Gemulung, Pecangaan, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Gemulung
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Kecamatan Pecangaan
Pemerintahan
 • Kepala desa Ahmad Santoso
Kodepos 59462
Luas ... km²
Jumlah penduduk ... jiwa
Kepadatan ... jiwa/km²

Gemulung adalah desa di kecamatan Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Sebelah Utara berbatasan dengan desa Geneng, sedangkan di sebalah selatan berbatasan dengan desa Banyuputih, pada sebelah timur berbatasan dengan desa Pendosawalan dan Damarjati, Serta di sebelah barat berbatasan dengan desa Pulodarat.

Pemdes Gemulung[sunting | sunting sumber]

Struktur pemdes Gemulung periode 2013-2019:

  • Kepala Desa = Ahmad Santoso
  • Sekretaris (Carik) = Ahmad Fauzi
  • Bendahara = -
  • Tata Usaha = -
  • Modin = yasin
  • Ketua BUMDes = -
  • Komandan Hansip = -
  • Ladu = -
  • Bayan = -
  • Kamituwo = -

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Wilayah desa Gemulung sebagian besar dikelilingi areal pesawahan. Tebu dan padi menjadi komoditas utama yg ditanam para petani. Selain itu , ketela, jagung, kacang tanah, dll sebagai tambahan.

Pada musim panen tebu, di desa ini banyak yg mengolah tebu menjadi gula merah. Ini adalah kegiatan tradisional turun temurun. Salah satu nya adalah penggilingan tebu milik Bapak Raslim di Gemulung Brang Lor, Hp : 08813225129.

Pemasaran gula merah biasanya lewat pengepul di lain desa, atau bisa dijual sendiri oleh petani nya.

Untuk pengolahan padi, di desa ini sudah terdapat beberapa penggilingan padi yg selalu siap beroperasi .

Sebagian besar warga gemulung adalah petani. Sebagian yang lain bekerja sebagai tukang kayu, tukang ukir, pedagang , karyawan pabrik, tukang ojek dan pegawai negeri. Ada juga beberapa warga yg berprofesi sebagai pengrajin monel, tukang bengkel, dan pekerjaan jasa lainnya.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Tempat wisata di Desa Gemulung adalah:

Perencanaan[sunting | sunting sumber]

Atap Wuwungan khas Joglo Jepara

Kepala Desa Gemulung mempunyai rencana, untuk Mengembangkan Waduk Punden menjadi tempat wisata komersil, sehingga Pemdes mendapatkan dana pemasukan yaitu:

  • Tempat Parkir

yaitu tempat memarkirkan kendaraan baik sepeda onthel, motor, maupun mobil

  • Bangku Taman

yaitu membuat tempat duduk berbentuk bangku taman yang terbuat dari semen, untuk tempat duduk atau istirahat setelah capek berkeliling waduk punden

  • Perahu

yaitu supaya pengunjung waduk penden bisa menikmati suasana dari tengah waduk.

  • Menanam Pohon Warna-Warni

yaitu menanam pohon berdaun warna-warni seperti menanam pohon Pohon Jacaranda, Pohon Flamboyan yang daunnya memiliki warna yang indah atau Pohon Bungur dan Pohon Tabebuya

  • Memasang Permainan Anak

yaitu memasang perosotan, ayunan, dan jungkat-jungkit

  • Memasang Genteng Wuwuwngan pada Bangunan Pompa Air

Bangunan Pompa Air dipasangi atap genteng wuwungan khas Rumah adat Jepara, supaya pompa air tidak hanya untuk menyimpan pompa air, tetapi bangunan tersebut juga menarik menjadi objek foto oleh pengunjung.

yaitu membangun Gapura khas Jawa (Candi Bentar) di dekat anak tangga

  • Lampu Taman

yaitu supaya areal taman sendang KAMULYAN tidak gelap di waktu malam hari

Pranala luar[sunting | sunting sumber]