Stasiun Tulangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Tulangan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun TLN.png
  • Singkatan: TLN
  • Nomor: 4611
Stasiun Tulangan 2020 1.jpg
Tampak luar bangunan Stasiun Tulangan, 2020
AlamatJalan Stasiun Tulangan
Kemantren, Tulangan, Sidoarjo
Jawa Timur 61273
Ketinggian+4 m
Letakkm 33+064 lintas Surabaya KotaSidoarjoTulanganTarikMadiunSolo Balapan[1]
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama tinggi; tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3)
Gaya arsitekturFuturistik 2000
Fasilitas
  • Parkir
  • Layanan pelanggan
  • Toilet
  • Musala
  • Pos kesehatan
  • Ruang ibu menyusui
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02 (2014-sekarang)
Pemesanan tiketHanya melayani pemesanan langsung di loket untuk KRD Jenggala saja.
Sejarah
Dibuka16 Oktober 1880
Dibuka kembali12 November 2014
Layanan
Jenggala
Operasi
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Sidoarjo
Terminus
KRD Jenggala
Sidoarjo–Mojokerto, p.p.
Tarik
ke arah Mojokerto
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Tulangan (TLN) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kemantren, Tulangan, Sidoarjo. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Angka letak ketinggian stasiun ini adalah +4 m, sedangkan di sisi samping bangunan stasiun tertulis +14 m. Stasiun ini sangat mudah dijangkau karena terletak di sebelah timur perlintasan sebidang Jalan Raya Kemantren menuju pusat Kecamatan Tulangan.

Stasiun ini dulu sudah ada bersamaan dengan selesainya pembangunan jalur KA Tarik–Sidoarjo pada tanggal 16 Oktober 1880[3], tetapi sempat ditutup mulai tahun 1972. Pada tahun 2009 stasiun ini mulai dibangun kembali dengan konsep minimalis modern seiring dengan diaktifkannya kembali jalur tersebut. Bangunan lama stasiun yang merupakan peninggalan era Staatsspoorwegen telah dirobohkan karena lahannya terkena dampak pembangunan bangunan utama, jalur, dan peron baru.[4] Stasiun ini resmi diaktifkan kembali bersamaan dengan diluncurkannya KRD Jenggala yang melewati jalur tersebut pada tanggal 12 November 2014.[5] Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api, tetapi sekarang jalurnya sudah ditambah menjadi empat dengan jalur 3 merupakan sepur lurus.

Direncanakan jalur ini akan langsung menyambung ke Stasiun Gununggangsir sebagai jalur baru untuk relokasi jalur Porong yang terancam tenggelam karena terjadinya bencana lumpur Lapindo.[6]

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Tarik, terdapat Stasiun Prambon yang juga ditutup pada tahun 1972 bersama jalur kereta apinya saat itu, tetapi stasiun tersebut tidak ikut diaktifkan kembali bersama jalur tersebut.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Jenggala, tujuan Mojokerto dan tujuan Sidoarjo (komuter ekonomi)

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Tulangan per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
402 Jenggala Sidoarjo (SDA) Komuter Ekonomi 06.34 06.36
403 Mojokerto (MR) 07.18 07.20
404 Sidoarjo (SDA) 08.57 08.59
405 Mojokerto (MR) 09.43 09.45
406 Sidoarjo (SDA) 11.37 11.39
407 Mojokerto (MR) 12.23 12.25
408 Sidoarjo (SDA) 13.57 13.59
409 Mojokerto (MR) 14.43 14.45
410 Sidoarjo (SDA) 16.12 16.14
411 Mojokerto (MR) 17.13 17.15

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ Okezone. "Rel KA Alternatif Sidoarjo, Baru Selesai 10 Km : Okezone News". https://news.okezone.com/. Diakses tanggal 2018-03-26.  Hapus pranala luar di parameter |newspaper= (bantuan)
  5. ^ "PT KAI Operasikan KA Jenggala Mojokerto-Sidoarjo | Investor Daily". id.beritasatu.com. Diakses tanggal 2018-03-26. 
  6. ^ "KAI Berencana Buka Jalur Baru di Sidoarjo | Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2018-03-26. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Prambon
ke arah Tarik
Tarik–Sidoarjo Sidoarjo
Terminus

Koordinat: 7°27′57″S 112°39′04″E / 7.465736°S 112.651000°E / -7.465736; 112.651000