Lompat ke isi

Malik al-Asytar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Malik bin al-Harits bin Abdu Yaghuts bin Maslamah bin Rabi'ah bin al-Harits bin Jadzimah bin Malik bin an-Nakha' an-Nakha'i (bahasa Arab: مالك بن الحارث بن عبد يغوث بن مسلمة بن ربيعة بن الحارث بن جذيمة بن مالك بن النخع النخعيّ),[1] atau lebih dikenal sebagai Malik bin al-Harits an-Nakha'i (مالك بن الحارث النخعي) dan al-Asytar (الأشتر), adalah seorang pejuang Arab, tabi'in, dan gubernur Mesir pada masa Kekhalifahan Rasyidin.[2][3] Ia merupakan pemuka suku Bani Nakha'[1] sekaligus ayah dari Ibrahim bin al-Asytar.[4]

Malik al-Asytar hidup masa jahiliah dan sempat menjumpai masa kenabian Muhammad.[5][1][6] Ia turut serta dalam Pertempuran Yarmuk pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab dan kehilangan salah satu matanya dalam pertempuran tersebut.[7] Setelah itu, ia turut berperang bersama Khalifah Ali bin Abi Thalib dalam Pertempuran Jamal dan Pertempuran Shiffin.[5] Ali kemudian mengangkatnya sebagai gubernur al-Jazirah, kemudian menunjuknya sebagai gubernur Mesir.[8] Namun, Malik al-Asytar meninggal dalam perjalanan menuju Mesir pada tahun 657 M sebelum sempat memangku jabatan tersebut.[5][8]

Dalam bidang periwayatan hadis, Malik meriwayatkan hadis dari Umar, Ali, Khalid bin Walid, Abu Dzar al-Ghifari, dan Ummu Dzar, istri Abu Dzar.[9] Adapun para perawi yang meriwayatkan darinya antara lain putranya Ibrahim bin al-Asytar, Abu Hassan al-A'raj, Kinanah maula Shafiyah istri Nabi Muhammad, Abdurrahman bin Yazid an-Nakha'i, Alqamah bin Qais an-Nakha'i, dan lain-lain.[1][3][9]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 4 Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah – Malik bin al-Harits (dalam bahasa Arab). Vol. 6. hlm. 212. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-08. Diakses tanggal 2024-01-20. {{cite book}}: ;
  2. Syamsuddin adz-Dzahabi. Siyar A'lam an-Nubala - Al-Asytar (dalam bahasa Arab). Vol. 4. hlm. 34–35. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-09-06. Diakses tanggal 2022-09-10. {{cite book}}: ;
  3. 1 2 Al-Mizzi. Tahdzib al-Kamal fi Asma' ar-Rijal – Malik bin al-Harits bin Abdu Yaghuts al-Asytar (bagian kedua) (dalam bahasa Arab). Vol. 27. hlm. 127. {{cite book}}:
  4. Khairuddin Az-Zirikli. Al-A'lam Az-Zirikli – Ibnu al-Asytar an-Nakha'i (dalam bahasa Arab). Vol. 1. hlm. 58. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-08. Diakses tanggal 2024-01-20. {{cite book}}: ;
  5. 1 2 3 Khairuddin Az-Zirikli. Al-A'lam Az-Zirikli – Malik bin al-Harits (dalam bahasa Arab). Vol. 5. hlm. 259. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-10-27. Diakses tanggal 2023-12-29. {{cite book}}: ;
  6. "Makna له إدراك". islamic-content.com (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-05-03. Diakses tanggal 2025-01-03.
  7. Ibnu Qutaibah. Politik dan Kekuasaan Dalam Sejarah Para Khalifah. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 77. Diarsipkan dari asli (Buku elektronik) tanggal 2022-09-10. Diakses tanggal 2022-09-04.
  8. 1 2 Mustafa Murrad (Februari 2009). Kisah Hidup Ali Ibn Abi Thalib. Serambi Ilmu Semesta. hlm. 87. ISBN 9789790240698, 9790240694. Diarsipkan dari asli (Sampul kertas) tanggal 2022-10-25. Diakses tanggal 2022-09-13. {{cite book}}:
  9. 1 2 Al-Mizzi. Tahdzib al-Kamal fi Asma' ar-Rijal – Malik bin al-Harits bin Abdu Yaghuts al-Asytar (dalam bahasa Arab). Vol. 27. hlm. 126. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-12-13. Diakses tanggal 2025-01-27. {{cite book}}: ;