Pangkalan Baru, Bangka Tengah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pangkalan Baru
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Kabupaten Bangka Tengah
Pemerintahan
 • Camat Suwarno, SH
Luas 109,56 km²
Jumlah penduduk 40.399 jiwa;
Kepadatan 768,75 jiwa/km²
Desa/kelurahan 12

Pangkalan Baru adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dilihat dari jumlah penduduk maupun angka kepadatan penduduk maka Kecamatan Pangkalan Baru memiliki jumlah penduduk serta kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Bangka Tengah. Hal ini tidak lepas oleh faktor geografis Kecamatan Pangkalan Baru yang berbatasan langsung dengan ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebagai wilayah penyangga ibukota provinsi, tingkat pertumbuhan penduduk di Kecamatan Pangkalanbaru menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan kecamatan lain di Kabupaten Bangka Tengah. Tingginya kebutuhan property dan semaking berkembangnya daerah di Kecamatan Pangkalan Baru, PT Afa Cipta Makmur Wahana saat ini telah membangun perumahan Bukit Kejora Permai yang berlokasi di Gg. Goa , Jl Raya Koba 08. Perumahan yang dibangun di atas lahan 5 ha, sudah didirikan 90 unit rumah dengan berbagai tipe, yaitu : tipe 36/84, tipe 45/120 dan tipe 56/120.

Berlatar belakang Bukit Kejora membuat perumahan Bukit Kejora Permai memiliki pemandangan alami yang spesial dibanding perumahan lain. Menyajikan perumahan nyaman yang ramah lingkungan dengan pesona salah satu kekayaan alam daerah Pulau Bangka. Sungguh lokasi yang sangat nyaman dan strategis untuk dijadikan hunian keluarga dan tempat berinfestasi. Potensi wisata lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalan Baru Bangka Tengah yaitu terdapatnya beberapa pantai yang masih alami dan indah diantaranya pantai keranji, pantai tanah merah, pantai kedimpel, dan pantai batu belubang. Kehadiran tiga hotel berbintang di wilayah Pangkalan Baru yaitu Hotel Santika, Novotel dan Aston Soll Marina akan menjadi faktor penunjang rencana pengembangan pariwisata di wilayah Bangka Tengah. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan berusaha untuk memberikan pelayanan yang maksimal terhadap para investor baik dalam urusan administrasi, fasilitas usaha serta keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi usaha di daerah Kecamatan Pangkalanbaru karena merupakan lokasi strategis yang dekat dengan berbagai fasilitas kota seperti perkantoran pemerintah, Bandara Depati Amir dan lain-lain. Di Desa Airmesu terdapat sekitar 200 pencinta nepenthes yang tergabung dalam kelompok Armes Flora. Sementara di Padangbaru, beberapa kolektor membudidayakan nepenthes sejak 2005. Sekitar 24 Jenis nepenthes-nepenthes yang ada yaitu Nepenthes ampullaria, N. gracilis , N. mirabilis, N . rafflesiana , N. reinwardtiana , N. hookeriana, dan N. albomarginata. Nepenthes mudah ditemukan di ladang-ladang dekat pemukiman. Bahkan di samping bandara masih banyak mirabilis merambat di antara ranting-ranting tanaman perdu. Hutan krangas langsung terlihat setelah 500 m menyusuri jalan setapak dan beberapa meter dari bibir hutan kantong-kantong gracilis dan rafflesiana beragam ukuran berserakan di atas tanah gambut. Sedangkan mirabilis bergelayutan di ranting-ranting kayu pelawan.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Dul
  2. Tanjung Gunung
  3. Benteng
  4. Air Mesu
  5. Air Mesu Timur
  6. Beluluk
  7. Jeruk
  8. Pedindang
  9. Mangkol
  10. Padang Baru
  11. Kebintik
  12. Batu Belubang