Iodometana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Iodometana
Gambar
Gambar
Gambar
Identifikasi
Singkatan
  • Halon 10001
  • MeI
Nomor CAS 74-88-4
PubChem 6328
Nomor EINECS 200-819-5
KEGG C18448
MeSH methyl+iodide
ChEBI 39282
ChemSpider 6088
Nomor RTECS PA9450000
SMILES CI
Referensi Beilstein 969135
Referensi Gmelin 1233
Sifat
Rumus kimia CH3I
Massa molar 141.94 g mol−1
Penampilan Cairan tak berwarna
Bau menyengat, seperti eter[2]
Densitas 2,28 g mL−1
Titik lebur 206,7 K
Titik didih 315,5 sampai 315,9 K
Kelarutan dalam air 14 g L−1 (pada 20 °C (68 °F))[3]
log P 1,609
Tekanan uap 54,4 kPa (at 20 °C (68 °F))
kH 1,4 μmol Pa−1 kg−1
Indeks bias (nD) 1,530–1,531
Struktur
Bentuk molekul Tetrahedron
Termokimia
Entalpi pembentukan standarfHo) −14,1–−13,1 kJ mol−1
Entalpi
pembakaran
standar
ΔcHo298
−808,9–−808,3 kJ mol−1
Kapasitas kalor (C) 82,75 J K−1 mol−1
Bahaya
Klasifikasi EU Beracun T
NFPA 704
NFPA 704.svg
1
3
1
 
Frasa-R R21, R23/25, R37/38, R40
Frasa-S (S1/2), S36/37, S38, S45
Batas imbas kesehatan Amerika Serikat (NIOSH):
LD50
  • 76 mg kg−1 (oral, mencit)[3]
  • 800 mg kg−1 (dermal, marmot)
LC50 1550 ppm (mencit, 30 menit)
860 ppm (tikus, 57 menit)
220 ppm (mencit, 4 jam)[4]
Senyawa terkait
Iodometana terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25 °C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Struktur molekul iodometana
Struktur 3 dimensi dari iodometana

Iodometana, atau metil iodida (MeI), adalah suatu senyawa kimia dengan rumus molekul CH3I. Senyawa ini merupakan cairan dengan densitas dan tekanan uap yang tinggi. Senyawa ini merupakan turunan dari metana dengan salah satu atom hidrogen digantikan oleh atom iodin, dan memiliki momen dipol 1.59 D. Senyawa ini dapat bercampur dengan sempurna dalam pelarut-pelarut organik. Senyawa ini merupakan cairan tak berwarna, namun jika terkena cahaya, menimbulkan sedikit warna keunguan karena pembentukan iodin (I2). Proses ini dapat dihambat jika senyawa ini disimpan dalam logam tembaga. Metil iodida sering digunakan dalam sintesis organik, sebagai pemberi gugus metil. Senyawa ini dihasilkan dalam ladang beras dalam jumlah yang kecil.[5]

Metil iodida digunakan sebagai reagen substitusi nukleofilik, terutama SN2, karena memiliki halangan sterik yang kecil sehingga terbuka bagi serangan nukleofil, dan juga memiliki gugus pergi yang baik (iodida), sehingga senyawa ini amat reaktif dalam reaksi tersebut. Contohnya, senyawa ini digunakan dalam metilasi fenol atau asam karboksilat.

Metilasi fenol atau asam karboksilat menggunakan iodometana.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "methyl iodide - Compound Summary". PubChem Compound. USA: National Center for Biotechnology Information. 26 March 2005. Identification. Diakses tanggal 25 February 2012. 
  2. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama PGCH
  3. ^ a b Record in the GESTIS Substance Database of the IFAGalat skrip: tidak ada modul tersebut. Galat skrip: tidak ada modul tersebut.
  4. ^ "Methyl iodide". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  5. ^ K. R. Redeker, N.-Y. Wang, J. C. Low, A. McMillan, S. C. Tyler, and R. J. Cicerone (2000). "Emissions of Methyl Halides and Methane from Rice Paddies". Science 290: 966–969. doi:10.1126/science.290.5493.966.