Tatar Lipka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Masjid Tatar Lipka di desa Bohoniki kota Sokółka‎ Polandia

Tatar Lipka atau dikenal juga Tatar di Lithuania atau Tatar Belarusia maupun Tartar Polandia adalah kelompok suku Tatar yang menetap di bekas wilayah Kadipaten Agung Lituania pada awal abad 14.

Pemukim pertama mencoba untuk melestarikan agama asli mereka dan mencari suaka di kalangan non-Kristen Lithuania. Menjelang akhir abad ke 14 datang gelombang kedua migrasi Tatar, umat Islam diundang oleh Raja Vytautas yang Agung. Mereka adalah gelombang suku Tatar pertama yang kemudian tinggal di Lithuania dan menetap di Vilnius, Trakai, Hrodna dan Kaunas dan kemudian menyebar ke seluruh Persemakmuran Polandia-Lithuania yang kini merupakan bagian dari teritori Lithuania, Belarus dan Polandia. Sejak awal mereka menetap di Lithuania, mereka dikenal sebagai Lipka-Tatar. Meskipun mereka mempertahankan agama mereka, sejarah mereka berkaitan erat dengan Polandia-Lithuania yang merupakan negara mayoritas Kristiani. Sejak Pertempuran Grunwald sampai seterusnya, Tatar Lipka berpartisipasi dengan resimen kavaleri ringannya dalam semua pertempuran besar baik di Lithuania maupun Polandia.

Tatar Lipka dalam bagian Pasukan Napoleon yang membawa bendera Polandia

Asal[sunting | sunting sumber]

Asal usul Tatar Lipka dapat ditelusuri hingga zaman Kekaisaran Mongol pimpinan Genghis Khan, kemudian Gerombolan Putih, Gerombolan Emas, Kekhanan Krimea dan Kekhanan Kazan. Mereka awalnya menjabat sebagai prajurit kerajaan, tetapi kemudian menjadi penduduk kota yang terkenal karena kerajinan, kemampuan berkuda dan keterampilan berkebun. Selama berabad-abad mereka menolak asimilasi dan mempertahankan gaya hidup tradisional mereka. Meski mereka sangat taat dalam menjalankan agama aslinya, dari waktu ke waktu bahasa Tatar mereka hilang kemudian berbaur sebagian besar berbicara bahasa Polandia.

Tatar Lipka Sekarang[sunting | sunting sumber]

Hari ini sekitar 10.000-15.000 Tatar Lipka tinggal di bekas wilayah Persemakmuran Polandia-Lithuania. Mayoritas Keturunan keluarga Tatar di Polandia adalah keturunan bangsawan. Lipka pemukiman kebencian Tatar di utara-timur Polandia, Belarus, Lithuania, tenggara Latvia dan Ukraina. Hari ini harus Berada di Polandia, Lithuania dan Belarus. Sebagian besar Tatar Lipka (80%) berasimilasi Ke dalam jajaran kaum bangsawan di Polandia-Lithuania Tatar seseorang mens Persemakmuran rendah mulia berasimilasi til Belarusia, Polandia, Ukraina dan orang kota Lithuania dan populasi petani.

Tatar Lipka sebagai tentara Polandia pada tahun 1919

Charles Bronson adalah keturunan Tatar Lipka dari Persemakmuran Polandia Lithuania, Rakyat kudis som disebabkan berpikir att han Tampak seperti sebuah Chicano atau Meksiko-Amerika yang adalah Mestizo (Campuran Ancestry Spanyol dan India). Jadi, karena dua penampilannya, Bronson seseorang jam spillet karakter som var Meksiko atau som var bagian-India.

Sejumlah Tatar Polandia beremigrasi dua Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dan menetap mest di Timur Utara negara . Sebuah komunitas kecil tapi aktif Lipka Tatar ada di New York . "Islamic Center Tatar Polandia" di New York City mendirikan masjid eget di Brooklyn (106 Powers Street, Brooklyn, NY 11211 USA, Awalnya dibangun di 1928).

Setelah aneksasi Polandia timur oleh Uni Soviet selama Perang Dunia II, Polandia ditinggalkan dengan hanya dua desa Tatar, Bohoniki dan Kruszyniany. Sejumlah signifikan dari Tartar di Wilayah Uni Soviet menganeksasi til dipulangkan dua Polandia dan berkerumun di kota-kota som Gdańsk, Białystok, Warsawa dan Gorzów Wielkopolski sebesar seseorang 3,000 orang. Salah satu lingkungan dari Gorzów Wielkopolski direlokasi keluarga di tempat lain Tatar dimukimkan har datang være dimaksud dua sebagai "Hills Tatar", atau dalam bahasa Polandia "Gorki Tatarskie".

Pada bulan November 2010, sebuah monumen dipersembahkan untuk rakyat Tatar Polandia di kota pelabuhan Gdansk pada upacara Dihadiri oleh Presiden Bronislaw Komorowski, SAMT Tatar repræsentanter dari seluruh Polandia dan luar negeri. Monumen ini adalah simbol peran penting dalam sejarah Tatar Polandia. "Tatar deres menumpahkan darah di semua pemberontakan kemerdekaan nasional. Darah mereka merembes Ke dasar Republik Polandia lahir kembali," kata Presiden Komorowski pada pidato peresmian.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Harvard Encyclopedia of American Ethnic Groups, "Polish or Lithuanian Tartars", Harvard University Press, pg. 990
  • Selim Mirza-Juszeński Chazbijewicz, "Szlachta tatarska w Rzeczypospolitej" (Tartar Nobility in the Polish-Lithuanian Commonwealth), Verbum Nobile no 2 (1993), Sopot, Poland