Pikaia
| Pikaia | |
|---|---|
| Rekontruksi anatomi Pikaia gracilens setelah Mussini et al. (2024) | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Famili: | †Pikaiidae Walcott, 1911 |
| Genus: | †Pikaia Walcott, 1911 |
| Spesies: | †P. gracilens |
| Nama binomial | |
| †Pikaia gracilens Walcott, 1911 | |
Pikaia gracilens adalah sebuah hewan air chordata primitif punah yang diketahui dari Batu Burgess dari periode Kambrium Tengah di British Columbia. Dideskripsikan pada 1911 oleh Charles Doolittle Walcott sebagai sebuah anelid, dan pada 1979 oleh Harry B. Whittington dan Simon Conway Morris sebagai sejenis chordata, genus ini menjadi "fosil chordata awal yang paling terkenal",[1] atau "dikenal sebagai chordata Kambrium terawal yang pernah dideskripsikan".[2] Diperkirakan bahwa hewan ini hidup pada masa-masa akhir letusan Kambrium. Sejak penemuan awalnya, terdapat lebih dari seratus spesimen yang telah ditemukan.[3]
Struktur tubuh hewan ini serupa dengan lancelet modern, barangkali berenang serupa belut. Sebuah notokorda dan miomer (blok-blok otot rangka bersegmen) membentang sepanjang tubuh hewan ini, dan dianggap sebagai ciri khas chordata. Ciri primitifnya diindikasikan dengan tutupan tubuhnya, sebuah kutikula, yang merupakan ciri invertebrata dan beberapa prochordata. Sebuah reinterpretasipada 2024 menemukan bukti sisa-sisa saluran pencernaan, tali saraf dorsal dan miomer, serta menunjukkan bahwa takson ini sebelumnya diinterpretasikan secara terbalik.[4]
Posisi filogenetiknya masih belum pasti, meski beberapa studi terbaru menemukan bahwa hewan ini kemungkinan adalah chordata-batang dengan ciri-ciri kelompok mahkota.[4] Sebelumnya, afinitas dari Pikaia telah diusulkan sebagai cephalochordata, craniata, atau sejenis chordata-batang yang tidak berkerabat dekat dengan keturunan-keturunan hidup apapun.[5] Pikaia terkenal sebagai leluhur semua vertebrata,[6] atau ikan tertua,[7] atau leluhur manusia tertua,[8][9] meski ketiga pandangan tersebut salah. Secara umum, hewan ini dianggap sebagai chordata basal bersama dengan chordata Kambrium lainnya. Dengan kata lain, Pikaia adalah kerabat dekat leluhur vertebrata,[10][11] tetapi bukan leluhur vertebrata secara langsung.[2][12]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]
Pikaia adalah chordata primitif yang tidak memiliki kepala yang dirumuskan dengan baik dan panjangnya kira-kira sekitar 1+1⁄2 inci (38 mm). Hewan ini sempat dikira berkerabat dekat ke nenek moyang dari semua vertebrata, karena alasan itu, fosil ini mendapat perhatian khusus di antara banyak fosil hewan yang ditemukan di Batu Burgess yang terkenal di pegunungan British Columbia, Kanada.
Penemuan
[sunting | sunting sumber]Fosil Pikaia pertamakali ditemukan pada 1911, oleh Charles Walcott, di dekat Puncak Pika, Pegunungan Rocky Kanada, British Columbia, dekat Batu Burgess.
Catatan
[sunting | sunting sumber]Bagian ini kosong. Anda bisa membantu dengan melengkapinya. |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Gee, Henry (2018). Across the Bridge: Understanding the Origin of the Vertebrates (dalam bahasa Inggris). University of Chicago Press. hlm. 83. ISBN 978-0-226-40319-9.
- 1 2 McMenamin, Mark A. S. (2019). "Cambrian Chordates and Vetulicolians". Geosciences (dalam bahasa Inggris). 9 (8): 354. Bibcode:2019Geosc...9..354M. doi:10.3390/geosciences9080354. ISSN 2076-3263.
- ↑ Conway Morris, Simon; Caron, Jean-Bernard (2012). "Pikaia gracilens Walcott, a stem-group chordate from the Middle Cambrian of British Columbia". Biological Reviews (dalam bahasa Inggris). 87 (2): 480–512. doi:10.1111/j.1469-185X.2012.00220.x. PMID 22385518. S2CID 27671780.
- 1 2 Mussini, G.; Smith, M. P.; Vinther, J.; Rahman, I. A.; Murdock, D. J. E.; Harper, D. A. T.; Dunn, F. S. (2024). "A new interpretation of Pikaia reveals the origins of the chordate body plan". Current Biology. 34 (13): 2980-2989.e2. doi:10.1016/j.cub.2024.05.026.
- ↑ "Pikaia gracilens" Diarsipkan 2013-12-24 di Wayback Machine. Burgess Shale Fossil Gallery. Virtual Museum of Canada. 2011.
- ↑ SciTechDaily (2012-03-06). "Pikaia Gracilens Is a Relative of but not the Genetic Ancestor to All Vertebrates". SciTechDaily (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-09-23.
- ↑ "An Early Chordate that Lived 513 Million Years Ago". Discover Magazine (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-23.
- ↑ "Worm-like creature could be humans' oldest ancestor" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2012-03-05. Diakses tanggal 2022-09-23.
- ↑ "Human's oldest ancestor found". University of Cambridge (dalam bahasa Inggris). 2012-03-06. Diakses tanggal 2022-09-23.
- ↑ "Worm-like creature could be a relative of the earliest vertebrate" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2012-03-05. Diakses tanggal 2022-09-23.
- ↑ "Early Vertibrate Relative found". University of Cambridge (dalam bahasa Inggris). 2012-03-06. Diakses tanggal 2022-09-23.
- ↑ Mallatt, Jon; Holland, Nicholas (2013). "Pikaia gracilens Walcott: Stem Chordate, or Already Specialized in the Cambrian?". Journal of Experimental Zoology Part B: Molecular and Developmental Evolution (dalam bahasa Inggris). 320 (4): 247–271. doi:10.1002/jez.b.22500. PMID 23606659.
Bacaan lebih lanjut
[sunting | sunting sumber]- Bishop, A., Woolley, A. and Hamilton, W. (1999) Minerals, Rocks and Fossils. London: Phillip's
- Lacalli T. (2012) "The Middle Cambrian fossil Pikaia and the evolution of chordate swimming". EvoDevo 3: 12. DOI:10.1186/2041-9139-3-12
- Conway Morris, Simon. 1998. The Crucible of Creation: The Burgess Shale and the Rise of Animals. Oxford University Press, New York, New York.
- Gould, Stephen Jay. 1989. Wonderful Life: The Burgess Shale and the Nature of History. W. W. Norton, New York, NY.
- Norman, D. (1994) Prehistoric Life: the Rise of the Vertebrates, London: Boxtree
- Sheldon, P., Palmer D., Spicer, B. (2001). Fossils and the History of Life. Aberystwyth: Cambrian Printers/The Open University. p. 41-42.