Jasper

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Brown Jasper, yang sering disebut Peroso Ogi

Jasper, adalah salah satu jenis batu mulia yang termasuk keluarga dari batu Chalcedony. Batu Jasper ini memiliki tingkat kekerasan antara enam hingga tujuh skala Mohs. Pada umumnya batu Jasper tidak tembus cahaya (opaque). Batu Jsper ini terdiri dari beberapa jenis, di antara Jasper pancawarna,Jasper Merah darah, dan Jasper yang memiliki berbagai motif warna seperti( merah kebiruan, coklat, merah hitam serta ada yang berwarna abu abu). Di Indonesia, terdapat banyak jenis batu Jasper yang cukup terkenal seperti bloodstone, Jasper Karangnunggal dan brown jasper. Brown Jasper bisa ditemukan di sekitar daerah Wajo, Sulawesi Selatan. Oleh masyarakat sekitar lebih dikenal dengan nama batu peroso ogi, atau pyrus bugis karena tekstur dan warnanya yang mirip seperti batu pyrus turquoise.

Batu Jasper merupakan jenis batuan mineral serta sedimen lava vulkanik yang mengalami proses pembentukan secara kimiawi. Jasper mengalami proses pemanasan yang berasal dari proses magmatik atau intrusi. Sifat kimiawi jasper dapat dipengaruhi oleh komposisi kimia batuan sebelumnya yang saling mengikat serta unsur-unsur kimia saat terbentunya batuan tersebut.

Batu Jasper ini termasuk salah satu jenis keluarga kalsedon, tergolong kedalam siliceous sedimentary stone (Batuan sedimen dengan komposisi utama SiO2), kekerasannya berkisar antara 6,5-7 pada skala mohs, berat jenis 2,88-2,89, indeks bias 1,54, struktur kristal mikron dalam sistem trigonal. Bedanya batu jasper dengan kalsedon adalah : batu jasper tidak tembus cahaya. Sedangkan kalsedon kebanyakan dapat tembus cahaya. Batu Jasper memiliki banyak sekali variasi warna, dan motif. Hal ini disebabkan oleh perubahab secara kimiawi serta pengaruh lingkungan pada saat pembentukan batu tersebut. Berikut beberapa jenis batu Jasper yang memiliki tekstur atau motif, serta keindahan serta ciri khas yang sering ditemukan pada batu Jasper.


Ciri-ciri Batu Jasper:

  1. Satu warna/ masif (kompak, pejal) : Merah, Hijau, Hitam, Kuning, Putih, Coklat, Biru, Krem/ tulang, dll.
  2. Berlapis-lapis (flake)/ beberapa warna mirip kue lapis ini didasari atas perbedaan komposisi kimia,dari masing-masing warna yang memiliki komposisi kimia sendiri namun unsur utamanya tetap SiO2.
  3. Bintik-bintik (spots) atau sepert totol-totol.
  4. Garis-garis (lines) : membentuk garis-garis yang berbeda warna dan menyeluruh ini akibat komposisi pembentukan jasper dengan unsure kimia yang berbeda.
  5. Kalsedoni/ kaledon (calsedony) : sebagian dapat membiaskan cahaya.
  6. Tesktur/ motif yang terdapat dalam batu jasper banyak memiliki keindahan tersendiri bahkan bernilai tinggi, juga memiliki keberuntungan tersendiri dalam menemukan tema gambar (artistik, esotik, expresi dan natural).


Ukuran batu jasper berpariatif dari mulai ukuran koral (2-10 cm) sampai ukuran sangat besar (kilo-ton). Batu Jasper banyak ditemukan di seluruh wilyah Nusantara namun ada di wilayah Jawa Barat yang disebut kerajaan Jasper yaitu di daerah Karangnunggal kota Tasikmalaya Jawa Barat mengingat di daerah ini pernah ditemukan batu jasper seberat lebih dari 200 ton. Batu Jasper masuk juga dalam kelompok Kristal Quartz (Kuarsa), disebutkan bahwa batuan yang masuk kategori Kristal Quartz (Kuarsa), antara lain : Kristal Agate (akik), Kristal Amethyst (kecubung), Kristal Chalcedony, Onyx (batu krisopras) dan Permata Jasper. Dengan melihat tekstur, motif, dan warna serta sifat lainnya, batu Jasper dapat digolongkan menjadi beberapa jenis diantaranya yaitu:


Jenis dan Motif Batu Jasper

  1. Jasper Watu Geni
  2. Jasper Nogo Sui
  3. Jasper Heliotrope
  4. Jasper Bloodstone atau Le Sang Du Christ (Batu darah kristus).
  5. Jasper Pancawati : karakteristik dari batu jasper ini memiliki warna dominan hijau atau kebiruan dengan motif berlapis, bintik-bintik berwarna merah atau sedikit kombinasi dengan kuning atau agak coklat bahkan putih. Batu Jasper ini banyak ditemukan di daerah aliran sungai (DAS) Klawing Purbalingga – Jawa Tengah.
  6. Batu Jasper Pancawarna : Jasper dengan berbagai warna (minimal 5 warna dalam satu batu), dapat bersifat opaque (tidak tembus), dapat juga bersifat translucent(membiaskan cahaya/ kalsedoni), namun pada umunya pancawarna ini bersifat opaque yang memiliki tekstur/ motifnya sangat bervariasi dengan berbagai warna dan corak gambar (artistik). Batu Jasper ini banyak ditemukan di daerah Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Cianjur Selatan-Jawa Barat dan di daerah Lebak, Ujungkulon-Banten.
  7. Jasper/ Kulitan/ Dawuk : Batu Jasper berwarna, coklat, abu2, kehitaman, atau kebiruan dengan motif yang masif atau berlapis yang biasanya bersifat opaque. Batu Jasper dengan teknik gosok/ poles yang cukup baik maka dapat ditemukan bentukan/corak yang dapat menyerupai suatu gambar-gambar yang artistik. Batu Jasper ini banyak ditemukan di seluruh wilayah Nusantara termasuk Kepulauan Bacan yang terletak di Maluku Utara.
  8. Batu Jasper Kalsedoni (Calsedony): Adalah batu Jasper yang terdiri dari dua warna atau lebih, dan Jasper jenis ini memiliki bagian tembus cahaya. Batu Jasper jenis kalsedon ini lebih banyak ditemukan di pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan.


Jenis Batu Jasper Yang Terkenal Di Pasar Batu Mulia Indonesia :

  1. Jasper Merah (red jasper), Jasper masif, Jasper Karangnunggal.
  2. Jasper Hijau (green jasper) masif, dan motif Banten.
  3. Pancawarna Edong (cukup fantastis harganya saat ini dan paling banyak diminati)
  4. Pancawarna Bungbulang Garut dengan berbagai corak dan warna serta kalsendon
  5. Pancawarna Purbalingga atau batu Klawing le sung du christ atau disebut juga batu darah kristus)
  6. Nogosui atau dikenal dengan nama bloodstone.
  7. Jasper putih tulang, Jasper coklat, Jasper hitam, dan natural jasper.
  8. Jasper pyrus, jenis (telur remuk, urat emas, dll)
  9. Jasper fosil dari bahan kayu yang telah mati dan tertimbun selama puluhan, ratusan, bahkan jutaan tahun di dalam tanah.
  10. Jasper tumbuhan hidup atau disebut juga moss agate.


Pranala luar[sunting | sunting sumber]