Lompat ke isi

Likopen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Likopen
Nama
Nama IUPAC
(6E,8E,10E,12E,14E,16E,18E,20E,22E,24E,26E)- 2,6,10,14,19,23,27,31-Octamethyldotriaconta-2,6,8,10,12,14,16,18,20,22,24,26,30-tridecaene
Nama lain
ψ,ψ-Carotene
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C40H56/c1-33(2)19-13-23-37(7)27-17-31-39(9)29-15-25-35(5)21-11-12-22-36(6)26-16-30-40(10)32-18-28-38(8)24-14-20-34(3)4/h11-12,15-22,25-32H,13-14,23-24H2,1-10H3/b12-11+,25-15+,26-16+,31-17+,32-18+,35-21+,36-22+,37-27+,38-28+,39-29+,40-30+ checkY
    Key: OAIJSZIZWZSQBC-GYZMGTAESA-N checkY
  • InChI=1/C40H56/c1-33(2)19-13-23-37(7)27-17-31-39(9)29-15-25-35(5)21-11-12-22-36(6)26-16-30-40(10)32-18-28-38(8)24-14-20-34(3)4/h11-12,15-22,25-32H,13-14,23-24H2,1-10H3/b12-11+,25-15+,26-16+,31-17+,32-18+,35-21+,36-22+,37-27+,38-28+,39-29+,40-30+
    Key: OAIJSZIZWZSQBC-GYZMGTAEBZ
  • C(\C=C\C=C(\CC/C=C(\C)C)C)(=C/C=C/C(=C/C=C/C=C(/C=C/C=C(/C=C/C=C(\C)CC\C=C(/C)C)C)C)C)C
Sifat
C40H56
Massa molar 536,89 g·mol−1
Penampilan deep red solid
Densitas 0.889 g/cm3
Titik lebur 177 °C (351 °F; 450 K)[1]
Titik didih 6.609 °C (11.928 °F; 6.882 K)
at 760 mmHg[2]
tak larut
Kelarutan dapat larut dalam CS2, CHCl3, THF, eter, C6H14, minyak nabati
tak larut dalam CH3OH, C2H5OH[2]
Kelarutan dalam hexane 1 g/L (14 °C)[2]
Tekanan uap 1.33•10−16 mmHg (25 °C)[2]
Bahaya
Bahaya utama Mudah terbakar
Titik nyala 3.507 °C (6.345 °F; 3.780 K) [2]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Likopen (dari bahasa neo-Latin Lycopersicum, spesies tomat) adalah hidrokarbon karotenoid merah cerah yang ditemukan pada tomat dan buah-buahan serta sayuran merah lainnya, seperti wortel, semangka, tepurang, dan pepaya, tetapi tidak ada dalam stroberi atau ceri.[3] Meskipun likopen secara kimiawi merupakan karoten, akan tetapi tidak memiliki aktivitas vitamin A.[4] Makanan yang tidak berwarna merah juga dapat mengandung likopen, seperti asparagus dan peterseli.[3]

Dalam tanaman, alga, dan organisme fotosintesis lainnya, likopen merupakan perantara dalam biosintesis karotenoid, termasuk beta-karoten, yang bertanggung jawab atas pigmentasi warna kuning, oranye, atau merah, fotosintesis, dan fotoperlindungan.[4] Seperti semua karotenoid, likopen juga merupakan terpena.[4] Likopen tak larut dalam air. Dengan sebelas konjugasi ikatan rangkap, memberikan likopen warna merah tua. Karena warnanya yang kuat, likopen berguna sebagai pewarna makanan (terdaftar sebagai 'E160d' ) dan telah disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat,[5] Australia dan Selandia Baru (terdaftar sebagai 160d)[6] dan Uni Eropa.[7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Haynes, William M., ed. (2011). CRC Handbook of Chemistry and Physics (Edisi 92nd). CRC Press. hlm. 3.94. ISBN 978-1439855119.
  2. 1 2 3 4 5 "Lycopene". PubChem, US National Library of Medicine. 2016. Diakses tanggal 13 October 2016.
  3. 1 2 "Foods highest in lycopene, Nutrition Data, USDA Nutrient Database, version SR-21". nutritiondata.com. Conde Nast. 2014. Diakses tanggal 2014-08-19.
  4. 1 2 3 "Carotenoids: α-Carotene, β-Carotene, β-Cryptoxanthin, Lycopene, Lutein, and Zeaxanthin". Micronutrient Information Center, Linus Pauling Institute, Oregon State University, Corvallis, OR. July 2016. Diakses tanggal 29 May 2017.
  5. "21 CFR 73.585. Tomato lycopene extract" (PDF). US Food and Drug Administration. 26 July 2005.
  6. Australia New Zealand Food Standards Code"Standard 1.2.4–Labelling of ingredients". Diakses tanggal 2011-10-27.
  7. UK Food Standards Agency: "Current EU approved additives and their E Numbers". Diakses tanggal 2011-10-27.