Hira Ninok Wiryono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ninok Wiryono
Ninok Wiryono992018.jpg
Nama lahir Endang Widoretno
Nama lain Ninok Wiryono
Lahir 4 November 1967 (umur 51)
Semarang, Indonesia Bendera Indonesia
Pekerjaan Pemeran
Pengajar
Tahun aktif 1992 - sekarang
Hubungan Indrayanto Kurniawan
Anak Adrianto Wiryono Kurniawan
Giandra Razzaq Kurniawan
Orang tua Gunadi Wiryono, S.H.
Siti Partini

Hira Ninok Wiryono terkadang namanya ditulis sebagai Ninok Wiryono (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 4 November 1967; umur 51 tahun) adalah aktris berkebangsaan Indonesia. Ninok mengawali kariernya melalui Serial TV Keris karya Arifin C. Noer, ditayangkan di SCTV, 1994. Selain itu, dia juga dikenal sebagai pengajar di berbagai perguruan tinggi dan menjadi pembicara di sejumlah lembaga pemerintah, sejak 1992. Penghargaan yang pernah diterimanya antara lain sebagai pememang pertama “Face of Eve”, Majalah EVE, 2006 dan Pemenang Pesona Sister Hood Photo Competition yang diadakan Majalah PESONA, 2016. Ninok adalah puteri diplomat Indonesia yang bertugas di Australia, Gunadi Wiryono, S.H..[1][2][3]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Hira Ninok Wiryono lahir di Semarang, 4 November. Karena ayahnya berdinas sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Canberra, Ninok dan keluarganya, pada 1969 pindah ke Australia. Ninok mulai mengenal dunia seni sejak usia belia melalui bidang seni tari dan menyanyi, serta mendapatkan kesempatan tampil di acara-acara kedutaan. Di sekolahnya, Red Hill Primary School Canberra, Ninok selalu mendapatkan peran utama dalam pertunjukkan operet dan drama, dan beruntung pula tahun 1978, saat kelas 5 SD, dia terpilih dalam pertunjukan Operet Lakme dan satu panggung dengan aktor-aktris teater terkenal Australia zaman itu. Pada tahun 1980 pindah kembali ke Semarang, menyelesaikan SMP Maria Mediatrix dan SMA Negeri 3 Semarang. Selepas SMA, dia melanjutkan di Universitas Diponegoro dan lulus sebagai sarjana hukum. Kemudian dia belajar tentang pengembangan kepribadian di Swiss selama 3 bulan. Sepulangnya, dia mendirikan Sekolah Pengembangan Kepribadian di Semarang, tahun 1992. Sejak itulah dia mulai pekerjaan sebagai pembicara juga, mengajar di lembaga-lembaga pemerintah,perusahaan swasta, dan sebagainya. Sedangkan pengajar-pengajarnya didatangkan dari Jakarta, antara lain Hary Darsono, Yongki Komaladi, Denny Malik, Rudy Wowor, Ayu Dyah Pasha, dan Didi Petet. Dari Didi Petet-lah dia mengenal dunia seni peran, kemudian mulai masuk ke ranah industri hiburan dengan bermain sinetron pertamanya Buku Harian, tahun 1993, yang ditayangkan oleh SCTV. Waktu itu dia memerankan sebagai kekasih Adjie Massaid.[4][5][6]

Kehidupan keluarga[sunting | sunting sumber]

Tahun 1995 dia menikah dengan sutradara, Indrayanto Kurniawan. Karena kelahiran anak pertamanya tahun 1996, Ninok terpaksa mengurangi kesibukannya di dunia seni peran karena mengurus anak sembari menekuni pekerjaan yang tidak terlalu menyita waktu, yakni menjadi penyiar di Radio Music City 105.45 FM dan Radio Cosmopolitan 90.4 FM, dan pernah jadi casting director disebuah Agency Iklan kerjasama Malaysia-Indonesia. Pernah juga sebagai pembawa acara, presenter dan juga reporter. Setelah anak sudah mulai besar, ia kembali main sinetron Intan pada tahun 2006.[7]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

  • Melihat ia Tersenyum, produksi IKJ, 2000 (film pendek).
  • Di Sini Ada Setan The Movie, produksi SinemArt Production, 2004
  • Rasuk, produksi DEE Company dan MD Pictures, 2018.[8]
  • Sakral (film), produksi MD Entertainment dan Dee Company, 2018.
  • Ikut Aku ke Neraka, RAPI Film, 2019

Sinetron[sunting | sunting sumber]

  • Serial TV Buku Harian, ditayangkan di SCTV, 1993
  • Serial TV Jendela Jiwa, ditayangkan di TVRI, 1993
  • Serial TV Keris, ditayangkan di SCTV, 1994
  • Serial TV Bagaimanapun Hidup Ini Indah, ditayangkan di TPI, 1995
  • Serial TV Dalem Ageng, produksi PFN, 1997
  • Telesinema Si Oneng, produksi TVRI, ditayangkan di TVRI, 1998
  • Telesinema Martabat Seorang Perempuan, produksi TVRI, ditayangkan di TVRI, 1998
  • Serial TV Keluarga Miring, produksi Thalitas Production, ditayangkan di RCTI, 1999
  • Serial TV Kereta Angin Hutan Akasia, produksi Thalitas Production, ditayangkan di TVRI, 2005.
  • Serial TV Edwin-Edwina, produksi Millenium Visitama Film, ditayangkan di SCTV, 2001
  • Serial TV Cerita Cinta, produksi Indosiar, ditayangkan di Indosiar, 2001.
  • Serial TV Cintaku di kampus Biru, produksi Prima Entertainment, ditayangkan di Trans TV, 2002.
  • Serial TV Ada Apa Dengan Cinta, produksi SinemArt Production, ditayangkan di RCTI, 2003 s/d 2005.
  • Serial TV Kisah Kasih di Sekolah, produksi SinemArt Production,ditayangkan di SCTV, 2004
  • Serial TV Pintu Hidayah, produksi SinemArt Production, ditayangkan di RCTI, 2005
  • Serial TV Manis dan Sayang, tayang di RCTI, 2005, produksi SinemaArt.
  • Serial TV Matahari Cinta, produksi SinemArt Production, ditayangkan di RCTI, 2005
  • Serial TV Jalan Takwa, produksi SinemArt Production, ditayangkan di SCTV, 2006
  • Serial Rahasia Pelangi, produksi SinemArt Production, ditayangkan di RCTI, 2006
  • Serial TV Intan, produksi SinemArt Production,ditayangkan di RCTI, 2006-2007
  • Serial TV Upik Abu, produksi Sinemart, ditayangkan di RCTI, 2008
  • Serial TV Sekar, produksi SinemArt,ditayangkan di RCTI, 2009
  • Serial TV Pengantin Remaja, produksi Sinema Art, ditayangkan di RCTI, 2011
  • Serial TV Yang Masih Dibawah Umur, ditayangkan di RCTI, 2012, produksi SinemArt.
  • FTV Aishiteru, produksi DNA Production dan Rumah Produksi di Jepang, 2013, ditayangkan di Kompas TV.
  • TVM Wedding Planer buat Mantan Pacar, produksi Sinemart, ditayangkan di RCTI, 2014
  • TVM Kuingin Mendengar Suaramu, produksi Sinemart, 2017[9]
  • FTV From Tulang Becomes Love, produksi MD Entertainment, 2018.
  • Cinta Buta, produksi Sinemart, 2019, SCTV.

Iklan[sunting | sunting sumber]

  • Iklan TV Bandrek (Produk Jamu Jago),1995
  • Iklan TV Sunrise (Minyak Goreng), 2000.
  • Iklan TV Jamu Upik Buyung (produk Jamu Jago), 2000
  • Iklan TV Kentucky Fried Chicken, 2003
  • Iklan TV Teh Botol Sosro, 2003
  • Iklan TV So Good Bakso Bakar, 2007

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Wanita Berbusana Terbaik-Jawa Tengah, 1992
  • Successful Young Executive, by TAM Enterprise, Semarang, 1995
  • Nominasi “Peran Pembantu Wanita Terbaik” untuk sinetron “KERIS” di Festival Sinetron Indonesia (FSI, 1995).
  • Pememang pertama “Face of Eve”, Majalah EVE, October 2006.
  • Pemenang Pesona Sister Hood Photo Competition yang diadakan Majalah PESONA, (November 2016)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kapan lagi: Mau Jadi Model Profesional, Tips dari Ninok Wiryono diakses 6 Oktober 2018
  2. ^ Radar Semarang: Pegawai DPMPTSP Dimotivasi Aktris Ninok Wiryono diakses 6 Oktober 2018
  3. ^ AkuiAku: Ninok Wiryono Rindu Peran Menantang diakses 6 Oktober 2018
  4. ^ Websire resmi DPR RI: Majalah Parlemen diakses 6 Oktober 2018
  5. ^ Film Festivals: Pascal Luneau Will Run a Workshop on Acting Coaching at EFX diakses 6 Oktober 2018
  6. ^ Poskota News: [https://www.poskotanews.com/2012/05/07/bkkbn-sasar-pelajar-sma-untuk-kb/ BKKBN Sasar Pelajar SMA untuk KB] diakses 6 Oktober 2018
  7. ^ KapanLagi: Ninok Wiryono Awalnya tak Percaya Bisa Hamil Lagi diakses 6 Oktober 2018
  8. ^ Kabar Hiburan: Saat Ninok Wiryono Lawn Rasa Takut di Lokasi Syuting Film Rasuk diakses 6 Oktober 2018
  9. ^ Gohappylive: Hira Ninok Wiryono Tetap Ketagihan Film Walau Harus Kena Bogem Mentah Olla Ramlan diakses 6 Oktober 2018