Rusa merah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Nephrozoa

Rusa merah
Red deer stag 2009 denmark.jpg
Jantan dewasa (stag atau hart)
Dua jantan meraung, Britania Raya
Red deer (Cervus elaphus) hind.jpg
Betina (doe atau hind)
Glen Garry, Highland, Skotlandia
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah e
Kerajaan: Animalia
Phylum: Chordata
Klad: Synapsida
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Familia: Cervidae
Subfamilia: Cervinae
Genus: Cervus
Spesies: C. elaphus
Nama binomial
Cervus elaphus
Linnaeus, 1758
Upaspesies
  • C. e. elaphus
  • C. e. alashanicus
  • C. e. bactrianus
  • C. e. atlanticus
  • C. e. barbarus
  • C. e. brauneri
  • C. e. canadensis
  • C. e. corsicanus
  • C. e. hanglu
  • C. e. hispanicus
  • C. e. kansuensis
  • C. e. macneilli
  • C. e. maral
  • C. e. nannodes
  • C. e. pannoniensis
  • C. e. scoticus
  • C. e. songaricus
  • C. e. wallichii
  • C. e. xanthopygus
  • C. e. yarkandensis
Red deer (Cervus elaphus) reconstructed and recent.png
Persebaran yang direkonstruksi (hijau muda) dan sekarang (hijau tua) dari rusa merah (Cervus elaphus)

Rusa merah (Cervus elaphus) adalah salah satu spesies rusa terbesar. Rusa merah mendiami sebagian besar Eropa, wilayah Pegunungan Kaukasus, Asia Kecil, Iran, bagian dari Asia Barat, dan Asia Tengah. Rusa merah juga mendiami kawasan Pegunungan Atlas antara Maroko dan Tunisia di Afrika barat laut, menjadi satu-satunya spesies rusa yang menghuni Afrika. Rusa merah telah diperkenalkan ke daerah lain, termasuk Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, Peru, Uruguay, Chili dan Argentina.[2][3] Di banyak bagian dunia, daging dari rusa merah digunakan sebagai sumber makanan.

Rusa merah adalah ruminansia, ditandai dengan perut empat bilik. Bukti genetik menunjukkan bahwa rusa merah seperti yang didefinisikan secara tradisional adalah kelompok spesies, bukannya spesies tunggal, meskipun tetap diperdebatkan persisnya berapa banyak spesies yang termasuk dalam kelompok ini.[4][5] Elk atau wapiti yang berkerabat dekat dan sedikit lebih besar, asli dari Amerika Utara dan bagian timur Asia, telah dianggap sebagai upaspesies dari rusa merah, tetapi baru-baru ini telah ditetapkan sebagai spesies yang berbeda. Ini adalah mungkin bahwa nenek moyang semua rusa merah, termasuk wapiti, berasal dari Asia Tengah dan menyerupai rusa sika.[6]

Meskipun pada satu waktu rusa merah langka di beberapa bagian Eropa, mereka tidak pernah dekat dengan kepunahan. Reintroduksi dan upaya konservasi, terutama di Britania Raya, telah menghasilkan peningkatan populasi rusa merah, sementara daerah lain, seperti Afrika Utara, terus menunjukkan penurunan populasi.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Lovari, S., Lorenzini, R., Masseti, M., Pereladova, O., Carden, R.F. & Brook, S.M. (2016). "Cervus elaphus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2015.2. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 25 September 2016.  Database entry includes a brief justification of why this species is of least concern.
  2. ^ Red Deer – South America | Online Record Book Preview. scirecordbook.org
  3. ^ Red deer – Cervus elaphus. photoshelter.com
  4. ^ Moore, G.H.; Littlejohn, R.P. (1989). "Hybridisation of farmed wapiti (Cervus elaphus manitobensis) and red deer (Cervus elaphus)". New Zealand Journal of Zoology. 16 (2): 191–198. doi:10.1080/03014223.1989.10422568. 
  5. ^ Perez-Espona, S.; Hall, R. J.; Perez-Barberia, F. J.; Glass, B. C.; Ward, J. F.; Pemberton, J. M. (2012). "The Impact of Past Introductions on an Iconic and Economically Important Species, the Red Deer of Scotland". Journal of Heredity. 104 (1): 14–22. doi:10.1093/jhered/ess085. PMID 23091222. 
  6. ^ Geist, Valerius (1998). Deer of the World: Their Evolution, Behavior, and Ecology. Mechanicsburg, Pa: Stackpole Books. ISBN 0-8117-0496-3. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Templat:Artiodactyla Templat:English Game