Kitab Kells

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kitab Kells
Codex Cenannensis
Leabhar Cheanannais
KellsFol032vChristEnthroned.jpg
Folio 32v menampilkan gambar Kristus bersemayam di atas singgasana.
Nama lain Kitab Kolumba
Bahasa Latin
Tarikh Abad ke-9
Daerah asal Biara-biara binaan Kolumba di Irlandia, Skotlandia, dan Inggris
Naskah TCD MS 58
Ragam sastra Kitab Injil
Panjang 340 lembar folio
Sumber Vulgata, Vetus Latina

Kitab Kells (bahasa Latin: Codex Cenannensis; bahasa Irlandia: Leabhar Cheanannais; Dublin, Perpustakaan Trinity College, MS A. I. [58], adakalanya disebut Kitab Kolumba) adalah sebuah naskah kitab Injil beriluminasi dalam bahasa Latin yang memuat keempat Injil dari Alkitab Perjanjian Baru beserta sejumlah prakata dan tabel. Pengerjaan kitab ini dilakukan di salah satu biara binaan Kolumba di Britania atau Irlandia. Berbagai lembaga binaan Kolumba di Britania maupun Irlandia mungkin pula telah ikut membantu merampungkannya. Kitab ini diyakini telah rampung dikerjakan pada ca. 800 M. Sebagian besar nas Injil di dalamnya bersumber dari Alkitab Vulgata, namun ada pula sejumlah ayat yang bersumber dari Alkitab Vetus Latina, yakni versi-versi terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Latin yang jauh lebih tua daripada Alkitab Vulgata. Kitab ini merupakan sebuah mahakarya seni kaligrafi Dunia Barat, dan mewakili puncak kegemilangan seni iluminasi Insular. Kitab ini juga dihargai secara luas sebagai pusaka terindah dalam khazanah kekayaan bangsa Irlandia.

Kemewahan serta kerumitan ilustrasi dan aneka hiasan dalam Kitab Kells jauh melampaui kitab-kitab Injil Insular lainnya. Hiasan-hiasannya merupakan perpaduan antara seni ikonografi Kristen tradisional dan ragam hias melingkar-lingkar yang menjadi ciri khas seni rupa Insular. Gambar-gambar sosok manusia, satwa, dan makhluk-makhluk dongeng, serta simpul-simpul Kelt dan corak-corak anyam dalam warna-warna cerah, berpadu menyemarakkan halaman-halaman naskah ini. Banyak di antara unsur-unsur hiasan kecil ini disenyawakan dengan lambang-lambang khas agama Kristen sehingga kian mempertegas tema-tema ilustrasi utama.

Naskah ini sekarang terdiri atas 340 lembar folio berbahan velum (perkamen kulit anak lembu) yang bermutu tinggi, dan sejak 1953 telah dibagi menjadi empat jilid. Lembaran-lembaran bertabur hiasan rumit tiada tara ini terdiri atas sepuluh halaman penuh ilustrasi berikut halaman-halaman bertulisan yang diperindah dengan inisial-inisial hias dan gambar-gambar miniatur penyeling baris tulisan. Hiasan-hiasan ini menandai puncak pencapaian tertinggi dari ciri antiklasik (tidak mengikuti langgam seni rupa Yunani-Romawi) dan semangat berapi-api yang terkandung dalam seni rupa Insular. Ragam aksara kapital Insular yang digunakan dalam penulisan kitab ini tampaknya merupakan goresan pena dari sekurang-kurangnya tiga orang juru tulis. Aksaranya ditulis dengan menggunakan tinta besi majakane, sementara warna-warna hiasannya dihasilkan dari berbagai macam zat, banyak di antaranya didatangkan dari negeri-negeri yang jauh.

Naskah ini diberi nama Kitab Kells karena selama berabad-abad tersimpan di Biara Kells. Kitab Kells kini dipajang secara tetap di Perpustakaan Trinity College, Dublin. Perpustakaan ini lazimnya memajang dua jilid sekaligus pada waktu yang sama, jilid yang satu menampilkan salah satu ilustrasi utama, sementara jilid yang lain menampilkan salah satu halaman bertulisan. Keseluruhan naskah dapat dilihat di Repositorium Koleksi Digital Perpustakaan Trinity College.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asal mula[sunting | sunting sumber]

Kitab Kells, (folio 292r), ca. 800 M, menampilkan ayat pembukaan Injil Yohanes yang disarati hiasan
Folio 27r dari Kitab Injil Lindisfarne menampilkan ayat pertama Injil Matius dalam bahasa Latin yang diwali dengan kata Liber. Bandingkan halaman ini dengan halaman sejenisnya dalam Kitab Kells (lihat di sini), teristimewa bentuk monogram Lib.

Kitab Kells adalah salah satu naskah terindah, termasyhur, dan juga termutakhir di antara kumpulan naskah yang disebut kumpulan naskah berlanggam Insular, buatan akhir abad ke-6 sampai awal abad ke-9, hasil karya biara-biara di Irlandia, Skotlandia, dan Inggris, maupun biara-biara di daratan Eropa yang didirikan oleh rahib-rahib Hibernia-Skotlandia atau rahib-rahib Angli-Saksen.[1] Naskah-naskah buatan awal abad ke-7 dalam kumpulan ini adalah Cathach Santo Kolumba, Ambrosiana Orosius, dan bagian-bagian lepas dari kitab Injil yang tersimpan di Perpustakaan Katedral Durham. Dari paruh kedua abad ke-7 ada Kitab Durrow, sementara dari permulaan abad ke-8 ada Kitab Injil Durham, Kitab Injil Echternach, Kitab Injil Lindisfarne (lihat ilustrasi di sebelah kanan), dan Kitab Injil Lichfield. Kitab Injil Santo Galus adalah salah satu dari naskah-naskah buatan akhir abad ke-8, dan Kitab Armagh (perkiraan tarikh pembuatan: 807–809) adalah salah satu di antara naskah-naskah buatan awal abad ke-9.[2]

Para ahli mengelompokkan naskah-naskah ini menjadi satu kumpulan berdasarkan kemiripan langgam seni rupa, ragam aksara, dan tradisi-tradisi penulisan ayat naskah. Gaya hiasnya yang sudah mencapai tahap paripurna menempatkan Kitab Kells pada urutan belakang dalam kumpulan ini. Kitab Kells mungkin saja dikerjakan pada penghujung abad ke-8 atau pada permulaan abad ke-9. Pengerjaan Kitab Kells mengikuti banyak tradisi ikonografi dan ragam hiasan yang terdapat pada naskah-naskah terdahulu dalam kumpulan ini. Salah satu contohnya adalah bentuk dari huruf-huruf berhiasan pada halaman incipit (halaman pembukaan) Injil-Injil yang ternyata konsisten dalam kitab-kitab Injil Insular. Jika dibandingkan, halaman incipit Injil Matius dalam Kitab Injil Lindisfarne maupun dalam Kitab Kells menampilkan corak simpul rumit yang membentuk huruf-huruf pertama dari ayat naskah yang diperbesar ukurannya. Untuk daftar yang lebih lengkap dari naskah-naskah dalam kumpulan ini, lihat daftar naskah berilustrasi Hibernia-Saksen.[3]

Biara Kells yang terletak di Kells, County Meath, didirikan atau didirikan kembali oleh rahib-rahib dari Iona. Bangunan biara Kells mulai dikerjakan sejak 807 sampai dengan pemberkatan gedung gerejanya pada 814.[4] Tarikh dan tempat pembuatan Kitab Kells sudah seringkali diperdebatkan. Menurut tradisi, naskah ini dikerjakan pada masa hidup Kolumba,[5] bahkan konon dikerjakan oleh Kolumba sendiri. Tradisi ini sudah lama dianggap keliru atas dasar paleografi dan langgam seni: sebagian besar bukti yang ada menunjukkan bahwa naskah ini dikerjakan pada ca. 800,[6] lama sesudah Santo Kolumba wafat pada 597. Abad ke-9, yang diajukan sebagai perkiraan tarikh pembuatan Kitab Kells, bertepatan dengan kurun waktu terjadinya aksi-aksi penyerbuan bangsa Viking ke Pulau Iona. Aksi-aksi penyerbuan yang bermula pada 794 inilah yang menyebabkan rahib-rahib Iona pada akhirnya berpencar menyelamatkan relikui-relikui suci simpanan mereka ke Irlandia dan Skotlandia.[7] Ada pula tradisi lain yang populer di kalangan para ahli berkebangsaan Irlandia bahwasanya naskah ini dikerjakan dalam rangka memperingati 200 tahun wafatnya Santo Kolumba.[8] Ada pula dugaan lain, sebagaimana dugaan tentang pengerjaan naskah Kitab Injil Lindisfarne maupun Kitab Injil Santo Kutbertus sebagai penanda peristiwa pemindahan relikui Santo Kutbertus, bahwasanya Kitab Kells dikerjakan untuk menandai peristiwa pemindahan tulang-belulang Santo Kolumba ke sebuah bangunan persemayaman relikui, yang kemungkinan besar terjadi pada era 750-an.[9]

Sekurang-kurangnya ada lima teori mengenai tempat asal dan tarikh perampungan Kitab Kells. Menurut teori pertama, kitab ini, atau mungkin hanya halaman-halamannya yang berisi tulisan, dikerjakan di Iona dan kemudian dirampungkan di Kells. Menurut teori kedua, keseluruhan kitab ini dikerjakan di Iona.[10] Menurut teori ketiga, keseluruhan kitab ini dikerjakan di skriptorium biara Kells. Menurut teori keempat, kitab ini dikerjakan di kawasan utara Inggris, mungkin di Lindisfarne, kemudian dibawa ke Iona dan selanjutnya ke Kells. Menurut teori kelima, kitab ini adalah hasil karya biara Dunkeld atau biara lain dalam wilayah kekuasaan bangsa Pikti di Skotlandia, sekalipun tidak didukung bukti nyata, lebih-lebih jika menilik pada kenyataan bahwa tidak ada lagi naskah buatan negeri Pikti yang sintas sampai sekarang.[11] Meskipun pertanyaan mengenai tempat pengerjaan kitab ini mungkin tidak akan pernah terjawab secara tuntas, teori yang diterima secara luas adalah teori yang pertama, yakni teori yang mengatakan bahwa pengerjaannya dilakukan di Iona dan berlanjut di Kells.[1] Terlepas dari teori mana yang benar, dapat dipastikan bahwa Kitab Kells adalah hasil karya rahib-rahib binaan Kolumba yang erat hubungannya dengan paguyuban rahib-rahib di Pulau Iona.

Abad Pertengahan[sunting | sunting sumber]

Biara Kells berkali-kali diserbu dan dijarah oleh bangsa Viking pada abad ke-10, sehingga tidak diketahui bagaimana caranya kitab ini dapat terselamatkan hingga sekarang.[12] Catatan sejarah tertua yang menyebut-nyebut tentang kitab ini, sekaligus tentang keberadaannya di Kells, termaktub di antara catatan-catatan peristiwa sepanjang tahun 1007 dalam Kitab Tawarikh Ulster. Catatan ini menyebutkan bahwa "kitab Injil yang istimewa dari Columkille (Kolumba),[13] relikui utama Dunia Barat, telah dicuri secara biadab pada malam hari dari ruang sakristi sebelah barat gereja batu besar di Cenannas karena bingkai logamnya yang berharga".[1][14] Naskah ini ditemukan kembali beberapa bulan kemudian—tanpa sampulnya yang terbuat dari emas bertatahkan permata—"terkubur di bawah lapisan rumput".[15] Kalimat "kitab Injil yang istimewa dari Columkille" pada umumnya ditafsirkan sebagai sebutan bagi Kitab Kells.[16] Jika benar demikian, maka dapat disimpulkan bahwa kitab ini berada di Kells pada 1007, dan sudah cukup lama tersimpan di sana sehingga hal-ihwal keberadaannya dapat diketahui oleh para pencuri. Pelepasan sampul naskah secara paksa mungkin merupakan sebab dari hilangnya helai-helai folio pada bagian depan dan belakang Kitab Kells. Penyebutannya dalam Kitab Tawarikh Ulster sebagai kitab Injil yang istimewa "dari Columkille"—yang dapat berarti kepunyaan Kolumba maupun buatan Kolumba—menyiratkan bahwa kala itu Kitab Kells diyakini sebagai naskah buatan Iona.[17]

Terlepas dari semua dugaan dan perkiraan itu, dapat dipastikan bahwa kitab ini tersimpan di Kells pada abad ke-12, manakala isi piagam-piagam kepemilikan tanah biara Kells disalin ke dalam beberapa halaman kosongnya. Praktik menyalin isi piagam ke dalam buku-buku penting lumrah dilakukan di mana-mana pada Abad Pertengahan, dan salinan-salinan isi piagam yang termaktub dalam Kitab Kells menjadi bukti nyata dari keberadaannya di biara Kells pada masa itu.[1]

Biara Kells ditutup sebagai dampak dari keputusan pembaharuan gerejawi yang dikeluarkan oleh pemerintah Kerajaan Inggris pada abad ke-12. Gereja biara ini dialihfungsikan menjadi sebuah gereja paroki, namun tetap menjadi tempat penyimpanan Kitab Kells.

Folio 27v menampilkan lambang-lambang keempat pujangga penulis Injil (searah jarum jam dari kiri atas): manusia (Matius), singa (Markus), rajawali (Yohanes), dan lembu (Lukas)

Kitab Kildare[sunting | sunting sumber]

Pujangga abad ke-12, Giraldus orang Wales, dalam karya tulisnya yang berjudul Topographia Hibernica (Topografi Irlandia), meriwayatkan pengalamannya melihat langsung sebuah kitab Injil yang sangat istimewa di Kildare. Banyak pihak telah menafsirkan bahwa kitab Injil yang dilihat Giraldus adalah Kitab Kells. Penggambaran Giraldus mengenai kitab Injil yang ia lihat di Kildare berikut ini memang sangat cocok dengan Kitab Kells:

Kitab ini memuat karya-karya selaras dari keempat penulis Injil menurut terjemahan Hieronimus. Nyaris pada setiap halamannya terdapat beragam corak hiasan yang ditonjolkan dengan penggunaan warna yang beraneka. Di dalamnya engkau dapat melihat wajah kemuliaan, tergurat secara ilahiah. Di dalamnya tergambar lambang-lambang gaib para penulis Injil, masing-masing memiliki sayap, ada yang bersayap enam, ada yang bersayap empat, dan ada pula yang bersayap dua; ada gambar rajawali dan anak lembu, manusia dan juga singa, serta berbagai macam sosok lain yang nyaris tak terhingga banyaknya. Pandangilah gambar-gambar itu sepintas lalu maka engkau akan menyangka sedang melihat noda-noda bekas hapusan, bukannya corak-corak anyaman. Karya seni adiluhung terpampang di depan matamu, namun mungkin luput dari perhatianmu. Pandangilah dengan lebih jeli maka engkau akan menembus masuk ke dalam ruang keramat seni rupa. Engkau akan dapati jalinan-jalinan rumit yang begitu halus dan saksama, begitu sarat akan simpul dan tautan, dengan warna-warna yang begitu segar dan cerah, sehingga tidak mustahil engkau akan berkata bahwa semua ini adalah hasil karya malaikat, bukannya manusia.

Karena Giraldus mengklaim telah melihat kitab ini di Kildare, maka mungkin saja kitab yang dilihatnya bukanlah Kitab Kells melainkan sebuah kitab lain yang kini telah hilang namun setara mutunya dengan Kitab Kells, atau mungkin pula Giraldus telah melakukan kekeliruan dalam penyebutan nama tempat.[18][19]

Zaman Modern[sunting | sunting sumber]

Kitab Kells tetap tersimpan di Kells sampai dengan 1654. Pada tahun itu, gedung gereja Kells dijadikan markas pasukan kavaleri Oliver Cromwell, sehingga Wali Kota Kells mengungsikan kitab ini ke Dublin. Henry Jones, yang ditahbiskan menjadi Uskup Meath selepas pemulihan monarki Inggris, menghibahkan naskah ini kepada Trinity College di Dublin pada 1661. Sejak saat itu, Kitab Kells senantiasa tersimpan di Trinity College, kecuali bila sedang dipinjamkan untuk sementara waktu kepada perpustakaan-perpustakaan dan museum-museum lain. Kitab Kells dipamerkan untuk umum di Perpustakaan Lama Trinity College semenjak abad ke-19.

Kitab Kells telah mengalami beberapa kali penambahan tulisan dari masa ke masa. Pada abad ke-16, Gerald Plunkett dari Dublin menambahkan sejumlah angka Romawi untuk menandai pembagian bab pada Injil-Injil di dalam Kitab Kells berdasarkan pembagian bab yang diciptakan pada abad ke-13 oleh Uskup Agung Canterbury, Stephen Langton. Rohaniwan Anglikan terkemuka, James Ussher, menghitung dan menomori folio-folio Kitab Kells pada 1621, tidak lama sesudah ditunjuk menjadi Uskup Meath oleh Raja Inggris dan Irlandia, James I.[1]

Naskah ini mulai terkenal ke seluruh dunia semenjak abad ke-19. Penisbahannya kepada Santo Kolumba, yang wafat pada tahun kedatangan Agustinus dari Roma membawa agama Kristen dan kepandaian baca-tulis ke Canterbury, yang sengaja ditonjolkan untuk memperlihatkan keunggulan budaya Irlandia, tampaknya menghasilkan "preseden yang tak terbantahkan dalam perdebatan mengenai kewenangan relatif Gereja Irlandia dan Gereja Roma".[20] Ratu Victoria dan Pangeran Albert diundang untuk menandatangai Kitab Kells pada 1849.[21] Seni rupa yang terkandung dalam Kitab Kells berdampak besar terhadap gerakan Kebangunan Kelt; sejumlah buku bergambar buatan zaman Victoria mengenai karya-karya iluminasi Abad Pertengahan menampilkan corak-corak hias dari Kitab Kells yang di kemudian hari banyak sekali disalin dan diadaptasi. Corak-corak hias ini ditampilkan pada hasil kriya logam, sulaman, perabot, tembikar, dan berbagai macam hasil kriya lainnya.[22]

Dari abad ke abad, Kitab Kells sudah beberapa kali dijilid ulang. Ketika dijilid ulang pada abad ke-18, pinggiran halaman-halamannya dipangkas secara kurang cermat sehingga menghilangkan sebagian kecil dari beberapa ilustrasi. Kitab Kells kembali dijilid ulang pada 1895, namun jilidannya lepas tak lama kemudian. Pada akhir era 1920-an, beberapa helai folio sengaja dilepas dan disimpan terpisah dari keseluruhan naskah. Pada 1953, ahli jilid, Roger Powell, menjilid ulang naskah ini menjadi empat jilid dan meratakan sejumlah halaman yang sudah menggelembung.[23][24] Dua dari empat jilid ini biasanya dipajang berdampingan di Trinity College, jilid yang satu dipajang dalam keadaan terbuka untuk menampilkan salah satu hiasan utama, sementara jilid yang satu lagi dipajang guna menampilkan dua halaman bertulisan dengan hiasan-hiasan kecil.[25]

Pada tahun 2000, jilid yang memuat Injil Markus dikirim ke Canberra, Australia, untuk dipajang dalam sebuah pameran naskah beriluminasi. Pengiriman ke Australia ini adalah kali keempat Kitab Kells dikirim ke luar negeri untuk dipamerkan. Sayangnya, jilid ini mengalami apa yang disebut sebagai "kerusakan kecil pada zat pewarna" dalam penerbangan menuju Canberra. Kerusakan ini diduga terjadi akibat getaran pesawat terbang selama penerbangan.[26]

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Kitab Kells memuat keempat Injil yang terdapat dalam Kitab Suci agama Kristen. Ayat-ayat Injil dalam Kitab Kels ditulis dengan tinta hitam, merah, ungu, dan kuning, menggunakan ragam huruf besar insular, serta didahului dengan prakata, ikhtisar Injil, dan konkordansi ayat-ayat Injil.[27] Sekarang ini, Kitab Kells terdiri atas 340 helai velum atau folio. Sebagian besar folio Kitab Kells merupakan bagian dari lembaran-lembaran lebih besar yang disebut dobel folio. Tiap-tiap lembar dobel folio dilipat untuk menghasilkan dua helai folio bersambung. Lembaran-lembaran dobel folio terlipat ini ditumpuk rapi dan disatukan dengan jahitan pada garis lipatannya untuk membentuk kumpulan folio bersambung yang disebut kuras. Kitab Kells memiliki beberapa helai folio yang bukan hasil lipatan dobel folio, melainkan helai-helai folio lepas yang disisipkan ke dalam kuras. Keseluruhan folio terbagi dalam 38 kuras. Setiap kuras terdiri atas 4 sampai dua belas helai folio (dua sampai enam lembar dobel folio); pada umumnya, meskipun tidak selalu, helai-helai folio Kitab Kels terkelompokkan menjadi kelompok-kelompok yang terdiri atas 10 helai folio. Beberapa helai folio adalah helai tunggal, yang seringkali merupakan halaman-halaman berisi hiasan-hiasan penting. Setelah dobel folio dilipat menjadi dua folio bersambung, tiap-tiap folio diberi guratan-guratan penanda letak tulisan, kadang-kadang pada kedua sisinya. Bekas-bekas tembuk dan guratan penanda letak tulisan masih terlihat jelas pada sejumlah halaman.[24] Velum yang digunakan sebagai media tulis adalah velum bermutu tinggi, namun tingkat ketebalan folio berbeda-beda. Beberapa helai folio hampir setebal kulit samakan, sementara beberapa helai lainnya sangat tipis hingga nyaris tembus pandang.

Ukuran dwimatra Kitab Kells saat ini adalah 330 x 250 mm. Mula-mula ukuran folio-folio Kitab Kels berbeda-beda, namun dipangkas sewaktu dijilid ulang pada abad ke-19 sehingga mendapatkan ukuran yang seragam seperti sekarang. Matra bidang yang diisi tulisan kira-kira 250 x 170 mm. Masing-masing halaman bertulisan terdiri atas 16 sampai 18 baris tulisan.[24] Kondisi naskah masih sangat bagus mengingat umurnya yang sudah sangat tua, namun ada banyak halaman yang mengalami sejumlah kerusakan pada karya seninya akibat gesekan. Sudah tentu Kitab Kells adalah sebuah hasta karya yang dikerjakan selama bertahun-tahun di sebuah skriptorium besar, namun tampaknya tidak pernah dirampungkan, karena hiasan pada beberapa halaman masih berupa goresan gambar-gambar yang belum diwarnai. Diyakini ada sekitar 30 helai folio dari naskah asli yang hilang dari abad ke abad.[24] Menurut hasil perhitungan James Ussher, ada 344 helai folio pada 1621, namun beberapa helai sudah hilang semenjak saat itu. Seluruh perkiraan jumlah folio hilang ini didasarkan atas ketidaksinambungan teks dan ketiadaan ilustrasi penting tertentu.

Isi[sunting | sunting sumber]

Buku antik ini memuat prakata-prakata, keseluruhan ayat Injil Matius, Markus, dan Lukas, serta Injil Yohanes sampai dengan ayat ke-13 dari bab ke-17 (Yohanes 17:13). Ayat-ayat Injil Yohanes selebihnya, berikut prakata-prakata yang tidak diketahui banyaknya, telah hilang dan mungkin terlepas ketika naskah ini dicuri pada abad ke-11. Prakata-prakata yang masih ada terdiri atas dua halaman tersisa dari sebuah senarai panjang nama-nama Ibrani yang termaktub dalam Injil-Injil, breves causae (ikhtisar-ikhtisar Injil), argumenta (riwayat hidup singkat penulis Injil), dan tabel kanon Eusebius. Jika dibandingkan dengan isi Kitab Injil Lindisfarne, Kitab Injil Durrow, dan Kitab Injil Armagh, mungkin sekali prakata-prakata yang hilang dari Kitab Kells juga mencakup surat Hieronimus kepada Sri Paus Damasus I perihal novum opus (karya baru), berisi penjelasan Hieronimus mengenai maksud dari ikhtiarnya menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Latin. Meskipun kurang pasti, mungkin saja tulisan-tulisan yang hilang ini juga mencakup surat Eusebius kepada Kaprianus, berisi penjelasan Ebsebius mengenai penggunaan tabel-tabel kanon Alkitab.[28] Di antara semua naskah kitab Injil insular, hanya Kitab Injil Lindisfarne yang memuat surat ini.

Hampir semua folio Kitab Kells memuat iluminasi-iluminasi kecil semacam inisial hias ini.

Hiasan kitab ini tidak terbatas pada halaman-halaman utama saja. Inisial-inisial hias dan gambar-gambar mini berupa sosok satwa dan manusia, yang seringkali dipelintir wujudnya dan terselip di tengah-tengah jalinan simpul-simpul rumit, bertaburan di seluruh halaman tulisan. Banyak nas penting, semisal nas Pater Noster, memiliki inisial-inisial hias. Halaman naskah yang memuat nas Sabda Bahagia dalam Injil Matius (folio 40v) memuat sebuah gambar miniatur besar pada margin kiri berupa huruf-huruf B pada setiap awal kalimat yang ditautkan satu sama lain sehingga membentuk sebuah rangkaian hiasan. Nas silsilah Kristus dalam Injil Lukas (folio 200r) memuat gambar miniatur serupa, yakni berupa kata-kata qui yang ditautkan satu sama lain di sepanjang margin kiri. Banyak dari gambar-gambar satwa berukuran kecil yang bertebaran di halaman-halaman bertulisan merupakan penanda "pindah ke baris berikutnya" (yaitu, penanda sisa penggalan kalimat yang ditempatkan di atas atau di bawah baris kalimat yang terpenggal). Banyak gambar-gambar satwa lain yang digunakan sekadar untuk mengisi ruang kosong pada akhir kalimat. Tak satu pun dari gambar-gambar ini yang sama coraknya. Belum pernah didapati naskah dengan hiasan sebanyak itu yang sintas dari kurun waktu sebelum pembuatan Kitab Kells.

Tingkat kerumitan hiasan Kitab Kells kadang-kadang mencengangkan, sebagaimana yang tampak pada sepenggal kecil hiasan dari halaman yang memuat monogram Ki Ro (Folio 34r)

Semua hiasan Kitab Kells bermutu tinggi dan seringkali sangat rumit. Dalam satu hiasan, yang memenuhi satu inci persegi dari halaman naskah, terdapat 158 anyaman rumit pita-pita putih berpinggiran hitam. Beberapa hiasan hanya dapat dilihat sepenuhnya jika menggunakan suryakanta, meskipun kanta-kanta dengan kemampuan memperperbesar gambar semacam ini baru dikenal orang ratusan tahun sesudah Kitab Kells dirampungkan. Corak-corak simpul dan anyaman rumit yang terdapat dalam Kitab Kells dan naskah-naskah sejenisnya memiliki kemiripan dengan corak-corak simpul dan anyaman yang terdapat pada tatahan logam dan ukiran baru dari kurun waktu yang sama. Setelah ditemukan kembali sedikit demi sedikit semenjak abad ke-19, corak-corak ini telah menjadi sangat populer. Banyak di antaranya yang kini digunakan dalam seni rupa populer, antara lain sebagai bentuk perhiasan dan gambar tato.

Tujuan pembuatan[sunting | sunting sumber]

Kitab Kells dibuat untuk kepentingan peribadatan, bukan untuk kepentingan pendidikan. Kitab Injil yang sebesar dan semewah Kitab Kells tentunya dibuat untuk dipajang di atas altar gereja, dan hanya dipindahkan dari altar untuk keperluan pembacaan Injil dalam perayaan Misa. Si pembaca pun mungkin sekali hanya mendaraskan ayat-ayat yang sudah ia hafal, alih-alih membacakannya secara langsung dari kitab Injil ini. Perlu diingat bahwa menurut keterangan dalam Kitab Tawarikh Ulster, Kitab Kells dicuri dari sakristi, yakni bilik penyimpanan wadah-wadah dan segala macam perlengkapan perayaan Misa, bukannya dicuri dari perpustakaan biara. Reka bentuk Kitab Kells tampaknya didasarkan atas maksud untuk menggunakannya dalam peribadatan, sehingga pengerjaan kitab ini lebih mengutamakan tampilan ketimbang faedah. Ada banyak sekali kekeliruan dalam penulisan kata yang dibiarkan tidak diralat. Sisa penggalan kalimat dari satu baris tulisan seringkali ditempatkan di ruang kosong pada baris tulisan di atasnya. Tajuk-tajuk bab yang perlu terlihat jelas agar tabel-tabel kanon dapat digunakan justru tidak dimasukkan ke dalam margin-margin halaman. Secara umum, segala macam tindakan yang dapat mencederai tampilan halaman sengaja dihindari: keindahan tampilannya jauh lebih diutamakan daripada faedahnya.[29]

Reproduksi[sunting | sunting sumber]

Citra faksimili folio 32v produksi Faksimile-Verlag, "Kristus bersemayam di atas singgasana"

Beberapa karya reproduksi pertama dari halaman-halaman dan bagian-bagian Kitab Kells yang mirip dengan aslinya dihasilkan oleh seniwati perupa Helen Campbell D'Olier pada era 1800-an. Ia menggunakan media velum dan mereproduksi zat-zat warna yang digunakan dalam pembuatan naskah asli.[30] Foto-foto dari gambar-gambar yang dihasilkannya dimuat dalam kajian Kitab Kells karya Edward Sullivan yang pertama kali dicetak pada 1913.[31]

Pada 1951, penerbit Swiss, Urs Graf Verlag Bern, memproduksi edisi faksimili pertama[32] dari Kitab Kells. Sebagian besar dari halaman-halaman Kitab Kells direproduksi dalam bentuk foto-foto hitam putih, namun edisi ini juga memuat empat puluh delapan foto berwarna, termasuk foto-foto seluruh halaman yang memuat hiasan sehalaman penuh. Dengan lisensi dari Badan Pengurus Trinity College Dublin, penerbit Thames & Hudson memproduksi edisi faksimili yang kedua pada 1974. Edisi ini memuat seluruh halaman dengan ilustrasi sehalaman penuh, representasi dari hiasan pada halaman-halaman bertulisan, dan sejumlah corak hias dalam ilustrasi yang diperbesar ukurannya. Seluruh reproduksi halaman-halaman Kitab Kells ini dicetak berwarna, dan pemotretan halaman naskah dikerjakan oleh John Kennedy, Green Studio, Dublin.

Pada 1979, penerbit Swiss di Kota Luzern, Faksimile-Verlag, meminta izin untuk memproduksi edisi faksimili berwarna dari Kitab Kells. Mula-mula permintaan izin ini tidak dikabulkan karena para pengurus Trinity College mengkhawatirkan risiko kerusakan Kitab Kells yang terlalu tinggi. Pada 1986, Faksimile-Verlag telah mengembangkan sebuah proses yang menggunakan teknik pengisapan lembut untuk meratakan lembaran halaman agar dapat difoto tanpa perlu disentuh, sehingga akhirnya mendapatkan izin untuk menerbitkan sebuah edisi faksimili yang baru.[33] Sesudah tiap-tiap halaman difoto, satu halaman faksimili dicetak agar warna-warna pada hasil cetakan dapat dibandingkan secara cermat dengan warna-warna pada halaman naskah sehingga tindakan penyesuaian dapat segera dilakukan bilamana perlu. Keseluruhan hasilnya diterbitkan pada 1990 dalam dua jilid buku yang memuat citra-citra faksimili beserta ulasan ilmiah. Satu eksemplar dari edisi ini disimpan oleh Gereja Anglikan di Kells, di situs biara Kells yang dulu menjadi tempat penyimpanan naskah aslinya.

Folio 183r dari edisi faksimili Kitab Kells tahun 1990, berisi kalimat "Erat autem hora tertia" (Markus 15:25).

Mario Kleff juga mereproduksi folio-folio dari Kitab Kells, dan bersama-sama dengan Urs Düggelin dari Faksimile-Verlag menggelar sebuah pameran Kitab Kells berikut halaman-halaman faksimili yang ia hasilkan. Citra-citra faksimili ini dihasilkan melalui penggunaan teknik-teknik yang orisinal dan dipamerkan di Museum Keuskupan Trier.[34]

Pusat warisan sejarah Celtworld di Tramore, County Waterford, yang dibuka pada 1992 namun terpaksa berhenti beroperasi pada 1995 akibat kesulitan keuangan itu, juga memamerkan sebuah replika Kitab Kells. Pembuatan replika ini menghabiskan biaya sekitar £18.000.[35]

Pada 1994, Bernard Meehan, petugas penyimpan naskah di Trinity College Dublin, membuat sebuah buklet pengenalan Kitab Kells yang memuat 110 gambar berwarna dari naskah ini. Buku karyanya yang terbit pada 2012 memuat lebih dari 80 halaman reproduksi berwarna yang seukuran dengan naskah asli.[16]

Sebuah salinan digital dari Kitab Kells diproduksi oleh Trinity College pada 2006 dan dijual melalui Trinity College dalam bentuk DVD-ROM. Salinan digital ini memiliki kelebihan dapat disimak halaman per halaman tampilan, dua halaman sekali tampil atau satu halaman dengan ukuran yang diperbesar sekali tampil. Ada pula sejumlah ulasan mengenai halaman-halaman tertentu serta sejarah dari Kitab Kells. Pengguna diberi pilihan untuk melakukan pencarian dengan kategori iluminasi khusus, antara lain satwa, huruf kapital, dan malaikat. Salinan digital ini diecer dengan harga sekitar €30 namun sudah dihentikan. Gambar-gambar yang pernah diterbitkan oleh Faksimile-Verlag kini tersedia daring di portal Koleksi Digital Trinity College.

Dalam film[sunting | sunting sumber]

Film animasi produksi tahun 2009 yang berjudul The Secret of Kells menceritakan sebuah kisah fiksi mengenai pembuatan Kitab Kells oleh seorang rahib uzur bernama Aidan dibantu seorang rahib muda bernama Brendan, yang gigih mengerjakan naskah ini di tengah-tengah ancaman penyerbuan bangsa Viking. Film animasi ini dikerjakan di bawah arahan Tomm Moore, dan dinominasikan sebagai penerima penghargaan Piala Oscar untuk Film Animasi Terbaik pada 2009.[36] Film ini menuai pujian karena menampilkan kilasan gambar-gambar animasi dari halaman-halaman beriluminasi yang terdapat dalam Kitab Kells.[37]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e Henry, 1974, hlm. 150.
  2. ^ Seluruh naskah dalam kumpulan ini berikut tarikh pembuatannya dibahas dalam Henry, 1974, hlmn. 150–151.
  3. ^ Robert G. Calkins membahas tentang naskah-naskah utama secara berurutan dalam hlmn.30–92, demikian pula Carl Nordenfalk.
  4. ^ Meyvaert, hlm. 11
  5. ^ Sullivan 1952, hlmn. 19–20.
  6. ^ Meehan 1994, hlm. 91.
  7. ^ Kennedy, Brian. "Celtic Ireland." The Book of Kells and the Art of Illumination. Penyunting: Pauline Green. Canberra, Australia: Publications Department of the National Gallery of Australia. 2000. Print.
  8. ^ McCaffrey, Carmel; Leo Eaton (2002). In Search of Ancient Ireland: The Origins of the Irish from Neolithic Times to the Coming of the English. Chicago: New Amsterdam Books. ISBN 1-56131-072-7. 
  9. ^ Meyvaert, hlmn. 12-13, 18
  10. ^ Dodwell, hlm. 84
  11. ^ Meyvaert, hlm. 12, keterangan 26; Sharpe, Richard. "In quest of Pictish manuscripts." The Innes Review . 59.2 (2008): hlmn. 145–146.
  12. ^ Sir Edward Sullivan, hlm.4. Book of Kells 1920
  13. ^ Columkille adalah sebutan yang paling lazim bagi Santo Kolumba di Irlandia."St. Columkille". Library Ireland. Diakses tanggal 8 Maret 2008. 
  14. ^ "The Annals of Ulster". CELT: Corpus of Electronic Texts. Diakses tanggal 8 Maret 2008. 
  15. ^ O'Donovan, John. "The Irish Charters in the Book of Kells". University College Cork. Diakses pada 29 Februari 2008.
  16. ^ a b Banville, John (23 November 2012). "Let there be light: The enduring fascination of Ireland's monastic masterpiece, the Book of Kells". ft.com. Diakses tanggal 1 Desember 2012. 
  17. ^ Dodwell, hlm. 84. Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, Kolumba sesungguhnya hidup pada masa sebelum semua perkiraan tarikh pembuatan naskah ini.
  18. ^ Henry, 1974, hlm. 165.
  19. ^ Sullivan, The Book of Kells 1920, hlm. 5.
  20. ^ De Hamel, hlm.133
  21. ^ De Hamel, hlm.134 Sebenarnya mereka menandatangani lembaran kosong buatan zaman modern yang selanjutnya dijilid bersama-sama dengan Kitab Kells. Halaman yang memuat tanda tangan pasangan ini dikeluarkan ketika Kitab Kells dijilid ulang pada 1953.
  22. ^ De Hamel, hlmn.134-135
  23. ^ Hoops, Johannes (penyunting) "Reallexikon der Germanischen Altertumskunde". Walter De Gruyter Inc, September 2001, hlm. 346. ISBN 3-11-016950-9
  24. ^ a b c d Henry, 1974, hlm. 152.
  25. ^ "Library: The Book of Kells". Trinity College Dublin. Diakses tanggal 15 September 2010. 
  26. ^ "Book of Kells is damaged". The Guardian. 14 April 2000. Diakses tanggal 16 June 2015. 
  27. ^ Meehan 1994, 9.
  28. ^ Henry, 1974, hlm. 153.
  29. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Calkins7982
  30. ^ Strickland, Walter (1913). A dictionary of Irish artists. Dublin and London: Maunsell & Co. 
  31. ^ Sullivan, Edward (1920). The Book of Kells. "The Studio" Limited. hlm. 46. 
  32. ^ Announcements. Speculum, Jld. 23, No. 3, Juli 1948. hlmn. 555–558.
  33. ^ McGill, Douglas. "Irelands's Book of Kells is Facsimiled". New York Times, 2 Juni 1987. Diakses pada 28 Februari 2008.
  34. ^ Noyer, Catherine (19 Oktober 1997). "Book of Kells". PAULINUS. Trier. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Juli 2010. Diakses tanggal 16 Agustus 2010. 
  35. ^ John Murray, Tony Wheeler, Sean Sheehan. Ireland: a travel survival kit. Page 198. Lonely Planet, 1994.
  36. ^ "The 82nd Academy Awards (2010) Nominees and Winners". Academy of Motion Picture Arts and Sciences. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 Oktober 2014. Diakses tanggal 28 November 2012. 
  37. ^ Felperin, Leslie (25 Februari 2009). "Brendan and the Secret of Kells". Variety Magazine. Diakses tanggal 2 Desember 2009. ;Jeremy W. Kaufmann dari situs web Ain't It Cool News menyebut animasinya "benar-benar cemerlang,"Kaufmann, Jeremy W. (17 Juli 2009). "An Early Look at Distinctive Animated Film The Secret of Kells – US Premiere This Weekend". Ain't It Cool News. Diakses tanggal 2 Desember 2009.  dan para pemberi ulasan di majalah bulanan Starlog menyebutnya sebagai "salah satu di antara film-film animasi independen dengan gambar terhebat sepanjang masa yang digambar dengan tangan."Koller, Cameron and Riley (2 Desember 2009). "THE SECRET OF KELLS: The Little Movie That Should". Starlog.com. Diakses tanggal 4 Desember 2009. 

Sumber[sunting | sunting sumber]

  • Alexander, J.J.G. (1978). Insular Manuscripts: Sixth to Ninth Century [Naskah-Naskah Insular: Abad VI Sampai Abad IX]. London: Harvey Miller. ISBN 0-905203-01-1. 
  • Calkins, Robert G. (1983). Illuminated Books of the Middle Ages [Buku-Buku Beriluminasi dari Abad Pertengahan]. Ithaca, NY: Cornell University Press. ISBN 0-8014-1506-3. 
  • de Hamel, Christopher (2016). Meetings with Remarkable Manuscripts [Perjumpaan-Perjumpaan Dengan Naskah-Naskah Yang Menakjubkan]. Allen Lane. ISBN 978-0-241-00304-6. 
  • Dodwell, Charles Reginald (1993). The pictorial arts of the West, 800–1200 [Seni-Seni Gambar Dunia Barat, 800-1200]. New Haven: Yale University Press. ISBN 0-300-06493-4. 
  • Fuchs, Robert; Doris Oltrogge (1994). "Colour material and painting technique in the Book of Kells". Dalam Felicity O'Mahony. The Book of Kells: Proceedings of a conference at Trinity College, Dublin, September 6–9, 1992 [Kitab Kells: Notula konferensi di Trinity College, Dublin, 6-9 September 1992]. Brookfield, Vt.: Scolar Press. hlm. 133–171. ISBN 0-85967-967-5. 
  • Henderson, George (1987). From Durrow to Kells: The Insular Gospel-books, 650–800 [Dari Durrow Sampai Kells: Kitab-Kitab Injil Insular, 650-800]. New York: Thames and Hudson. ISBN 0-500-23474-4. 
  • Henry, Françoise (1974). The Book of Kells: Reproductions from the Manuscript in Trinity College, Dublin [Kitab Kells: Reproduksi-Reproduksi Naskah di Trinity College, Dublin]. New York: Alfred A Knopf. ISBN 0-394-49475-X. 
  • Meehan, Bernard (1994). The Book of Kells: An Illustrated Introduction to the Manuscript in Trinity College Dublin [Kitab Kells: Sebuah Pengantar Berilustrasi Atas Naskah di Trinity College Dublin]. New York: Thames and Hudson. ISBN 0-500-27790-7. 
  • Meyvaert, Paul. "The Book of Kells and Iona." [Kitab Kells dan Iona]. The Art Bulletin, Jld. 71, No. 1 (Mar. 1989), hlmn. 6–19 JSTOR
  • Nordenfalk, Carl (1977). Celtic and Anglo-Saxon Painting: Book Illumination in the British Isles 600–800 [Lukisan Kelt dan Angli-Saksen: Iluminasi Buku di Kepulauan Britania]. New York: George Braziller. ISBN 0-8076-0825-4. 
  • Sullivan, Edward (1952). The Book of Kells [Kitab Kells]. London: Studio Publications. ISBN 1-85170-196-6. 
  • Walther, Ingo F.; Norbert Wolk (2001). Codices Illustres: The World's Most Famous Illuminated Manuscripts, 400 to 1600 [Codices Illustres: Naskah-Naskah Beriluminasi Paling Sohor di Dunia]. Köln: Taschen. ISBN 3-8228-5852-8. 
  • Werner, Martin (June 1972). "The Madonna and Child Miniature in the Book of Kells, Part II" [Miniatur Bunda dan Kanak-Kanak dalam Kitab Kells, Bagian II]. Art Bulletin. College Art Association. 54 (2): 129–139. doi:10.2307/3048962. JSTOR 3048962. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Alton, E. H. dan P. Meyer. Evangeliorum quattuor Codex Cenannensi. 3 jilid. Bern: Urs Graf Verlag, 1950-1951.
  • Brown, T. J. "Northumbria and the Book of Kells". Anglo-Saxon England I (1972): 219–246.
  • De Paor, Liam. "The world of the Book of Kells," dalam Ireland and early Europe: essays and occasional writings on art and culture. Dublin: Four Courts Press, 1997. ISBN 1-85182-298-4
  • Farr, Carol Ann. The Book of Kells: Its Function and Audience (British Library Studies in Mediaeval Culture, 4). London: British Library & Toronto: University of Toronto Press, 1997. ISBN 0-7123-0499-1.
  • Farr, Carol, "Cosmological and Eschatological Images in the Book of Kells: Folios 32v and 114r.," dalam Elizabeth Mullins dan Diarmuid Scully (penyunting), Listen, O Isles, unto me: Studies in Medieval Word and Image in honour of Jennifer O'Reilly (Cork, 2011), 291–301.
  • Forbes, Andrew ; Henley, David (2012). Pages from the Book of Kells. Chiang Mai: Cognoscenti Books. ASIN: B00AN4JVI0
  • Friend, A. M., Jr. "The Canon Tables of the Book of Kells". Dalam Mediæval Studies in Memory of A. Kingsley Porter, penyunting W. R. K. Koehler. Jld. 2, hlmn. 611–641. Cambridge, Mass.: Harvard University Press, 1939.
  • Henderson, Isabel, "Pictish art and the Book of Kells", dalam : Whitelock, Dorothy, Rosamund McKitterick, dan David N. Dumville (penyunting), Ireland in early medieval Europe: studies in memory of Kathleen Hughes, 1982, Cambridge University Press, 79–105.
  • Lewis, Susanne. "Sacred Calligraphy: The Chi Rho Page in the Book of Kells". Traditio 36 (1980): 139–159.
  • Lyons, Martyn. Books: A Living History. Los Angeles: J. Paul Getty Museum. (2011). 43-44.
  • McGurk, P. "Two Notes on the Book of Kells and Its Relation to Other Insular Gospel Books". Scriptorium 9 (1955): 105–107.
  • Meehan, Bernard. The Book of Kells: An Illustrated Introduction to the Manuscript in Trinity College Dublin. London: Thames and Hudson, 1994
  • Mussetter, Sally. "An Animal Miniature on the Monogram Page of the Book of Kells". Mediaevalia 3 (1977): 119–120.
  • Nordenfalk, Carl. "Another Look at the Book of Kells". Dalam Festschrift Wolfgang Braunfels, hlmn. 275–279. Tübingen: Wasmuth, 1977.
  • O'Mahony, Felicity (penyunting), The Book of Kells: Proceedings of a conference at Trinity College Dublin, 6–9 September 1992. Dublin: Trinity College Library and Scolar Press, 1994.
  • O’Reilly, Jennifer. "The Book of Kells, Folio 114r: A Mystery Revealed yet Concealed." Dalam The Age of Migrating Ideas: Early Medieval Art in Northern Britain and Ireland. Proceedings of the Second International Conference on Insular Art held in the National Museum of Scotland in Edinburgh, 3–6 January 1991, penyunting R. Michael Spearman dan John Higgit, 106-114. Edinburgh: National Museum of Scotland, 1993.
  • Powell, Roger. "The Book of Kells, the Book of Durrow, Comments on the Vellum and the Make-up and Other Aspects". Scriptorum 10 (1956), 12–21.
  • Pulliam, Heather. Word and Image in the Book of Kells. Dublin: Four Courts Press, 2006. ISBN 1-85182-925-3.
  • Sullivan, Sir Edward (1920). The Book of Kells. "The Studio" Limited. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]