Herry Heryawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kombes. Pol.
Herry Heryawan
S.I.K., M.H.
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya
Informasi pribadi
Lahir23 Februari 1972 (umur 48)
Bendera Indonesia Ambon, Maluku
Alma materAkademi Kepolisian (1996)
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangLambang Polda Metro Jaya.png Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya
Masa dinas1996–sekarang
PangkatPDU KOMBES KOM.png Komisaris Besar Polisi
SatuanReserse

Kombes. Pol. Herry Heryawan, S.I.K., M.H. (lahir di Ambon, Maluku, 23 Februari 1972; umur 48 tahun) adalah seorang perwira menengah Polri yang sejak 26 April 2019 mengemban amanat sebagai Dirresnarkoba Polda Metro Jaya.

Herimen, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhirnya adalah Analis Kebijakan Madya bidang Penindakan Densus 88 AT.

Ia menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Ambon seiring penugasan ayahnya sebagai anggota TNI-AD di Corps Polisi Militer di Kodam XVI/Pattimura. Herry kemudian mendaftar menjadi calon Taruna Akademi Kepolisian di Semarang yang kemudian diselesaikan dengan baik selama 3,5 tahun tepatnya pada tahun 1996.

Herry menghabiskan masa kanak-kanaknya di Ambon. Karakternya terbentuk baik karena didikan ayahnya yang selalu menuntut kedisiplinan maupun lingkungan dimana ia tinggal yang mayoritas berasal dari suku Ambon. Kegemarannya antara lain pada lagu-lagu lawas asing bertemakan cinta, seperti lagu Truly yang dinyanyikan artis favoritnya Lionel Richie dan Lady dari Kenny Rogers.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan dasar diawali di Sekolah Dasar Christian 2, Ambon (1979–1984), kemudian melanjutkan sekolah menengah tingkat pertama di Sekolah Menengah Pertama 2, Ambon (1984–1987) dan terakhir di Sekolah Menengah Atas 2 Ambon (1987–1991). Selepas menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah atas Herry Heryawan melanjutkan kuliah ke jenjang pendidikan tinggi tepatnya di Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura, Ambon dari tahun 1991–1993, namun karena kecintaannya pada profesi polisi sejak masa kanak-kanak, kuliah di Fakultas Ekonomi ditinggalkannya selanjutnya mendaftar menjadi calon Taruna Akademi Kepolisian pada tahun 1993.

Selepas menuntaskan pendidikan di Akademi Kepolisian Semarang pada tahun 1996, Herry Heryawan diberi kesempatan mengikuti kursus bahasa Inggris untuk tingkat perwira yang diselenggarakan di PTIK pada tahun 1999–2000, selanjutnya pada tahun 2001–2003 mengikuti pendidikan di PTIK sehingga layak menyandang gelar Sarjana Ilmu Kepolisian. Pada tahun 2010 ketika masih menjabat Kadensus Anti Teror di Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Herry Heryawan berhasil lolos untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan (SESPIM) Polri Lembang, Jawa Barat. Disela-sela mengikuti pendidikan SESPIM, Herry Heryawan masih tetap diberi kepercayaan oleh pimpinan Polri untuk ikut dalam operasi pemberantasan terorisme, salah satunya ketika menangkap Abu Bakar Ba’asyir di wilayah Banjar, Jawa Barat.

Kursus[sunting | sunting sumber]

Kemampuan Herry Heryawan dalam mengatasi berbagai permasalahan Kamtibmas tentunya tidak diperoleh dengan mudah tetapi merupakan hasil dari berbagai tempaan di lapangan dan keikutsertaannya dalam berbagai pendidikan kejuruan, baik di dalam mapun di luar negeri, di antaranya:

  • KIBI AKPOL (1996)
  • Dan Pa Serse (1997)
  • Lan Pa Serse (1999)
  • KIBI PTIK (2001)
  • Interpol Genocide Crime di Lyon Prancis (2004)
  • Child Pornography Based on Computer di Hongkong (2004)
  • International Law Enforcement Agency di Bangkok (2005)
  • Computer Crime dan International Law Enforcement Agency di Rosswell, USA untuk program Post Management (2007)

Tanda Pangkat[sunting | sunting sumber]

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • PAMAPTA III POLTABES SEMARANG (01–09–1997)
  • KANITRESUM POLTABES SEMARANG (01–09–1998)
  • KANIT II OPSNAL POLTABES KEPRI TIMUR (30–09–1999)
  • WAKASATRESKRIM POLRES KEPRI TIMUR (24–05–2000)
  • KASAT I DITRESNARKOBA POLDA KEPRI (15–08–2006)
  • KASATRESKRIM POLTABES BARELANG (22–01–2007)
  • WAKAPOLRESTA TANJUNG PINANG POLDA KEPRI (IIIB) (23–01–2009)
  • KADEN 88 ANTI TEROR DITRESKRIM POLDA KEPRI (02–11–2009)
  • PAMEN POLDA KEPRI (DLM RANGKA DIK SESPIMMEN 2010)
  • KASUBDIT TAHBANG / RESMOB DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA (10–02–2011)
  • KASUBDIT JATANRAS DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA (31–05–2013)
  • WADIRRESKRIMUM POLDA METRO JAYA[2] (28–04–2016)
  • KAPOLRESTA DEPOK (25–11–2016)
  • ANALIS KEBIJAKAN MADYA BIDANG PENINDAKAN DENSUS 88 AT (16–11–2017)
  • DIRRESNARKOBA POLDA METRO JAYA (26–04–2019)

Pembicara/Narasumber[sunting | sunting sumber]

Pengalaman menjadi pembicara/nara sumber dalam kegiatan diskusi, seminar atau pelatihan yang pernah diikuti, antara lain:

  • Pembicara pada Pelatihan untuk tenaga Field and Agency Collection yang diselenggarakan atas kerjasama Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Bank BNI yang diselenggarakan di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Medan, Juni 2014.
  • Pembicara pada sarasehan/lokakarya “Menangkal Radikalisme dan Bahaya ISIS untuk Keselamatan Bangsa” yang diselenggarakan Koordinasi Dakwah Islam (KODI) Provinsi DKI Jakarta, April 2015.

Buku[sunting | sunting sumber]

Keinginan Herry Heryawan untuk dapat membagi pengalamannya dalam mengatasi berbagai permasalahan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya diwujudkan dengan menyusun beberapa buku yang banyak mendapatkan apresiasi baik dikalangan internal maupun eksternal Polri, yaitu:

  • Himpunan Perundang-undangan tentang Free Trade Zone (2010). Buku ini secara khusus didedikasikan untuk masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang penerbitannya bersamaan dengan pencanangan Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah Free Trade Zone oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
  • RESMOB “To Serve and To Protect People” (2012). Dalam buku ini Herry Heryawan mencoba menyajikan berbagai keberhasilan yang diraih jajaran Subdit Tahbang (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus-kasus kejahatan jalanan (street crime).
  • Kiprah Subdit Umum (Jatanras) Polda Metro Jaya dalam Penegakan Hukum” (2014). Dalam buku ini pun Herry Heryawan berupaya memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait kiprah jajaran Subditum (Jatanras) Polda Metro Jaya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya guna memelihara Kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Apabila memperhatikan pada kesetiaanya dalam mengabdikan diri pada Polri selama bertahun-tahun serta didukung dengan kemampuannya dalam mengungkap berbagai aksi kejahatan, sudah selayaknya apabila beberapa tanda jasa dan penghargaan telah disematkan kepadanya, yaitu:

  • SATYA LENCANA OPERASI KEPOLISIAN dari Presiden Republik Indonesia.
  • SATYA LENCANA KESETIAAN 8 Tahun.
  • SATYA LENCANA KESETIAAN 16 Tahun.
  • LAW ENFORCEMENT AWARD dari APCEMEA Security Summit 2012.
  • SATYALANCANA KARYA BHAKTI tahun 2012.
  • SATYALANCANA JANA UTAMA tahun 2014.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. Penghargaan Law Enforcement Awards 2012
  2. Polisi Jakarta Beprestasi versi Kapolda Metro Jaya
  3. Kasus Pembunuhan Holly Angela
  4. Penangkapan Gembong Teroris Noordin M Top
  5. Kasus Pencurian dengan Kekerasan Toko Emas di Sunter Tahun 2011
  6. Pencurian dengan kekerasan lintas provinsi kelompok John Tamba Tahun 2011
  7. Pembobolan kartu kredit Rp.80.000.000.000 oleh Mantan Pegawai Bank Tahun 2011
  8. Pengungkapan kasus pembunuhan mayat dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat, Tahun 2016
  9. Pengungkapan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Jakarta Pusat, Tahun 2016
  10. Pengungkapan kasus suap Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Priok dan Kemenhub, Tahun 2016

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • (Indonesia)
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Kombes. Pol. Harry Kurniawan
Kapolresta Depok
25 November 2016–16 November 2017
Diteruskan oleh:
AKBP Didik Sugiarto
Didahului oleh:
AKBP Ferdy Sambo
Wadirreskrimum Polda Metro Jaya
28 April 2016–25 November 2016
Diteruskan oleh:
AKBP Didik Sugiarto