Pulau Laut Barat, Kotabaru

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pulau Laut Barat
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Kalimantan Selatan
Kabupaten Kotabaru
Pemerintahan
 • Camat Drs. Suwardy -
Luas 398,8 km²
Jumlah penduduk 17.186 jiwa
Kepadatan 43 jiwa/km²
Desa/kelurahan 11/-

Pulau Laut Barat adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kotabaru,dengan ibukota kecamatan Lontar. Pulau Laut Barat terletak diujung selatan Pulau Laut. Secara Geografis terletak secara geografis terletak 116° 05’ – 116° 20’ BT dan 0 3° 20’ – 3° 45’ LS , Posisi ini menjadikan Lontar terletak nyaris di tengah-tengah wilayah Indonesia.

Batas Wilayah Sebelah Timur : Pulau Laut Kepulauan Sebelah Selatan : Pulau Laut Tanjung Selayar Sebelah Utara : Pulau Laut Tengah Sebelah Barat : Selat Laut

Dengan kedalaman laut alami berkisar 19 meter menjadikan pantai barat pulau laut sangat tepat untuk pelabuhan.

Komposisi penduduk Kecamatan Pulau Laut Barat terdiri dari beberapa suku bangsa diantaranya suku Mandar sebagai penduduk asli dan Bugis, Banjar serta Jawa transmigrans. Mata pencaharian mayoritas penduduk Pulau Laut Barat adalah sebagai nelayan dan bertani . Pesisir barat Pulau laut barat diwarnai dengan kebudayaan khas pesisir Bugis, Mandar, dan Banjar. Lontar sebagai ibukota kecamatan merupakan kota paling berdenyut dipulau laut setelah Kotabaru. Jasa pelabuhan batubara milik PT. Indonesia Bulk Terminal (IBT) di kawasan industri mekarputih menjadi salah satu urat nadi perkembangan kecamatan ini, Kawasan industri mekarputih saat ini semakin berkembang dengan dibangunnya komplek Shell yang cukup besar . Potensi kelautan berupa perikanan, kerang mutiara,budidaya kerapu dan rumput laut yang besar sehingga pengembangan indutri perikanan sangat dimungkinkan. Perkebunan sawit yang terhampar luas di pulau laut barat , menjanjikan harapan besar pertumbuhan pulau laut barat semakin maju dan berkembang pesat. PT Bumi Raya Investindo , diharapkan semakin membuat semarak aktivitas ekonomi dan perkebunan dengan sedang di bangun plant CPO di tengah kebun sekitar 3 km dari pusat kota lontar. Kesempatan kerja terbuka dan kesejahteraan rakyat berangsur merangkak . Daya beli meningkat menjadi darah segar bagi pertumbuhan ekonomi. Perikanan sebagai jenis usaha leluhur belum di maksimalkan pengelolaanya , jika perikanan bisa di rangsang pertumbuhanya hal ini bukan tidak mungkin semakin membuat Lontar menjadi titik yang menawan bagi investor luar asing . Sarana tranportasi darat telah terbangun akses yang menghubungkan dengan Kotabaru namun nampaknya pemerintah tidak serius memelihara akses ini , namun untungnya Airstrip Mekarputih milik PT. IBT bisa membuka akses tanpa hambatan bagi investor.

Didukung telekomunikasi yang mudah di akses membuat pulau laut barat semakin menjanjikan untuk berkembang.