Sianogen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sianogen
Skeletal formula of cyanogen
Ball and stick model of cyanogen
Spacefill model of cyanogen
Nama
Nama IUPAC
  • Ethanedinitrile[3] (substitutive)
  • Bis(nitridocarbon)(CC)[3] (additive)
Nama lain
  • Dicyan[1][2]
  • Karbon nitrit[1]
  • Asam oksalat dinitril[2]
  • Dicyanogen
  • Nitriloasetonitril
  • Oksalonitril[1]
  • Oksalil sianida
Penanda
Model 3D (JSmol)
Referensi Beilstein 1732464
ChEBI
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.006.643
Nomor EC 207-306-5
Referensi Gmelin 1090
MeSH cyanogen
Nomor RTECS GT1925000
Nomor UN 1026
Sifat
C2N2
Massa molar 52,04 g·mol−1
Penampilan gas tak berwarna
Bau berbau tajam
Densitas 950 mg mL−1 (at −21 °C)
Titik lebur −28 °C (−18 °F; 245 K)
Titik didih 2.250 °C; 4.080 °F; 2.520 K
45 g/100 mL (at 20 °C)
Kelarutan larut pada etanol, etil eter]
kH 1.9 μmol Pa−1 kg−1
Indeks bias (nD) 1.327 (18 °C)
Termokimia
Entropi molar standar (So) 241.57 J K−1 mol−1
Entalpi pembentukan standarfHo) 309.07 kJ mol−1
Entalpi
pembakaran
standar
ΔcHo298
−1.0978–−1.0942 MJ mol−1
Bahaya
Mudah terbakar F+ Beracun T Beracun bagi lingkungan N
Frasa-R R12, R23, R50/53
Frasa-S (S1/2), S16, S33, S45, S63
Ambang ledakan 6.6–42.6%
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Sianogen adalah senyawa kimia dengan rumus (CN)2. Senyawa ini berbentuk gas tidak berwarna yang bersifat racun dengan bau yang tajam. Senyawa ini termasuk golongan pseudohalogen. Molekul sianogen terdiri dari 2 gugus CN – dua gugus siano ini terhubung pada atom karbon mereka: N≡C−C≡N.[4] Beberapa turunan sianogen juga disebut sianogen meskipun senyawa-senyawa ini hanya memiliki satu gugus CN. Misalnya, sianogen bromida mempunyai rumus kimia NCBr.[5]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards. Department of Health and Human Services, Centers for Disease Control, National Institute for Occupational Safety & Health. 2007. hlm. 82.  Parameter |month= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  2. ^ a b The Merck Index (edisi ke-10th). Rahway, NJ: Merck & Co. 1983. hlm. 385. 
  3. ^ a b "oxalonitrile (CHEBI:29308)". Chemical Entities of Biological Interest. UK: European Bioinformatics Institute. 27 October 2006. Main. Diakses tanggal 6 June 2012. 
  4. ^ Ringer, A. L.; Sherrill, C. D.; King, R. A.; Crawford, T. D. (2008). "Low-lying singlet excited states of isocyanogen". International Journal of Quantum Chemistry. 106 (6): 1137–1140. Bibcode:2008IJQC..108.1137R. doi:10.1002/qua.21586. 
  5. ^ Hartman, W. W.; Dreger, E. E. (1931). "Cyanogen Bromide". Org. Synth. 11: 30; Coll. Vol. 2: 150. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]