Seto Mulyadi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kak Seto
Seto mulyadi 1.jpg
Lahir Seto Mulyadi
28 Agustus 1951 (umur 64)
Klaten, Jawa Tengah
Kewarganegaraan Bendera Indonesia Indonesia
Pekerjaan Psikolog anak
Organisasi Komisi Nasional Perlindungan Anak
Dikenal karena Pencipta karakter Si Komo, Pendiri Homeschooling Kak Seto
Agama Islam
Pasangan Deviana
Anak Eka Putri Duta Sari
Bimo Dwi Putra Utama
Shelomita Kartika Putri Maharani
Nindya Putri Catur Permatasari

Seto Mulyadi (lahir di Klaten, 28 Agustus 1951; umur 64 tahun) atau biasa dikenal sebagai Kak Seto adalah psikolog anak dan pembawa acara televisi untuk anak-anak bersama dengan Henny Purwonegoro. Ia juga menjabat ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak. Seto Mulyadi memiliki seorang saudara kembar laki-laki bernama Kresno Mulyadi yang adalah seorang psikiater anak di Surabaya, dan satu - satunya seorang kakak bernama Maruf Budiharjo Mulyadi.

Homeschooling Kak Seto[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2007, Kak Seto mendirikan sekolah alternatif bernama Homeschooling Kak Seto. HSKS begitu singkatannya, merupakan lembaga pendidikan alternatif yang menjadi salah satu solusi pendidikan bagi anak-anak Indonesia baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. Sesuai dengan visinya, yaitu menyediakan program pendidikan bagi anak agar memiliki keterampilan, life skill, dan karakter yang kokoh sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan. Homeschooling Kak Seto terus berusaha meningkatkan standar kualitas pembelajaran sehingga proses belajar menjadi menyenangkan, memberikan materi pembelajaran yang terkini, serta menyediakan tutor - tutor dengan pengetahuan dan pengalaman profesional.

Homeschooling adalah sebuah sistem pendidikan atau pembelajaran yang diselenggarakan di rumah. Namun, Homeschooling Kak Seto adalah sekolah alternatif yang menempatkan anak - anak sebagai subjek dengan pendekatan secara “at home” atau di rumah. Dengan pendekatan “at home” inilah anak-anak merasa nyaman belajar karena mereka dapat belajar apapun sesuai dengan keinginannya. Kapan saja, dengananiapa saja.dimana saja seperti Ia tengah berada di rumahnya. Jadi, meski disebut homeschooling, tidak berarti anak akan terus menerus belajar di rumah, tapi anak-anak dapat belajar dengan kondisinya yang benar - benar yaman dan menyenangkan seperti “at home”. Maka dalam sistem Homeschooling, jam pelajaran bersifat fleksibel: mulai dari bangun tidur sampai berangkat tidur kembali.

Beberapa alumni maupun siswa Homeschooling Kak Seto diantaranya : Dhea Seto, Ayushita, Hanggini P.Retto, Nikita WIlly, Prilly Latuconsina, Citra Scholastika, Ray Prasetya.,

Pranala luar[sunting | sunting sumber]