Gangster (film)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Gangster
Gangster film.jpg
Sutradara Fajar Nugros
Produser Chand Parwez Servia
Fiaz Servia
Penulis Jujur Prananto
Pemeran Hamish Daud
Nina Kozok
Agus Kuncoro
Dwi Sasono
Eriska Rein
Dominique Sanda
Ganindra Bimo
Yayan Ruhian
Kelly Tandiono
Lukman Sardi
Andrea Dian
Musik Andhika Triyadi
Penyunting Yoga Krispratama
Perusahaan
produksi
Distributor Starvision Plus
Tanggal rilis
27 Agustus 2015
Durasi
99 menit
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia

Gangster merupakan film aksi drama Indonesia yang dirilis pada 27 Agustus 2015. Di sutradarai oleh Fajar Nugros dan diiproduksi oleh Starvision Plus dan Demi Istri Productions. Diperankan oleh Hamish Daud, Eriska Rein, Agus Kuncoro, Dwi Sasono, Nina Kozok, Dede Yusuf, dan masih banyak lagi.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Bagi Jamroni (Raihan Khan, Hamish Daud), jadi preman kampung pasar sapi di desa lembah Gunung Merapi Jogjakarta adalah kenyataan hidup yang tidak dipilihnya. Sejak kecil ia bermimpi bisa menjaga Sari (Avrilla Sigarlaki, Eriska Rein), dan kelak merajut kehidupan bersamanya. Biarpun diperlakukan kasar oleh orangtua Sari, tetapi senyum Sari menjadi penyemangatnya. Kandang kambing jadi tempatnya belajar silat. Mimpi Jamroni pudar saat orangtua Sari membawanya ke Jakarta. Hari itu Mbah Kadir dirampok. Beruntung ada Jamroni, hingga para begal tumbang. Setelahnya, Jamroni dapat kabar bahwa bapaknya, Tohari (Gunawan Maryanto), sedang sekarat. Sebelum berpulang, Tohari menjelaskan bahwa Jamroni bukan anak kandungnya. Selain itu, Jamroni menerima setumpuk surat dari Sari yang disita Tohari. Jamroni memutuskan ke Jakarta untuk mencari Sari dan orangtua kandungnya yang mungkin masih hidup. Di perjalanan ia harus menghadapi gerombolan ormas dan harus bergantungan di kap mobil Retta (Nina Kozok) yang sedang melarikan diri. Perkenalan yang tak terduga. Sikap Jamroni yang berani namun polos membuat Retta membutuhkannya. Berkali-kali Jamroni berhasil menyelamatkan Retta dari para pengejarnya. Retta makin penasaran dengan sosok Jamroni, dan ia menjelaskan alasannya kabur: ayahnya, Hastomo (Agus Kuncoro), melakukan perjanjian bisnis dengan Amsar (Dwi Sasono), yang ingin menjodohkan adiknya dengan Retta. Amsar menganggap Hastomo mempermainkan dirinya dengan menunda-nunda pertemuan Retta dengan adiknya. Amsar, ketua ormas paling berpengaruh di Jakarta, menyuruh anak buahnya menangkap Retta dan Jamroni. Retta dan Jamroni semakin terjepit ketika Jamroni menghadapi pembunuh berdarah dingin, Sueb (Ganindra Bimo). Retta memutuskan pulang dan memperkenalkan Jamroni sebagai calon suaminya setelah “mengubah”preman kampung jadi Ronny, pemuda ganteng ibukota. Hastomo yang khawatir dengan keadaan Astuti (Dominique Sanda), istrinya yang sakit-sakitan, akhirnya melunak dan mengijinkan Retta bertunangan dengan Jamroni. Berita ini sampai ke Amsar. Ia menuduh Hastomo melanggar perjanjian. Amsar mengerahkan anak buahnya menyerbu rumah Hastomo. Hanna (Kelly Tandiono), tangan kanan Amsar diminta menjemput Bang Jangkung (Yayan Ruhian) pembunuh bayaran Amsar yang paling lihai. Hanna, mantan pacar Bang Jangkung, harus berhadapan dengan pacar baru Bang Jangkung (Dian Sastrowardoyo). Pada akhirnya, Jamroni sadar bahwa dia dimanfaatkan Retta. Ia mulai berpikir apakah dia benar mencintai Retta dan akan melupakan Sari? Puncaknya, Jamroni harus menghadapi Bang Jangkung.[1]

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sinopsis di filmindonesia.or.id, diakses pada 30 Mei 2016