Ujungpangkah, Gresik
Ujungpangkah | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Gresik | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 52.359 jiwa | ||||
| Kode pos | 61154 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.25.07 | ||||
| Kode BPS | 3525160 | ||||
| Luas | 94,82 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 13 | ||||
| |||||
Ujungpangkah adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Gresik. Ujungpangkah terletak di utara serta berbatasan dengan Sidayu di selatan dan Panceng di barat. Pusat kecamatan ini terletak di Desa Pangkahkulon dan Pangkahwetan yang terdapat pasar serta masjid besar. Ujungpangkah dikenal sebagai lokasi muara Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa. Karena letak geografisnya, Ujungpangkah merupakan salah satu sentra perikanan penting di Gresik baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya dengan adanya area tambak yang luas.[1] Ujungpangkah terdapat destinasi wisata populer seperti Wisata Alam Gosari dan Banyuurip Mangrove Center.[2] Sedangkan dari sektor pertambangan terdapat tambang kapur yang luas di beberapa desa seperti Sekapuk, dan di lepas pantai utara terdapat cadangan migas Blok Pangkah yang saat ini dikelola PGN Saka.[3][4]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Ujungpangkah adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Gresik bagian utara. Geografinya berupa dataran rendah dan berbatasan dengan Laut Jawa. Bagian pesisirnya didominasi oleh kawasan mangrove dan tambak dengan komoditas utamanya yaitu udang dan bandeng.[1] Sedangkan lahan lainnya dimanfaatkan untuk pertanian dengan komoditas yang bervariasi seperti mangga, jeruk nipis, hingga singkong.[5]

Muara Bengawan Solo
[sunting | sunting sumber]Ujungpangkah dikenal sebagai lokasi muara Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa. Sungai tersebut membentang dari Jawa Tengah dan mengalir ke timur. Di bagian muara sungai, terjadi sedimentasi besar-besaran yang membentuk daratan baru yang disebut delta. Delta sungai saat ini sebagian besar dimanfaatkan untuk budidaya tambak udang dan bandeng. Sedangkan sisanya ditumbuhi mangrove secara alami dan memiliki keanekaragaman biota yang tinggi terutama burung.[6]
Muara Bengawan Solo pada zaman dahulu tidak berada di Ujungpangkah. Aliran sungai yang sekarang merupakan hasil proyek Pemerintah Hindia Belanda pada abad ke-19 untuk mencegah pendangkalan perairan di Selat Madura yang dapat menghambat pelayaran menuju Surabaya. Awalnya muara sungai berada di Mengare (Kecamatan Bungah) di sebelah timur. Kemudian dibangun kanal yang lurus ke arah utara melewati Sidayu dan berakhir di Ujungpangkah.[7]
Batas wilayah Kecamatan Ujungpangkah adalah sebagai berikut:[8]
| Utara | Laut Jawa |
| Timur | Laut Jawa |
| Selatan | Kecamatan Sidayu |
| Barat | Kecamatan Panceng |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Ujungpangkah terdiri dari 13 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Kelurahan / Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Banyuurip | Bangsalsari, Banyulegi, Mulyosari, Bondot, Kaklak | [8] |
| 2 | Bolo | Bolo | [8] |
| 3 | Cangaan | Cangaan, Ketanen | [8] |
| 4 | Glatik | Glatik | [8] |
| 5 | Gosari | Gosari | [8] |
| 6 | Karangrejo | Karangrejo | [8] |
| 7 | Kebonagung | Kebonagung, Kowang | [8] |
| 8 | Ketapanglor | Ketapanglor | [8] |
| 9 | Ngemboh | Ngemboh, Cabean, Sidodadi | [8] |
| 10 | Pangkahkulon | Krajan 1, Krajan 2, Druju, Kalingapuri | [8] |
| 11 | Pangkahwetan | Krajan 01, Krajan 02, Sarimulyorejo (Pangkah Seng), Sumbersuci (Kacak), Tajungrejo | [8] |
| 12 | Sekapuk | Sekapuk | [8] |
| 13 | Tanjangawan | Tanjangawan | [8] |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Masjid Jami' Ainul Yaqin Ujungpangkah
- Banyuurip Mangrove Center
- Wisata Alam Gosari (Wagos)
- Wisata MBS Pangkahwetan
- Pasar Desa Pangkah
Fasilitas kesehatan
[sunting | sunting sumber]- RS PKU Muhammadiyah Sekapuk
- Puskesmas Ujungpangkah
- Puskesmas Sekapuk
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 "Jaga Kearifan Lokal, FEB UB Dokumentasikan Siklus Tambak Bandeng Ujungpangkah". KANAL24. 2023-08-05.
- ↑ Dini Daniswari (2023-11-09). "Wagos Wisata Alam Gosari di Gresik: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka". KOMPAS.
- ↑ Nofita Bobsuni, Muhammad Farid Ma’ruf (2021). "PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN OBJEK WISATA ALAM (STUDI KASUS WISATA BUKIT KAPUR SETIGI,DESA SEKAPUK,KECAMATAN UJUNG PANGKAH KABUPATEN GRESIK)". Journal PUBLIKA. 9 (2). Universitas Negeri Surabaya.
- ↑ Yayang Syarif Hidayat (2025-09-29). "PGN Saka dorong pemberdayaan ekonomi pesisir Gresik, dukung KDMP". IDN FINANCIALS.
- ↑ Hamzah Arfah (2018-01-31). "Melihat Potensi Jeruk Nipis yang Dikembangkan Warga Desa Kebonagung". KOMPAS.
- ↑ Falahi Mubarok (2021-06-13). "KEE Mangrove Ujung Pangkah, Lokasi Seru Melihat Burung Air". MONGABAY.
- ↑ Nurhadi Mubarok (2025-01-25). "Belanda Mengubah Arah Sungai Bengawan Solo". KOMPASIANA.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 "Kabupaten Gresik Dalam Angka 2019". BPS Kabupaten Gresik. 2019-09-23.
