Petunia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Disambig gray.svg
Petunia
Pink petunias.jpg
Bunga Petunia x hybrida
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae
Genus: Petunia
Juss.

Petunia adalah suatu genus tumbuhan berbunga dari famili Solanaceae yang bunganya berbentuk trompet. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Selatan. Secara fisik, tinggi tanaman ini antara 16–30 cm, bunganya ada yang bermahkota tunggal dan ada pula yang bermahkota ganda dengan warna yang bervariasi (misalnya merah, putih, kuning pucat, biru, dan ungu tua).

Petunia umumnya diserbuki oleh serangga, kecuali Petunia exserta yang diserbuki burung kolibri. Umumnya petunia bersifat diploid dengan 14 kromosom dan tidak dapat disilangkan antarspesies.

Tanaman ini dapat mencapai tinggi 40 cm dan mempunyai cabang yang agak banyak, tetapi cabang-cabangnya ini sangat lemah, sehingga tanaman petunia tidak dapat tumbuh dengan tegak. Ditumbuhi bulu-bulu yang sangat halus, daun-daun dari tanaman ini tumbuh secara berhadap-hadapan. Tangkai daunnya pendek, panjangnya kira-kira bekisar 5–10 cm dengan lebar 4–6 cm. Bunga dari tanaman ini tumbuh di bagian ujung batangnya, kelopak bunganya berwarna hijau kemerah-merahan, daun mahkota bunga bentuknya menyerupai terompet berwarna ungu muda, dan tabung bunga bagian dalam berwarna kuning.

Jenis petunia yang mempunyai bunga berwarna ungu muda ini dinamakan petunia violacea, namun masih banyak lagi jenis-jenis petunia yang mempunyai beraneka ragam warna bunganya, di antaranya ada yang dinamakan petunia hybrida yang merupakan hasil persilangan di antara jenis tanaman petunia.

Tanaman hias yang berbunga ini akan tumbuh dengan subur bila ditanam di tempat-tempat yang tanahnya subur dan mengandung banyak air, serta mendapat sinar matahari yang cukup, seperti halnya tanaman-tanaman hias lainnya. Tanaman ini mempunyai umur yang pendek, masa berbunga dari tanaman ini hanya sekali saja selama hidupnya, maka setelah itu kita harus mengganti dengan tanaman yang baru.

Untuk mengganti tanaman ini tidaklah sulit, karena dengan hanya menyemaikan biji-bijinya kita akan mendapatkan tanaman baru sebagai penggantinya. Biji-biji tanaman ini sangatlah kecil hingga dapat dikatakan bahwa tanaman petunia mempunyai biji yang halus. 

Sebagai tanaman hias lainnya, ternyata tanaman petunia yang betina dapat juga ditanam langsung di tanah maupun ditanam di dalam pot. Seperti diketahui bahwa tanaman ini mempunyai batang yang lemah dan tumbuhnya tidak dapat tegak, maka orang-orang lebih suka menanam petunia di dalam pot-pot bunga. Apabila ditanam di dalam pot, maka batang dan daunnya tidak akan terlalu merambat di atas tanah, apa lagi tanah itu banyak digenangi air, maka hal ini akan mempercepat proses pembusukan dari batang serta daunnya itu.

Keindahan bunga petunia bisa dinikmati, baik sebagai elemen taman maupun ditanam dalam pot yang berdiri sendiri. Jika Anda berkunjung ke daerah Cipanas, maka di sepanjang jalan akan banyak Anda dapati pedagang-pedagang tanaman yang menjual petunia dalam pot yang digantung. Karenanya, petunia dalam pot gantung akan lebih pas jika diletakkan di teras atau balkon rumah. Warna bunga yang kontras dan menjuntai ke bawah, membuat tampilan depan rumah menjadi lebih indah dan semarak.

Sebagai elemen dekorasi taman, tampilan petunia tak kalah menariknya. Ini karena Petunia memang jenis tanaman yang tampil cantik jika bergerombol, sehingga banyak desainer lansekap menjadikannya sebagai pusat perhatian (centerpiece) sebuah taman. Taman Bunga Nusantara (TBN) Cipanas misalnya, sering menggunakan tanaman ini di area terbuka dan dibentuk sebagai sebuah “karpet” berwarna.

Bunga Petunia akan mekar secara serempak  jika lingkungan tumbuhnya mendukung. Untuk pertumbuhan normal dan berbunga, petunia butuh sinar matahari banyak. Tak heran petunia akan mekar pada musim kemarau. Di negara dengan empat musim, seperti Eropa, bunga petunia mulai bermekaran saat memasuki musim panas.

Sesuai dengan habitat aslinya dari pegunungan Amerika Latin (Brazil), petunia akan tumbuh lebih baik jika ditanam di dataran tinggi, minimal 800 m di atas permukaan laut (dpl) dengan suhu 16—22 0 C. Namun bukan berarti, tanaman ini tidak bisa tumbuh di dataran rendah. Di daerah panas, bunganya akan tumbuh lebih kecil dan warnanya kurang begitu cerah.

Petunia sebetulnya tergolong tanaman yang tidak rewel. Ia dapat tumbuh pada media apa saja. Yang penting media tanamnya harus subur dan porous, sehingga air dapat mengalir dengan lancar dan tidak tergenang saat disiram.

Media tanam yang umum digunakan adalah campuran tanah dan kompos sekam, atau tanah, cocopeat, dan arang sekam. Kalau tak ada tanah bisa memakai gambut, cocopeat, arang sekam.

Pemupukan sebaiknya menggunakan pupuk majemuk dengan perbandingan NPK seimbang, seperti 8-8-8, 10-10-10, atau 15-15-15. Pemberian pupuk cair yang dipalikasikan dengan cara disemprot diberikan seminggu sekali.

Petunia digambarkan sebagai simbolisme yang memiliki 2 sisi, dalam persepsi negatif, bunga ini mewakili kemarahan, kepahitan hati, dan kebencian. Sedangkan dalam persepsi positifnya, bunga ini mewakili pemberian semangat agar tidak putus asa serta serta pernyataan kepadaan seseorang yang kehadirannya menenangkan hati.