Lompat ke isi

Spesies langka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tamarin singa emas contoh spesies langka

Spesies langka adalah organisme, baik hewan maupun tumbuhan, yang jumlah populasinya sangat sedikit atau persebarannya terbatas, sehingga berpotensi masuk kategori spesies terancam. Sebagai contoh, populasi global mungkin kurang dari 10.000 individu atau spesies hanya ditemukan di satu area endemik. Istilah ini lazim digunakan dalam kajian konservasi dan belum memiliki kriteria baku nasional maupun internasional dalam penerapannya.[1][2]

Konsep kelangkaan dapat terjadi dari sedikitnya jumlah suatu organisme di seluruh dunia, biasanya kurang dari 10.000; tetapi konsep ini juga dipengaruhi oleh sempitnya area endemik dan/atau habitat yang terfragmentasi.

Spesies yang dalam bahaya atau rentan, tetapi tidak dikategorikan langka, misalnya, memiliki populasi berjumlah besar dan tersebar namun jumlahnya terus berkurang dengan cepat dan diperkirakan akan punah. Spesies langka umumnya dipertimbagkan terancam jika spesies itu memiliki ketidakmampuan dalam jumlah populasi yang kecil untuk mengembalikan populasinya secara alami ke jumlah semula.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. IUCN (2001). IUCN Red List Categories and Criteria: Version 3.1. Gland, Swiss & Cambridge, UK: IUCN.
  2. Simberloff, D. (2000). "Extinction-proneness of island species". Dalam Conservation Biology. 14 (5): 1237–1240. doi:10.1046/j.1523-1739.2000.99522.x.