Bali Safari & Marine Park

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Taman safari indonesia 3)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bali Safari & Marine Park
Bali Safari & Marine Park.jpg
Pintu masuk Bali Safari & Marine Park
DibukaNovember 13, 2007
LokasiJl. Profesor Ida Bagus Mantra km 19,8, Serongga, Kec. Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali
Luas tanah40 hektare (99 ekar)
Koordinat8°34′52″S 115°20′39″E / 8.5810°S 115.3441°E / -8.5810; 115.3441Koordinat: 8°34′52″S 115°20′39″E / 8.5810°S 115.3441°E / -8.5810; 115.3441
Total koleksi>1000
Total spesies>140
KeanggotaanWAZA, SEAZA, CBSG, and PKBSI
Situs webwww.balisafarimarinepark.com

Bali Safari & Marine Park (BSMP) merupakan tempat wisata keluarga berwawasan lingkungan yang terletak di Desa Serongga, Kec. Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali. Bali Safari and Marine Park ini dikelola oleh Taman Safari Group yang juga mengelola Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor, Jawa Barat dan Taman Safari Indonesia 2 di Prigen, Jawa Timur.[1] Seperti kedua Taman Safari sebelumnya itu, BSMP juga merupakan lembaga konservasi dan anggota dari Persatuan Kebun Binatang se-Indonesia.[2]

Satwa yang ada di BSMP adalah jenis satwa dari tiga wilayah (Indonesia, India, dan Afrika), di antaranya adalah jalak putih, burung hantu, beruang madu, harimau Sumatra, rusa tutul, beruang Himalaya, nilgai, black buck, kuda nil, greavy zebra, onta punuk satu, burung unta, babbon, blue wildebeest, dan singa.[2]

Letak Geografis[sunting | sunting sumber]

Luas Bali Safari and Marine Park sekitar ± 40 ha, berlokasi di wilayah yang mencakup wilayah tiga desa, yaitu Desa Medahan, Desa Lebih, Desa Serongga, yang berada di Kabupaten Gianyar, Bali.[3] Lokasi ini berada di sekitar 17 km dari Denpasar atau sekitar 30 km dari Kuta.[2]

Konsep Taman Wisata[sunting | sunting sumber]

Bali Safari & Marine Park ini menyediakan sebuah medium unik, kombinasi dari kehidupan satwa liar di habitat aslinya dengan ekosistem bersinggungan dengan kebudayaan masyarakat Bali.[2] BSMP menjadi tempat penangkaran hewan endemik atau rawan punah di Indonesia dan beberapa negara tetangga.[4]Konsep dasar BSMP adalah mengajak pengunjung menikmati pengalaman bersafari yang diawali dari daerah Bali modern, masuk ke kehidupan Bali Kuno, dengan berbagai ajaran filosofis, mitos, sejarah yang erat dengan kehidupan liar. Jadi, selain menyediakan wisata satwa, BSMP memiliki visi pendidikan dan budaya yang kuat. Di sana, pengunjung dapat merasakan kenyamanan memberikan makanan kepada satwa, bersentuhan secara langsung dengan satwa terlatih, dan menonton pertunjukan binatang (animals education and conservation show).[2]

Satwa[sunting | sunting sumber]

Pada awal November 2012, BSMP menerima pengalihan 72 buaya dari Taman Reptil, Mengwi, Badung, Bali karena Taman Reptil tak memiliki izin dan memperlakukan 72 buaya (anak, dewasa, bahkan telor) supaya buaya-buaya itu mendapatkan tempat dan perawatan yang layak.[5]

Harga dan fasilitas[sunting | sunting sumber]

Di tahun 2019 ini, Harga tiket domestik untuk paket paling murah yaitu safari explorer adalah Rp. 175.000,-per orang dewasa dan Rp. 135.000 per orang anak (3-12 tahun). Harga sudah termasuk Program Edukasi dan Konservasi seperti nonton animal presentation, safari journey trip, dll.[6]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Karena keseriusan pengelola dan pemerintah di Bali, Bali Safari & Marine Park beberapa kali mendapatkan penghargaan, antara lain Indonesia Leading Theme Park dari Indonesia Travel and Tourism Awards (ITTA) 2012/2013 serta Cipta Award 2012 untuk kategori Pengelolaan Daya Tarik Wisata Buatan Berwawasan Lingkungan Tingkat Nasional dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bali Safari juga menerima Best Tourist Attraction dari Best of Bali Awards 2012 dan Certificate of Excellence 2013 dari TripAdvisor.[7] Penghargaan ini adalah kebanggaan taman konservasi di Pulau Dewata yang berdiri sejak 2007 itu.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Rekam Jejak Taman Safari Indonesia". nationalgeographic.grid.id. 21 April 2017. 
  2. ^ a b c d e (Indonesia)Maria Ekaristi dan Agung Bawantara., Jalan-jalan Bali. Jakarta: GagasMedia, 2009, Hal. 83-84
  3. ^ "Bali Safari & Marine Park". ksda-bali.go.id. 
  4. ^ (Indonesia)Jen Lin-Liu dan Candice Lee., Frommer's Bali and Lombok, West Sussex: John Wiley & Sons, 2012, Hal. 113
  5. ^ "72 Buaya Dipindahkan ke Taman Safari Bali". Kompas. 6 November 2012. 
  6. ^ "Harga Tiket Bali Safari Marine Park 2019". balipedia.id. 
  7. ^ "Konservasi dan Wisata Budaya di Bali Safari". Kompas. 10 Juni 2013. Diakses tanggal 9 Mei 2014.