Injil orang Ebionit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
An illuminated manuscript
Tulisan karya Epifanius dari Salamis, Panarion, merupakan sumber utama mengenai Injil orang Ebionit.

Injil orang Ebionit merupakan nama konvensional yang diberikan oleh para sarjana[n 1] untuk sebuah naskah apokrifa Perjanjian Baru yang hanya terlestarikan dalam tujuh kutipan singkat pada tulisan mengenai ajaran-ajaran Kristen sesat yang disebut Panarion, karya Epifanius dari Salamis.[n 2] Para sarjana menganggap Epifanius keliru menafsirkan naskah itu sebagai "Injil orang Ibrani", yang diyakininya sebagai versi yang disingkat dan diubah dari Injil Matius.[1] Kutipan-kutipan itu termaktub dalam suatu polemik yang menjabarkan ketidaksesuaian ajaran dan praktik sekte Kriten Yahudi yang dikenal sebagai kaum Ebionit dibandingkan dengan ajaran yang didasarkan dari Kredo Nicea.[n 3]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Epifanius diyakini mendapatkan sebuah naskah injil yang disebutnya berasal dari kaum Ebionit ketika ia menjabat sebagai uskup di Salamis, Siprus.[2] Hanya dia di antar para bapa gereja yang mengidentifikasi Siprus sebagai salah satu "akar" ajaran Ebionit.[2] Naskah injil ini hanya terlestarikan dalam bentuk tujuh kutipan singkat oleh Epifanius dalam Bab 30 buku heresiologi karangannya, Panarion, atau "Kota Obat-obatan" ("Medicine Chest"), (~ tahun 377)[n 4] sebagai suatu polemik melawan ajaran Ebionisme.[3]

Istilah Injil orang Ebionit merupakan penamaan modern; tidak ada dokumen gereja awal yang menyebut naskah dengan nama tersebut.[4] Epifanius mengidentifikasinya sebagai "dalam Injil yang digunakan oleh mereka, dikatakan 'menurut Matius'" dan "mereka menyebutkan '[injil dari] orang Yahudi'".[n 5][5] Sejak tahun 1689 pendeta Perancis, Richard Simon menyebut teks ini "Injil orang Ebionit".[6] Nama ini kemudian dipakai oleh para sarjana sebagai cara mudah untuk menandai naskah injil yang mungkin digunakan oleh orang Ebionit menurut anggapan Epifanius yang disebut sebagai versi Ibrani dari Injil Matius.[7]

Komposisi[sunting | sunting sumber]

Terdapat kesepakatan umum mengenai tujuh kutipan Epifanius yang disadur dalam edisi kritikal "Jewish Christian gospels" (Injil-injil Kristen Yahudi) karya Philipp Vielhauer dan Georg Strecker, yang diterjemahkan oleh George Ogg, dalam buku Schneemelcher, New Testament Apocrypha.[n 6][n 7]

  • Kutipan 1-3:
Pada masa Herodes, raja Yudea, di bawah Imam Besar Kayafas, datanglah Yohanes dan membaptiskan dengan baptisan pertobatan di sungai Yordan; ia dikatakan berasal dari suku Harun dan seorang putra imam Zakharia dan Elisabet maka datanglah semua orang kepadanya. (13.6) Dan pada waktu Yohanes membaptiskan, datanglah orang-orang Farisi kepadanya dan dibaptiskan dan juga seluruh Yerusalem. Ia And it came to pass when John baptized, that the Pharisees came to him and were baptized, and all Jerusalem also. Ia memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya madu hutan, yang rasanya seperti manna, dan berbentuk seperti kue minyak. (13.4) Setelah orang-orang dibaptiskan, datanglah juga Yesus, dan dibaptiskan oleh Yohanes. Dan ketika Ia keluar dari dalam air, terbukalah langit, dan Ia melihat Roh Kudus turun dalam bentuk burung merpati, dan masuk ke dalam-Nya. Dan sebuah suara terdengar dari langit: 'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, Thou art my beloved Son, dan dalam Engkau Aku berkenan'. Dan lagipula: 'Hari ini Aku memperanakkan Engkau'. Dan kemudian sebuah terang besar menerangi tempat itu. Dan Yohanes memandang-Nya, katanya: 'Siapakah Engkau, Tuhan'? Maka sebuah suara terdengar dari langit: 'Inilah Anakku yang Kukasihi, kepada-Nya aku berkenan'. Dengan itu Yohanes tersungkur berlutut dan berkata: 'Aku mohon kepada-Mu, Tuhan, baptiskanlah aku'. Tetapi Ia tidak mau, kata-Nya 'Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya seluruh kehendak Allah digenapi.'. (13.7)

Tiga kutipan Epifanius dalam Panarion 30.13.6, 4, dan 7, membentuk pembukaan narasi Injil, termasuk misi Yohanes Pembaptis, penampilan dan makanannya, serta pembaptisan Yesus oleh Yohanes.[n 8] Permulaan Injil (13.6) mempunyai paralel dengan Injil Lukas tetapi dalam bentuk lebih singkat. Teks itu menunjukkan pengenalan akan narasi masa kanak-kanak Yesus dalam Lukas 1:5 meskipun tidak ada narasi kelahiran itu sendiri. Mengutip teks mengenai makanan Yohanes (13.4), Epifanius mengeluh bahwa orang Ebionit telah memalsukan teks dengan memasukkan kata "roti" (egkris ἐγκρίς) menggantikan "belalang" (akris ἀκρίς, dalam Matius 3:4).[8][9] Kemiripan kata dalam bahasa Yunani ini telah mendorong para sarjana untuk menyimpulkan bahwa bahasa Yunani merupakan bahasa asli komposisi ini.[n 9] Dalam naratif baptisan Yesus oleh Yohanes (13.7), suara Allah berbicara tiga kali dan masing-masing bersesuaian dekat dengan catatan dalam Injil Markus1:11, Injil Lukas3:23 (jenis teks Western), dan Injil Matius3:17. Adanya lebih dari satu pernyataan Allah (theophanies) mendorong konsensus para sarjana modern bahwa teks yang dikutip oleh Epifanius ini merupakan injil harmoni (gabungan) [n 10] dari Injil Sinoptik.[n 11] Kemunculan cahaya terang kemungkinan adalah gema dari kisah pertobatan St. Paulus atau harmonisasi tambahan dari Injil orang Ibrani pada naskah ini.[n 12]

  • Kutipan 4:
"Ada orang bernama Yesus, dan Ia berusia kira-kira 30 tahun; Ia telah memilih kita. Dan Ia datang ke Kapernaum dan masuk ke rumah Simon, yang bergelar Petrus, dan Ia membuka mulut-Nya dan berkata, 'Ketika Aku berjalan di tepian Danau Tiberias, Aku memilih Yohanes dan Yakobus, putra-putra Zebedeus, dan Simon dan Andreas dan Tadeus dan Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot; engkau juga, Matius, ketika engkau duduk di tempat penerimaan cukai, telah Kupanggil dan engkau mengikuti Aku. Menurut maksud-Ku kalian akan menjadi dua belas rasul sebagai kesaksian bagi Israel'." (13.2b–3)
Matius, sang penginjil.

Epifanius memulai pemeriannya atas naskah injil ini (13.2b–3) dengan kutipan yang diucapkan oleh rasul Matius secara langsung kepada para pembaca. Dicatat bahwa Yesus mengenang bagaimana kedua belas rasul itu dipilih dan berkata-kata kepada Matius sebagai orang kedua ("engkau juga, Matius"). Meskipun disebutkan dua belas rasul, tetapi hanya delapan orang yang disebut namanya.[n 13] Mereka dikatakan dipilih langsung oleh Yesus, "sebagai suatu kesaksian bagi Israel". Frasa "yang memilih kita" dapat ditafsirkan sebagai bukti bahwa naskah ini merupakan Injil Kedua Belas (Rasul) atau "Gospel of the Twelve" yang pernah disebut oleh Origenes. Namun, identifikasi naskah injil yang dikutip oleh Epifanius dengan injil tanpa nama lainnya itu diperdebatkan.[n 14] Posisi kutipan ini secara tentatif diberikan dalam suatu paralel dengan Injil-injil Sinoptik.[n 15]

Kutipan kelima dan keenam (menurut urutan Vielhauer & Strecker) berkaitan dengan kontroversi Kristologi. Polemik yang ditulis oleh Epifanius beserta kutipannya dari teks Injil (cetak miring) ditayangkan dalam paralel:

  • Kutipan 5:
"Lebih lanjut mereka menyangkal bahwa Ia adalah seorang manusia, terbukti dari alasan perkataan yang diucapkan Sang Juruselamat ketika dilaporkan kepada-Nya: 'Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara laki-laki-Mu berdiri di luar' , yaitu: 'Siapakah ibu-Ku dan siapakah saudara-saudara laki-laki-Ku'? Dan Ia mengedangkan tangannya ke arah murid-murid-Nya dan berkata: 'Inilah saudara-saudara-Ku laki-laki dan ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku perempuan, yang melakukan kehendak Bapa-Ku'." (14.5)
  • Kutipan 6:
"Mereka berkata bahwa Ia tidak diperanakkan dari Allah Bapa, tetapi diciptakan sebagai seorang penghulu malaikat ... bahwa Ia memerintah atas para malaikat dan semua ciptaan Yang Mahakuasa, dan Ia datang dan menyatakan, sebagaimana dilaporkan dalam Injil mereka, yang dikatakan adalah menurut orang-orang Ibrani: 'Aku datang untuk menghapuskan persembahan korban, jika kalian tidak berhenti mempersembahkan korban, murka tidak akan berhenti daripadamu'." (16.4–5)

Kutipan kelima (14.5) nampaknya merupakan harmoni dari Matius 12:47–48 dan paralel sinoptiknya.

  • Kutipan 7:

Merujuk kepada nas paralel Lukas 22:15, Epifanius mengeluh bahwa orang Ebionit lagi-lagi memalsukan teks injil:

"Mereka menghancurkan urutan sejati dan mengubah nas ... mereka membuat para murid berkata, 'Di mana Engkau inginkan kami menyiapkan bagi-Mu untuk makan Paskah'? yang dijawab-Nya: 'Aku tidak ingin makan daging domba Paskah ini bersama kalian'." (22.4)

Dengan demikian Yesus menyatakan tidak akan makan selama Paskah. Konteks ini menyiratkan kutipan dari sumber Klemens;[n 16] tetapi kaitan antara fragmen injil ini dan pustaka Klemens belum dapat dipastikan.[10]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Cameron 1982, hlm. 103; Judul asli naskah ini tidak diketahui.
  2. ^ Paget 2010, hlmn. 325–80; Paget menulis tinjauan ilmiah mengenai pustaka-pustaka akademis terkait Ebionit yang baru.
  3. ^ Finley 2009, hlmn. 291–3; p. 291 – "Sayangnya, keabsahan Epifanius sebagai saksi sejarah tidak sekuat yang diharapkan. Pernyataan-pernyataan yang dibuatnya mengenai orang Ebionit relatif tidak konsisten, dan meliputi jangkauan topik luas. Epifanius tidak membuat pernyataan apapun mengenai Ebionit yang berlawanan dengan pandangan kuatnya mengenai ortodoksi Nicea. Karenanya, mungkin saja Epifanius hanya sekadar menggunakan orang Ebionit dan pustaka yang berkaitan atau tidak berkaitan dengan orang Ebionit untuk menyampaikan argumen menentang segala jenis pandangan heretik." p. 292 – "Fokus utama Epifanius dalam bab mengenai orang Ebionit bersifat Kristologi, dan karena upaya Epifanius untuk mendukung Kristologi Nicea, kita harus mencurigai pernyataan-pernyataannya mengenai Kristologi Ebionit." p. 293 – "Bagiku nampaknya Epifanius tidak menyerang ajaran Kristen Yauid dalam Panarion 30, tetapi sebaliknya keyakinan Kristologi dan penafsiran Kitab Suci."
  4. ^ Williams 1987, hlm. xvi – "It was begun in 374 or 375 (Panarion Proem II 2,3) and was written in great haste in less than three years.
  5. ^ Vielhauer & Strecker 1991, hlm. 140 – "That the two cannot be identical and are not so for Epiphanius, is shown by another note on the Gospel of the Ebionites: 'In the Gospel used by them',.."
  6. ^ Elliott 2005, hlmn. 5–6,14–6; edisi kritikal karya Elliott tahun 1993 memuat daftar 7 kutipan serupa.
  7. ^ Vielhauer & Strecker 1991, hlmn. 166–71; Vielhauer & Strecker; Schneemelcher's New Testament Apocrypha 2nd edition (6th German edition) dianggap edisi standar untuk tulisan-tulisan apokrifa Perjanjian Baru. Tiga kesaksian yang dihasilkan adalah sebagai berikut: 1. Christopher R. Matthews Philip, Apostle and Evangelist: configurations of a tradition 2002 " given the high visibility of Schneemelcher's assessment in the standard edition of the New Testament Apocrypha, ...", 2. Helmut Koester From Jesus to the Gospels: interpreting the New Testament 2007 p311 "The new standard edition of the New Testament Apocrypha in English translation is somewhat more cautious. Wilhelm Schneemelcher grants that some of the apocryphal writings "appear in ...", 3. Michael J. Wilkins, James Porter Moreland – Jesus under fire 1995 "The standard edition is the two-volume work of E. Hennecke and W. Schneemelcher, New Testament Apocrypha, trans. R. McL. Wilson (Philadelphia: Westminster, 1965)"
  8. ^ Kloppenborg 1994, hlmn. 435–9; p. 437 – Catatan: Komposisi narasi pembuka dengan tiga kutipan mengikuti urutan Pick.
  9. ^ Klijn 1992, hlmn. 67–8 – "The quotation shows the influence of the LXX. This and the word-play with regard to ἐγκρίς and ἀκρίς definitely shows that we are dealing with an original Greek work."
  10. ^ Suatu injil harmoni (gospel harmony) adalah gabungan atau campuran dua atau lebih naskah injil menjadi satu naratif; contoh paling tua, dari abad ke-2 atau ke-3 adalah Diatessaron karya Tatian, Dura Parchment 24, dan, kemungkinan, suatu injil tanpa nama yang sekarang dikenal sebagai Injil Egerton (Egerton Gospel).
  11. ^ Ehrman 2005, hlm. 102 – "this particular Gospel of the Ebionites appears to have been a "harmonization" of the New Testament Gospels of Matthew, Mark and Luke. Evidence that it harmonized the earlier sources comes in the account that it gave of Jesus' baptism. As careful readers have long noticed, the three Synoptic Gospels all record the words spoken by a voice from heaven as Jesus emerges from the water; but the voice says something different in all three accounts: "This is my Son in whom I am well pleased" (Matt. 3:17); "You are my Son, in whom I am well pleased" (Mark 1:11); and, in the oldest witness to Luke's Gospel, "You are my Son, today I have begotten you" (Luke 3:23). ... In the Gospel of the Ebionites ... the voice speaks three times, saying something different on each occasion."
  12. ^ Edwards 2009, hlmn. 71–4; p. 71, referencing E.B. Nicholson (1879), The Gospel according to the Hebrews, pp. 40–2, on the great light on the water during the baptism of Jesus.
  13. ^ Kloppenborg 1994, hlmn. 435–9; p. 438, fn. 2:5 – "(Injil orang) Ebionit menyatakan dua belas rasul, sementara Epifanius hanya menyebutkan delapan nama."
  14. ^ Klijn 1992, hlmn. 6,28; p. 6 – "Gospel of the Twelve kadangkala diidentifkasi dengan Injil orang Ebionit yang disebutkan oleh Epifanius. Jika benar, Injil ini dapat disebut "Kristen Yahudi" (Jewish–Christian), tetapi identifikasi ini diperdebatkan." p. 28 – Klijn mengikuti Waitz dan Zahn secara tentatif menyamakan teks ini sebagai Gospel of The Twelve, "Pada awal kutipan ada penyebutan "kita", yaitu "kedua belas rasul", yang nampaknya bertanggung jawab atas isi injil tersebut. Ini berarti injil ini dapat disebut 'Gospel of the Twelve', yaitu nama sebuah injil yang disebutkan dalam satu bagian tulisan Origen. (Origen, Comm. Matt. 1:1–10)"
  15. ^ Vielhauer & Strecker 1991, hlmn. 166–71; p. 166 – "Meskipun ada argumen dari Waitz, masih dipertanyakan aapakah fragmen yang dikutip oleh Epiphanius dapat dihitung dengan GE."
  16. ^ Skarsaune 2007, hlmn. 457–61; p. 459 – "Namun, tidak dapat dipastikan, bahwa perkataan ini berasal dari Injil orang Ebionit.", p. 460 – "Kemungkinannya adalah Epifanius mengutip dari sumber yang diulasnya dalam konteks – the Pseudo-Clementine Journeys – nampaknya bagiku begitu kuat sehingga mengkaitkan perkataan ini dengan Injil orang Ebionet bukanlah hipotesis yang mungkin."

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Koch 1990, hlmn. 224–5.
  2. ^ a b Skarsaune 2007, hlmn. 451–5.
  3. ^ Gregory 2008, hlmn. 61–2.
  4. ^ Edwards 2009, hlm. 65.
  5. ^ Skarsaune 2007, hlmn. 457–61.
  6. ^ Simon 1689, hlm. 74.
  7. ^ Cameron 1982, hlmn. 103–6.
  8. ^ Klauck 2003, hlm. 51.
  9. ^ Vielhauer & Strecker 1991, hlm. 167.
  10. ^ Gregory 2008, hlm. 65.

Pustaka sumber[sunting | sunting sumber]

Pustaka tambahan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]