Inositol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
myo-Inositol[1]
myo-Inositol
myo-Inositol
Nama
Nama IUPAC
(1R,2R,3S,4S,5R,6S)-cyclohexane-1,2,3,4,5,6-hexol
Nama lain
cis-1,2,3,5-trans-4,6-Cyclohexanehexol , Cyclohexanehexol,
Mouse antialopecia factor,
Nucite, Phaseomannite,
Phaseomannitol,
Rat antispectacled eye
factor, and Scyllite
(for the structural
isomer scyllo-Inositol)
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
KEGG
UNII
Sifat
C6H12O6
Massa molar 180,16 g/mol
Densitas 1,752 g/cm3
Titik lebur 225 hingga 227 °C
Farmakologi
Kode ATC A11HA07
Bahaya
Titik nyala 143 °C
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Inositol adalah komponen utama membran sel yang berikatan dengan molekul fosfatidilkolin.[2]

Isomer dan struktur[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah isomer dari inositol[3]

Myo-inositol.svg Scyllo-inositol.svg Muco-inositol.svg Chiro-inositol.svg
myo- scyllo- muco- chiro-
Neo-inositol.svg Allo-inositol.svg Epi-inositol.svg
Cis-inositol.svg
neo- allo- epi- cis-

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Senyawa inositol memiliki berat molekul sebesar 180,16.[4] Senyawa ini termasuk dalam golongan nutrien esensial bagi sebagian besar hewan tingkat tinggi.[4] Salah satu turunan inositol adalah asam fitat, senyawa ini dibentuk dari esterifikasi 6 gugus hidroksil dengan 6 molekul asam fosfat.[4] Asam fitat dapat menyebabkan dekalsifikasi dan demineralisasi.[4] Turunan lainnya adalah insektisida yang bekerja secara kompetitif dengan inositol di dalam perut serangga.[4] Insektisida ini adalah heksahidroksi sikloheksan.[4]

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Inositol memiliki fungsi untuk melancarkan aliran lemak dari hati dan juga ke dalam hati.[2] Jika tubuh kekurangan zat ini, maka akan mengakibatkan ketidaklancaran aliran lemak dari empedu.[2] Inositol juga mampu menyembuhkan kelainan saraf akibat penyakit diabetes mellitus, yaitu diabetic neuropathi.[2] Suplementasi inositol akan memperbaiki aliran saraf penderita diabetes mellitus.[2]

Sumber[sunting | sunting sumber]

Sumber untuk suplementasi inositol adalah dari makanan.[2] Salah satu sumbernya adalah dengan mengonsumsi tanaman sayur dari kelompok biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti kacang panjang, buncis, dan kacang kedelai.[2] Inositol yang terkandung dalam tanaman sayur akan berbentuk senyawa lain, yaitu senyawa asam fitat.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Merck Index, 11th Edition, 4883.
  2. ^ a b c d e f g h Winarto WP. 2004. “Memanfaatkan Tanaman Sayur untuk Mengatasi Aneka Penyakit. Tangerang : AgroMedia Pustaka.
  3. ^ S. M. N. Furse (2006). The Chemical and Bio-physical properties of Phosphatidylinositol phosphates, Thesis for M.Res. Imperial College London. 
  4. ^ a b c d e f Makfoeld et al. 2002. “Kamus Istilah Pangan dan Nutrisi. Yogyakarta : Kanisius.