Penawangan, Grobogan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Penawangan
Kecamatan
Locator Kecamatan Penawangan ing Grobogan.png
Peta lokasi Kecamatan Penawangan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Grobogan
Pemerintahan
 • Camat -
Luas 74.18 km²
Jumlah penduduk 66.799 jiwa (januari 2012)
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan 20 desa

Penawangan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Penawangan terbentuk bersama-sama dengan terbentuknya Kabupaten Grobogan yaitu berdasarkan UU No. 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten di lingkungan Provinsi Jawa Tengah. Dilihat dari Peta Kabupaten Grobogan, Kecamatan Penawangan merupakan daerah yang datar dan terletak di antara 6 Kecamatan lainnya, yaitu Purwodadi, Brati, Klambu, Godong, Karangrayung, dan Toroh.

Penawangan merupakan daerah pertanian yang subur. Adapun potensi di wilayah Kecamatan Penawangan, seperti kecamatan lain di Kabupaten Grobogan meliputi tanaman pertanian padi, jagung, palawija, serta melon dan semangka. Khusus komoditi semangka, merupakan andalan dari daerah ini, dan sudah terkenal sampai ke Jawa Barat diantaranya Cirebon, Majalengka dan Jakarta.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Bologarang
  2. Curut
  3. Jipang
  4. Karangawader
  5. Karangpaing
  6. Kluwan
  7. Kramat
  8. Lajer
  9. Leyangan
  10. Ngeluk
  11. Penawangan
  12. Pengkol
  13. Pulutan
  14. Sedadi
  15. Toko
  16. Tunggu
  17. Watu Pawon
  18. Wedoro
  19. Winong
  20. Wolo

Potensi ekonomi[sunting | sunting sumber]

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2011, produksi pertanian terbesar di kecamatan ini adalah komoditas padi sawah yang mencapai 44.226 ton di antara produksi pertanian yang lain. Produksi padi di kecamatan ini mencapai 7,70% dari total produksi di Kabupaten Grobogan yang mencapai 574.671 ton.

Peternakan/perikanan[sunting | sunting sumber]

Produksi perikanan dari perairan umum lebih tinggi dibandingkan produksi kolam yang mencapai 34.868 Kg. Sementara produksi dari kolam mencapai 18.660 Kg. Sedangkan untuk peternakan cukup besar, jumlah ternak kambing mencapai 7.473 ekor, sapi potong mencapai 2.809 ekor.

Industri[sunting | sunting sumber]

Industri yang berkembang masih didominasi industri rumah tangga yang mencapai 263 unit. industri kecil mencapai 13 unit. Untuk industri besar dan sedang belum berkembang di kecamatan ini.

Infrastruktur[sunting | sunting sumber]

Untuk kondisi jalan kabupaten di wilayah Kecamatan ini, kondisi baik dan sedang sebesar 36,94% (22,353 Km), sedangkan kondisi rusak dan rusak berat mencapai 63,06% (38,157 Km).

Referensi[sunting | sunting sumber]