Neornithes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Neornithes
Rentang fosil: Akhir zaman kapur - Sekarang, 85–0 Jtl
Afrikanischer Strauss Portrait.jpg
Burung unta, paleognath
Larus-scoresbii.jpg
Camar lumba-lumba, neognath
Klasifikasi ilmiah e
Kerajaan: Animalia
Phylum: Chordata
Kelas: Aves
clade: Carinatae
Upakelas: Neornithes
Gadow, 1893[1]

Neornithes merupakan subkelas dari burung modern yang merupakan nenek moyang terbaru dari semua burung hidup (kelas Aves) dan semua keturunannya.

Burung modern dicirikan oleh bulu, paruh tanpa gigi (burung purba memiliki gigi), peletakan telur bercangkang keras, kecepatan metabolisme yang tinggi, jantung yang memiliki empat bilik, dan kerangka yang ringan namun kuat. Semua burung memiliki lengan depan yang dimodifikasi sebagai sayap dan sebagian besar bisa terbang, dengan beberapa pengecualian termasuk ratit, penguin, dan sejumlah beragam spesies endemik pulau. Burung juga memiliki pencernaan yang unik dan sistem pernapasan yang sangat disesuaikan untuk terbang. Beberapa burung, terutama korvid dan beo, adalah salah satu spesies hewan yang paling cerdas, sejumlah spesies burung telah diamati dapat membuat dan menggunakan peralatan.

Banyak spesies burung modern yang melakukan migrasi tahunan jarak jauh, dan banyak lagi melakukan pergerakan pendek yang tidak teratur. Burung mempunyai sifat sosial, mereka berkomunikasi menggunakan tanda visual dan melalui panggilan serta lagu, dan berpartisipasi dalam perilaku sosial termasuk bekerjasama dalam berbiak dan berburu, berkelompok, dan mengeroyok predator. Sebagian besar jenis burung bersifat monogami, biasanya untuk satu musim kawin pada satu waktu, kadang-kadang selama bertahun-tahun, tetapi jarang seumur hidup. Beberapa spesies berganti ganti pasangan, spesies lain memiliki sistem yang poligini ("banyak betina") atau, jarang terjadi, poliandri ("banyak jantan"). Telur biasanya diletakkan di dalam sarang dan dierami oleh para induk. Sebagian besar burung mengasuh anaknya setelah menetas.

Taksonomi[sunting | sunting sumber]

Burung modern dibagi menjadi dua superordo, Palaeognathae dan Neognathae. Jumlah spesies bisa beragam tergatung dari sudut pandang taksonomi, mulai dari 8,800 sampai 10,200 spesies hidup di seluruh dunia. Secara umum disetujui bahwa Neornithes berkembang di zaman kapur juga disetujui pemecahan antara Palaeognathae dan Neognathae, dan kemudian pemecahan antara Galloanserae (unggas) dan Neognathae lainnya, terjadi sebelum peristiwa kepunahan Cretaceous-Paleogen (fosil paling awal tetap diyakini mengacu pada Neornithes berasal dari galliform Austinornis, tertanggal sekitar 85 juta tahun yang lalu, meskipun Hauterivian yang berusia 130 juta tahun Gallornis straeleni juga mungkin neornithine [2]), tetapi ada pendapat yang berbeda tentang apakah radiasi dari neognathes yang ada saat ini terjadi sebelum atau setelah kepunahan dinosaurus lainnya [3]

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Aves 

Archaeopteryx


 Pygostylia 

Confuciusornithidae


 Ornithothoraces 

Enantiornithes


 Ornithurae 

Hesperornithiformes


 Neornithes 

Palaeognathae


 Neognathae 

Galloanserae



Neoaves








Dasar filogeni burung menunjukkan Neornithes dan kelompok kuno yang sudah punah (disederhanakan setelah Chiappe, 2007 [4])
Kladogram menunjukkan klasifikasi terbaru Neoaves, berdasarkan beberapa penelitian filogeni.

Berikut daftar taksonomi ordo dalam sub kelas Neornithes atau burung modern.

Sub kelas Neornithes

Filogeni[sunting | sunting sumber]

Dasar divergensi burung modern menurut Taksonomi Sibley-Ahlquist.

Neornithes  
Palaeognathae 

Struthioniformes



Tinamiformes



 Neognathae 
 

Neoaves


Galloanserae 

Anseriformes


    

Galliformes






Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Brands, Sheila (17 October 2009). "Systema Naturae 2000 / Classification – Subclass Neornithes –". Project: The Taxonomicon. Amsterdam, The Netherlands: Universal Taxonomic Services. Diakses tanggal 11 Jun 2012. 
  2. ^ Hope, Sylvia (2002). "The Mesozoic Radiation of Neornithes". Dalam Chiappe, Luis M. & Witmer, Lawrence M. Mesozoic Birds: Above the Heads of Dinosaurs. hlm. 339–388. ISBN 0-520-20094-2. 
  3. ^ Ericson P. G. P, Anderson C. L., Britton T., Elzanowski A., Johansson U. S., Kallersjo M., Ohlson J. I., Parsons T. J., Zuccon D., Mayr G. (22 December 2006). "Diversification of Neoaves: integration of molecular sequence data and fossils". Biol Lett. 2 (4): 543–547. doi:10.1098/rsbl.2006.0523. PMC 1834003alt=Dapat diakses gratis. PMID 17148284. 
  4. ^ Chiappe, Luis M. (2007). Glorified Dinosaurs: The Origin and Early Evolution of Birds. Sydney: University of New South Wales Press. ISBN 978-0-86840-413-4.