Keong Gondang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Pila ampullacea (Keong gondang)
Pila ampullacea pilidae 000.JPG
The shell and operculum of Pila ampullacea
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Mollusca
Kelas: Gastropoda
(tanpa takson): clade Caenogastropoda

informal group Architaenioglossa

Superfamili: Ampullarioidea
Famili: Ampullariidae
Subfamili: Ampullariinae
Bangsa: Ampullariini
Genus: Pila
Spesies: Pila ampullacea
(Linnaeus)

Keong Gondang (Lat.: Pila ampullacea) adalah keong air tawar yang tersebar di di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.[1] Cangkang besar mengkilap, berbentuk seperti bola tenis, berwarna hijau kekuningan atau kecoklatan, dihiasi jalur-jalur coklat.[1] Hewan bercangkang ini dikenal pula sebagai keong gondang, siput sawah, siput air, atau tutut.[2] Hidup di perairan tenang, seperti rawa dan danau, serta sungai yang berarus lambat, dan dapat merayap di luar air.[1] Makanannya aneka macam tumbuh-tumbuhan air.[1] Hewan ini bertelur di atas permukaan air, telurnya di tempel pada tumbuhan air atau benda lain yang terapung, dapat dimakan dan merupakan komuditi perdagangan bahkan ekspor.[1] Selain itu juga dikenal sebagai vektor penyakit radang otak yang disebabkan parasit cacing nematoda (Lat.: Angiostrongylus), yang dapat membawa kematian kepada penderita.[1]

Manfaat[sunting | sunting sumber]

Kaya Protein[sunting | sunting sumber]

Keong gondang atau tutut mengandung zat gizi makronutrien berupa protein dengan kadar yang cukup tinggi.[2] Selain itu, mengandung asam amino esensial dan mikronutrien berupa mineral yaitu kalsium yang sangat dibutuhkan tubuh.[2] Hewan lunak berlendir ini juga rendah lemak, jadi sangat baik jika dikonsumsi.[2] Dengan pengelolaan yang tepat, tutut bisa menjadi sumber protein hewani yang bermutu dengan harga murah daripada kambing, ayam atau sapi.[2]

Mengobati Jerawat[sunting | sunting sumber]

Lendirnya bisa digunakan untuk mengobati jerawat yang meradang.[2] Di negara yang lebih maju, lendir siput diproses dengan teknologi canggih dan dijadikan bahan dasar dari beberapa produk kecantikan, yang mana fungsinya juga bisa regenerasi kulit atau dapat mengurangi kerutan di wajah.[2]

Obat berbagai penyakit[sunting | sunting sumber]

Dengan pengolahan yang tepat, keong gondang bisa dijadikan penunjang kesembuhan penyakit hepatitis B, liver, diabetes, TBC, asma, maag sampai ke penyakit sembelit, influenza dan penambah napsu makan.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f (Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-3. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects. hal 1743.
  2. ^ a b c d e f g h (Indonesia) "ningharmanto.net". Manfaat Keong Sawag atau Tutut. Diakses tanggal 14 Juni 2014.