Sungai Raya, Kubu Raya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sungai Raya
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Barat
KabupatenKubu Raya
Pemerintahan
 • CamatSuhari, SH
Populasi
 (2020)
 • Total216.643 jiwa
Kode Kemendagri61.12.01 Edit the value on Wikidata
Luas929,30 km²

Sungai Raya adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kecamatan Sungai Raya juga menjadi ibukota dari kabupaten Kubu Raya, dan secara geografis berbatasan langsung dengan kota Pontianak, ibukota provinsi Kalimantan Barat.[1] Bandar Udara Internasional Supadio, bandara utama di provinsi Kalimantan Barat, terletak di Sungai Raya.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Adapun batas wilayah kecamatan Sungai Raya, bagian Utara berbatasan dengan kota Pontianak dan Kecamatan Sungai Ambawang. Di sebelah Selatan berbatasan dengan kecamatan Kubu dan kecamatan Terentang. Di sebelah Barat dengan Kecamatan Sungai Kakap dan sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Sanggau.[2]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Sungai Raya memiliki penduduk sebanyak 216.643 jiwa ditahun 2020, dengan kepadatan penduduk 233,12 jiwa/km². Sebagai ibukota kabupaten, kecamatan Sungai Raya memiliki beragam Suku, Agama dan Ras serta Adat istiadat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2020, penduduk Sungai Raya mayoritas memeluk agama Islam yakni 74,77%, kemudian Budha 13,72%, Kristen 11,12% (Katolik 5,59% dan Protestan 5,53%), kemudian Konghucu 0,22% dan sebagian kecil memeluk agama Hindu 0,16%, dan kepercayaan 0,01%.[1] Penduduk dari suku Melayu, Tionghoa, Dayak, merupakan warga asli kawasan ini. Dan juga penduduk pendatang seperti suku Jawa, Bugis, Madura, Batak, dan lainnya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Kabupaten Kubu Raya Dalam Angka 2020" (pdf). www.kuburayakab.bps.go.id. Diakses tanggal 9 Januari 2020. 
  2. ^ Try. "Profil Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Serta Nama-nama Camat Yang Bertugas". www.pontianak.tribunnews.com. Diakses tanggal 9 Januari 2020.  [pranala nonaktif permanen]