Manajemen hak digital

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Manajemen hak digital (Inggris: Digital Rights Management atau DRM) adalah hiponim yang merujuk kepada teknologi pengaturan akses yang digunakan oleh para penerbit atau pemegang hak cipta untuk membatasi penggunaan suatu media atau alat digital. Istilah ini juga dapat diartikan sebagai pembatasan terhadap bagian tertentu dari suatu karya atau alat digital. Secara luas, DRM saling tumpang tindih dengan perangkat lunak proteksi salinan (copy protection), namun istilah "DRM" biasanya digunakan untuk media kreatif (musik, film, dan lain-lain) sementara istilah "proteksi salinan" cenderung digunakan untuk mekanisme proteksi salinan di perangkat-perangkat lunak komputer.

Manajemen hak digital telah dan sedang digunakan oleh perusahaan-perusahaan penyedia konten seperti Sony, Apple Inc., Microsoft, dan BBC.

Penggunaan manajemen hak digital telah menjadi hal yang kontroversial. Para pendukungnya mengemukakan bahwa DRM diperlukan untuk mencegah pembajakan salinan yang merugikan pendapatan mereka.[1] Para penentang, seperti Yayasan Perangkat Lunak Bebas, menyatakan bahwa penggunaan istilah "hak" adalah menyesatkan dan menyarankan agar menggantinya dengan istilah manajemen pembatasan digital. Sikap mereka didasari pada pandangan bahwa para pemegang hak cipta berusaha untuk membatas penggunaan materi berhak cipta dengan cara-cara yang tidak dilindungi oleh hukum yang ada.[2] Electronic Frontier Foundation, dan para penentang lainnya, juga menganggap sistem DRM sebagai praktik anti kompetisi.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Christopher Levy (3 Februari 2003). "Making Money with Streaming Media". streamingmedia.com. Diakses 2006-6-28. 
  2. ^ "Digital Restrictions Management and Treacherous Computing". Diakses 2006-8-4. 
  3. ^ "FairPlay: Another Anti-competitive Use of DRM". Diakses 2006-8-1. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]