Lompat ke isi

Syuraih al-Qadhi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Syuraih bin Al-Harits Al-Qadhi (bahasa Arab: شريح بن الحارث) lahir 593 dan meninggal 697 M/ 78 H adalah seorang qadhi (hakim), ahli fiqih, periwayat hadits, serta tabi'in dari Hadhramaut. Ia masuk Islam di Hadhramaut pada zaman Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan pindah dari Hadhramaut pada zaman Abu Bakar Ash-Shiddiq. Syuraih meriwayatkan hadits dari sahabat-sahabat utama Nabi.[1][2]

Sebagai Hakim

[sunting | sunting sumber]

Ia diangkat sebagai qadhi (hakim) di Kuffah oleh Umar bin Khaththab setelah ia menyelesaikan perselisihan Umar yang membeli kuda dengan penjual kuda yang memenangkan si penjual kuda.[3] Ia banyak menyelesaikan kasus hukum dengan adil dan bijaksana di zamannya dan zaman Ali bin Abi Thalib. Dialah hakim yang memutuskan perihal perselisihan hilangnya perisainya Ali dicuri orang lain dan mengalahkan khalifah, tetapi justru membuat lawannya masuk Islam.[4]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. https://republika.co.id/berita/koran/islam-digest-koran/nxuwqb1/belajar-adil-dari-syuraih-alqadhi diakses 26 Desember 2019
  2. https://kisahmuslim.com/3850-kisah-syuraih-al-qadhi-bersama-istrinya.html diakses 26 Desember 2019
  3. Syuhada, Harjan; Sungarso (2021-09-15). Fikih Madrasah Aliyah Kelas XI. Bumi Aksara. ISBN 978-602-444-981-0.
  4. Shallabi, Prof Dr Ali Muhammad. Wasathiyah Dalam Al-Qur'an: Nilai-nilai Moderasi Islam dalam Akidah, Syariat, dan Akhlak. Pustaka Al-Kautsar.