Lompat ke isi

Bungah, Gresik

Bungah
Bendung Gerak Sembayat
Bendung Gerak Sembayat
Koordinat: 7°01′52″S 112°35′30″E / 7.0311°S 112.5917°E / -7.0311; 112.5917
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenGresik
Pemerintahan
  CamatMoh. Izzul Muttaqin, S.Ag.
Populasi
 (2024)
  Total69.581 jiwa
Kode pos
61152
Kode Kemendagri35.25.12 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3525120 Suntingan nilai di Wikidata
Luas79,44 km²
Desa/kelurahan22
Peta interaktif
Peta

Bungah adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Gresik. Bungah diapit oleh Manyar di selatan serta Sidayu di utara, dan keduanya dihubungkan oleh Jalan Raya Daendels. Selain itu, ke arah barat juga terdapat jalur menuju Dukun. Perbatasan dengan Manyar dipisahkan oleh Sungai Bengawan Solo dan terhubung oleh Jembatan Sembayat.[1] Muara sungai tersebut awalnya berada di Selat Madura sebelum dibelokkan oleh Belanda ke utara. Di muara asli sungai ini terdapat sebuah pulau kecil bernama Mengare yang dikenal dengan wisata pantai serta mangrove-nya.[2] Sedimentasi sungai membuat pulau tersebut menyatu, sehingga dapat dilalui jalur darat melintasi areal tambak yang luas.[3] Di dekat pulau ini juga terdapat peninggalan sejarah yaitu Benteng Lodewijk yang dibangun Belanda untuk mengawasi pelayaran di Selat Madura.[4]

Salah satu sektor ekonomi penting di Bungah adalah perikanan. Wilayah Bungah bagian timur seperti Mengare memiliki banyak areal tambak. Hal tersebut membuat Mengare dikenal sebagai salah satu sentra budidaya bandeng di Gresik.[5] Sedangkan Desa Bungah di pusat kecamatan dikenal sentra pengrajin alat musik rebana dan songkok (peci).[6] Bungah memang memiliki tradisi Islami yang sudah lama. Bahkan Bungah memiliki pondok pesantren tertua di Gresik sekaligus di pesisir utara Jawa Timur, yaitu Ponpes Qomaruddin yang berdiri pada tahun 1747 M.[7] Ponpes tersebut juga mengelola perguruan tinggi yaitu Universitas Qomaruddin (UQ).

Peta administrasi Bungah

Bungah adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Gresik bagian utara. Geografi Bungah berupa dataran rendah yang didominasi areal tambak bandeng dan persawahan. Tambak tersebut sebagian besar berada di wilayah timur yang diapit oleh Sungai Bengawan Solo di sebelah barat dan Selat Madura di sebelah timur. Bengawan Solo melintasi Bungah dari arah barat menuju ke timur, kemudian berbelok ke utara menuju Ujungpangkah. Sebelumnya muara sungai ini berada di Bungah bagian timur, tetapi kemudian dibelokkan oleh Belanda untuk menghindari pendangkalan Selat Madura. Di dekat muara sungai asli tersebut terdapat Pulau Mengare. Pulau Mengare terdiri dari tiga desa yaitu Tajungwidoro, Kramat, dan Watuagung. Pulau tersebut sekarang menyatu dengan Pulau Jawa akibat sedimentasi yang membentuk delta sungai sehingga dapat diakses dengan jalur darat. Daratan yang terbentuk karena sedimentasi tersebut sekarang telah diubah menjadi kawasan tambak.

Batas wilayah Kecamatan Bungah adalah sebagai berikut:[8]

Utara Kecamatan Sidayu
Timur Selat Madura
Selatan Kecamatan Manyar
Barat Kecamatan Dukun, dan
Kabupaten Lamongan (Kecamatan Karangbinangun)

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Bungah terdiri dari 22 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

No. Nama Kelurahan / Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Abar‐Abir Abar-Abir [8]
2 Bedanten Bedanten [8]
3 Bungah Bungah, Dukuh, Kaliwot, Karangpoh, Nongkokerep [8][9]
4 Gumeng Gumeng [8]
5 Indrodelik Indro, Delik, Gunungsari, Kanoman, Lebak [8]
6 Kemangi Kemangi, Sumberjo [8]
7 Kisik Kisik [8]
8 Kramat Kramat, Karangliman, Ujungsawo, Watugajah [8]
9 Masangan Masangan Barat, Masangan Tengah, Masangan Timur, Grogol [8]
10 Melirang Melirang Kulon, Melirang Wetan, Galalo, Kalimalang, Nongko, Pereng Kulon, Pereng Wetan, Sidodadi [8]
11 Mojopurogede Bangunrejo, Jeraganan, Kalitebon, Kaweden, Kening, Pelampang [8]
12 Mojopurowetan Mojopurowetan, Brongkos, Kalibanjar [8]
13 Pegundan Pegundan [8]
14 Raciwetan Raci Wetan, Raci Delanyar [8]
15 Sidokumpul Sidokumpul [8]
16 Sidomukti Kiring, Mulyosari, Pakuwon, Prubungan, Pucung, Tegal Sari [8]
17 Sidorejo Sidorejo [8]
18 Sukorejo Sukorejo [8]
19 Sukowati Sukowati [8]
20 Sungonlegowo Sungonlegowo, Ngaren [8]
21 Tajungwidoro Salafiyah, Sidofajar, Sisir Barat, Sisir Timur, Sumbersari, Ujung Indah [8]
22 Watuagung Watuagung, Mentani I, Mentani II, Sidorejo [8]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Reruntuhan Benteng Lodewijk di dekat Mengare
  • Jembatan Sembayat
  • Lapangan Gembus
  • Pondok Pesantren Qomaruddin dan Universitas Qomaruddin
  • RSI Mabarrot MWC NU Bungah

Pariwisata

[sunting | sunting sumber]
  • Pulau Mengare
  • Benteng Lodewijk
  • Bendung Gerak Sembayat
  • Bukit Jamur - lahan bekas tambang yang gundukan tanahnya seperti jamur
  • Wisata Bajak Laut - wisata air di Desa Masangan

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Hany Akasah (2024-06-16). "Misteri Jembatan Sembayat Gresik, Sering Jadi Lokasi Tempat Bundir yang Jasadnya Seringkali Lenyap". RADAR GRESIK.
  2. Anis Firmansah (2025-11-10). "PRPM Mengare: Pencegahan Abrasi yang Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Gresik". SUARA JATIM POST.
  3. Hany Akasah (2022-07-29). "Akses Jalan Menuju Pulau Mengare Bungah Diperbaiki". RADAR GRESIK.
  4. Widya Lestari Ningsih (2023-08-25). "Benteng Lodewijk, Jejak Kolonial di Pulau Mengare Gresik". KOMPAS.
  5. Anton Muhajir, Falahi Mubarok (2019-06-27). "Bandeng Gresik: Pulau Mengare, Pusat Bisnis Bandeng yang Terbengkalai [4]". MONGABAY.
  6. Pipit Maulidiya (2019-10-25). "Pengerajin Songkok di Desa Bungah, Kabupaten Gresik Tembus Hingga Malaysia". SURYA.
  7. Miftahul Faiz (2023-03-30). "Berusia Lebih dari Satu Abad, Inilah Qomaruddin Satu-satunya Ponpes Tertua di Gresik". GRESIK SATU.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 "Kabupaten Gresik Dalam Angka 2019". BPS Kabupaten Gresik. 2019-09-23.
  9. "RT RW". desabungah.gresikkab.go.id - Website Resmi Desa Bungah. Pemerintah Kabupaten Gresik. 2023-02-25.