Mendoyo, Jembrana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Koordinat: 8°22′28″S 114°40′58″E / 8.374321°S 114.682905°E / -8.374321; 114.682905

Mendoyo
Kecamatan
Locator Kecamatan Mendoyo di Kabupaten Jembrana.png
Peta lokasi Kecamatan Mendoyo
Negara  Indonesia
Provinsi Bali
Kabupaten Jembrana
Pemerintahan
 • Camat Drs. Gede Sujana[1]
Kodepos 82261
Luas 294,49 km²[2]
Jumlah penduduk

57.640 jiwa (2016)[3]

56.222 jiwa (2010)[4]
Kepadatan 191 jiwa/km² (2010)
Desa/kelurahan 10 Desa
1 Kelurahan

Mendoyo adalah sebuah kecamatan di kabupaten Jembrana, provinsi Bali, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 5,5 Km dari ibukota Kabupaten Jembrana ke arah timur. Pusat pemerintahannya berada di Desa Pergung. Mendoyo merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Jembrana.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Buleleng
Selatan Samudera Hindia
Barat Kecamatan Jembrana dan Kabupaten Buleleng
Timur Kecamatan Pekutatan dan Kabupaten Buleleng

Desa/ kelurahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Mendoyo terbagi atas 10 desa dan 1 Kelurahan, yakni:

  1. Delod Berawah
  2. Mendoyo Dangin Tukad
  3. Mendoyo Dauh Tukad
  4. Penyaringan
  5. Pergung
  6. Pohsanten
  7. Tegal Cangkring
  8. Yeh Embang
  9. Yeh Embang Kangin
  10. Yeh Embang Kauh
  11. Yeh Sumbul

Demografi[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan sensus BPS tahun 2010, jumlah penduduk kecamatan Mendoyo berjumlah 56.222 jiwa.[5] Berdasarkan proyeksi BPS tahun 2016, jumlah penduduk dapat mencapai 57.850 jiwa yang terdiri dari 28.380 laki-laki dan 29.470 perempuan. Sedangkan berdasarkan data Kemendagri sampai dengan tahun 2017, penduduk kecamatan Jembrana sudah mencapai 57.640 jiwa.[6]

Sarana dan prasarana pendidikan yang ada di Mendoyo tahun 2016 meliputi TK 29 buah, SD 48 buah, SMP 6 Buah, dan SMA 5 buah. Di Jembrana juga terdapat 1 Puskesmas, 11 Puskesmas Pembantu, 1 Poliklinik, dan 76 Posyandu.[7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]