Rahmat International Wildlife Museum and Gallery

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Rahmat International Wildlife Museum & Gallery
Rahmat International Wildlife Museum & Gallery
Primate Taxidermy, Rahmat International Wildlife Museum and Gallery.jpg
Taxidermi, salah satu koleksi museum
Didirikan14 Mei 1991
LokasiJl. S. Parman No.309, Kel. Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Medan, Sumatra Utara 20152
JenisMuseum
Jumlah koleksi500 satwa
Situs webhttp://www.rahmatgallery.com/

Rahmat International Wildlife Museum and Gallery adalah museum yang diilhami oleh Dr. H Rahmatsyah yang memiliki kecintaan pada alam dan niatnya mencegah kepunahan hewan langka. Museum ini terletak di Kelurahan Petisah Hulu, Medan Baru, Kota Medan. Konsep pendiriannya sama dengan Safari Club International yaitu konservasi dengan pemanfaatan. Museum ini diresmikan pada tanggal 14 Mei 1999 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Juwono Sudarsono.[1]

Koleksi[sunting | sunting sumber]

Koleksi museum diperoleh dari perburuan legal atau binatang yang mati di kebun binatang, pemberian teman maupun pembelian secara legal dari berbagai negara. Jumlah koleksi di museum ini sekitar 500 satwa. Sajian tema-tema khusus sesuai dengan jenis binatang dan habitatnya, di antaranya:[1]

  1. African Big Five, menampilkan lima mamalia terbesar di Afrika yaitu gajah, badak putih, singa, banteng dan macan tutul
  2. Birds Kingdom, menampilkan berbagai jenis burung
  3. Bear Room, menampilkan berbagai jenis beruang di daerah tropis maupun Antartika
  4. Mountain of Goats Night Safari, menampilkan kehidupan berbagai jenis kambing di malam hari
  5. Indonesian Species
  6. African Room

Sarana[sunting | sunting sumber]

Sarana yang tersedia di Rahmat International Wildlife Museum and Gallery di antaranya:[1]

  1. Ruang bermain anak-anak
  2. Perpustakaan
  3. Kafe
  4. Toilet

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan (2012). Album Budaya: Direktori Museum Indonesia (PDF). Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 628.