Protimosin-alfa
| Protimosin-alfa | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pengidentifikasi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Alias | PTMA, prothymosin, alpha, TMSA, prothymosin alpha | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ID Eksternal | OMIM: 188390; MGI: 97803; HomoloGene: 136511; GeneCards: PTMA; OMA:PTMA - orthologs | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Wikidata | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Protimosin-α (bahasa Inggris: prothymosin-alpha, PTMA, ProT) adalah prekursor dari hormon dan substansi serupa hormon yang disekresi oleh kelenjar timus, dan mempunyai panjang 113 AA pada tikus.[3]
ProT memiliki derajat keasaman yang sangat tinggi dan terdistribusi sangat merata pada sel mamalia. Semenjak diketemukan pada tahun 1984, peran ProT masih terus menjadi perdebatan.[4] Awalnya, ProT dianggap sebagai faktor timik dengan fungsi hormonal yang berperan dalam mematangkan sel T. Irisan ProT berupa Timosin-α1 dan Timosin fraksi 5 merupakan protein yang menginduksi diferensiasi sel T.[5] Analisis molekular dan seluler lebih lanjut memberikan bukti-bukti bahwa ProT tergolong asam nukleat yang diperlukan dalam proses proliferasi, dan memiliki kapasitas untuk membuka lipatan fiber dari kromatin melalui interaksi dengan histon H1.[6]
Rujukan
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Human PubMed Reference:". National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine.
- ↑ "Mouse PubMed Reference:". National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine.
- ↑ (Inggris) "PROTHYMOSIN, ALPHA; PTMA". OMIM. Diakses tanggal 2010-07-27.
- ↑ (Inggris) "Prothymosin alpha". Department of Cell Biology and Physiology, Washington University School of Medicine; Segade F, Gómez-Márquez J. Diakses tanggal 2010-07-27.
- ↑ (Inggris) "Characterization of the immunoregulatory properties of thymosin alpha 1 on interleukin-2 production and interleukin-2 receptor expression in normal human lymphocytes". Department of Medicine, George Washington University School of Medicine; Sztein MB, Serrate SA. Diakses tanggal 2010-07-27.
- ↑ (Inggris) "Prothymosin alpha modulates the interaction of histone H1 with chromatin". Laboratory of Biological Chemistry, University of Ioannina; Karetsou Z, Sandaltzopoulos R, Frangou-Lazaridis M, Lai CY, Tsolas O, Becker PB, Papamarcaki T. Diakses tanggal 2010-07-27.