2004 | |
Pendahulu Karimuddin Hasyibullah Pengganti Petahana | |
| Masa jabatan Maret 2006 – Maret 2005 (Penjabat) | |
Pendahulu Teuku Alamsyah Banta (Pj.) Pengganti Teuku Pribadi (Pj.) | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Oktober 1956 Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Indonesia |
| Partai politik | NasDem (2016–2023) PPP (2023–) |
| Suami/istri | Inayati Sa’aduddin Djamal |
| Hubungan | Illiza Sa'aduddin Djamal (ipar) |
| Anak | 2 |
| Almamater | Universitas Syiah Kuala (Ir.) Universitas Washington (M.Sc.) Institut PTIQ Jakarta (Dr.) |
| Profesi |
|
Tarmizi Abdul Karim (lahir 24 Oktober 1956) adalah birokrat Indonesia yang berasal dari Aceh. Dia pernah menduduki jabatan 3 gubernur seperti Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Aceh dan Kalimantan Selatan, Sebelumnya pernah menjabat sebagai Bupati Aceh Utara.[1][2]
Riwayat pendidikan
[sunting | sunting sumber]Masa pendidikan Tarmizi Abdul Karim dimulai di Madrasah Ibtidaiyah Lhoksukon, lulus tahun 1969. Kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertamanya di Madrasah Tsanawiyah Lhoksukon, lulus tahun 1973. Selanjutnya ia bersekolah di SMA Adidarma Banda Aceh, lulus pada tahun 1975.
Usai pendidikan sekolah, ia melanjutkan pendidikan sarjananya di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, lulus pada tahun 1981. Selanjutnya, ia berkuliah di Amerika Serikut untuk pendidikan magisternya, lulus pada tahun 1987. Pendidikan doktoralnya ia tempuh di Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an dengan program studi Ilmu Tafsir Al-Qur'an
Karier
[sunting | sunting sumber]Tarmizi Abdul Karim memulai karirnya sebagai birokrat. Ia pernah terpilih Bupati Aceh Utara dari tahun 1998 hingga 2004 dan Penjabat Bupati Aceh Utara 2005 hingga 2006.[3] Kemudian pada tahun 2006, ia diangkat menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Aceh, selanjutnya menjadi Wakil Ketua BKPMD Provinsi Aceh.
Selanjutnya pada tahun 2008, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto menunjuknya sebagai Staf Ahli Mendagri bidang Ekonomi dan Keuangan. Di sela masa jabatannya sebagai staf ahli, ia juga ditunjuk untuk menjadi Penjabat Gubernur Kalimantan Timur pada tahun 2008 dalam masa transisi periode gubernur.[4][5] Kemudian ia menjadi Kepala Bagian Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Dalam Negeri di tahun 2011. Pada tahun 2012, ia kembali menjadi penjabat gubernur di Aceh.[6]
Pada tahun 2015, Tarmizi menjadi Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Di tahun yang sama, ia juga diamanahkan untuk menjadi Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan di sela masa jabatan gubernur.[7]
Kiprah politik
[sunting | sunting sumber]Tarmizi Abdul Karim memulai kiprah politiknya pada Maret 2016. Ia juga bergabung dengan Partai NasDem pada November 2016.[8] Ia mencalonkan diri menjadi kandidat gubernur pada Pemilihan umum Gubernur Aceh 2017, berpasangan dengan Teuku Machsalmina Ali. Mereka didukung oleh Partai Golongan Karya, Partai NasDem, dan Partai Persatuan Pembangunan. Namun pada pemilihan ini, mereka hanya mendapatkan 406.865 atau 16,85% dari keseluruhan suara.
Pada tahun 2023, ia bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan.[9] Kemudian, ia mencalonkan diri di lembaga legislatif Dewan Perwakilan Rakyat pada Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 daerah pemilihan Aceh II. Ia mendapatkan 34.837 suara, tetapi tidak terpilih menjadi Anggota DPR RI.[10]
Sejarah elektoral
[sunting | sunting sumber]Eksekutif
[sunting | sunting sumber]| Pilkada | Kandidat | Nomor Urut |
Calon Kepala Daerah |
Calon Wakil Kepala Daerah |
Perolehan suara | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Suara | Persen | Hasil | |||||
| 1998 | Bupati Aceh Utara | — | Tarmizi Abdul Karim | — | Tidak diketahui | Tidak diketahui | |
| 2017 | Gubernur Aceh | 1 | Tarmizi Abdul Karim | Teuku Machsalmina Ali | 406.865 | 16,85% | |
Legislatif
[sunting | sunting sumber]| Pileg | Lembaga legislatif | Dapil | Partai | Perolehan suara | Hasil | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2024 | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) | Aceh II | PPP | 34.837 | ||
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Jaya, Sadri Ondang (2016-03-20). "Di Balik Sukses Tarmizi A Karim, Ada Istri Hebat Di Belakangnya". aceHTrend.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-11-21.
- ↑ "Ini Nama-Nama Bupati Aceh Utara 1945-2025". Line 1 News. 17 Februari 2025. Diakses tanggal 20 Desember 2025.
- ↑ Safrina. "Tarmizi A Karim Temu Kangen Mantan Pejabat Aceh Utara". Pemerintah Provinsi Aceh.
- ↑ "Tarmizi Penjabat Gubernur Kaltim". Kompas.com. 3 Juli 2008. Diakses tanggal 1 Juli 2018.
- ↑ "Penguasa Aceh Sejak Tempo Doeloe". Pemerintah Provinsi Aceh. 2 Oktober 2013. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
- ↑ "Mendagri Lantik Tarmizi A Karim Jadi Pj Gubernur Aceh". Berita Kementerian Dalam Negeri. 10 Februari 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-01. Diakses tanggal 1 Juli 2018.
- ↑ Ledysia, Septiana (10 Agustus 2015). "Mendagri Lantik Gubernur Kalsel Tarmizi Karim dan Wakil Rektor IPDN Erliana Hasa". detikcom. Diakses tanggal 1 Juli 2018.
- ↑ "Tarmizi Karim Gabung ke Nasdem". Partai NasDem. 3 November 2016. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
- ↑ Fauzan (1 Februari 2023). "Bekas Irjen Kemendagri, Tarmizi Karim Resmi Bergabung dengan PPP". Rmol Aceh. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
- ↑ "Perolehan Suara Sah dan Peringkat Suara Sah Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Setiap Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Tahun 2024" (PDF). Komisi Pemilihan Umum. 2004. Diakses tanggal 12 Desember 2025.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Karimuddin Hasyibullah |
Bupati Aceh Utara 1998–2004 |
Diteruskan oleh: Teuku Alamsyah Banta (Pj.) |
| Didahului oleh: Teuku Alamsyah Banta (Pj.) |
Penjabat Bupati Aceh Utara 2005–2006 |
Diteruskan oleh: Teuku Pribadi |
| Didahului oleh: Yurnalis Ngayoh |
Penjabat Gubernur Kalimantan Timur 2008 |
Diteruskan oleh: Awang Faroek Ishak |
| Didahului oleh: Irwandi Yusuf |
Penjabat Gubernur Aceh 2012 |
Diteruskan oleh: Zaini Abdullah |
| Didahului oleh: Rudy Ariffin |
Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan 2015–2016 |
Diteruskan oleh: Sahbirin Noor |



