Frans Mohede

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Frans Mohede
Latar belakang
Nama lahir Francois Henry Willem Mohede
Nama lain Francois Lingua
Frans Lingua
Lahir 6 Februari 1976 (umur 43)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Jenis musik Soul, Pop country
Pekerjaan Atlet, penyanyi, aktor
Tahun aktif 1996-sekarang
Perusahaan rekaman Ris Music Wijaya
Lingua Musik Indonesia
Terkait dengan Lingua
Pasangan Amara (1999 - sekarang)
Hubungan (Almh) Anastassia Amalia Mohede (adik)
(Alm) Arthur Mohede (paman)
Amin Yudhayani (bibi)
(Alm) Mike Mohede (sepupu)
Alfito Deannova (sepupu)
Anak Mahija Nathaniel Sambarana Aryantawira Mohede(2004)
Janitra Nathaniel Sambawikrama Mohede(2006)
Rajaswa Nathaniel Sangakarawirya Mohede (2008)
Orang tua Alm.Henky Mohede(ayah) Polly Mohede Mantiri(ibu)
Agama Kristen Protestan
Situs resmi http://www.baanmuaythaiclub.id/
François Mohede di Instagram

Francois Henry Willem Mohede atau Frans Mohede (lahir di Jakarta, 6 Februari 1976; umur 43 tahun) adalah seorang artis & promotor indonesia.

Karier[sunting | sunting sumber]

Frans bersama Amara dan Arie Widiawan,[1] mendirikan grup musik Lingua pada tahun 1996. Album pertama mereka "Bila Kuingat" dirilis pada tahun yang sama. Tapi grup vokal trio Lingua ini mengalami penurunan pada awal tahun 2000, karena peristiwa krisis keuangan Asia tahun 1997-1998. Meskipun album mereka "Aku", yang keluar pada tahun 1999, tetap mencapai angka penjualan yang baik.[2]

Pada awal 2000-an, menyusul penurunan trio musik, Frans memutuskan untuk menjadi seorang aktor seperti istrinya Amara untuk menanggapi tawaran pekerjaan di sinetron. Kedekatannya dengan Amara tampaknya sama-sama jelas di dunia hiburan dan dalam kenyataan. Pasangan ini tampaknya telah bersama-sama lebih dari selusin kali di layar kaca.[3] Seperti halnya di sinetron Mahligai Diatas Pasir, Bukan Impian Semusim atau Kembali Ke Fitri.[4][5]

Selama tahun 2006, Frans bermain dengan istrinya di komedi Malaysia, Misi:1511, oleh direktur Young Jawahir, bersama dengan Rico Tampatty dan Adjie Pangestu.[6]

Pria berdarah Belanda-Ambon-Sangir lahir di 1976. Pada tahun 2002 bersama istrinya, Amara, menjadi pengikut Muay Thai.[7][8][9] Kegiatan yang telah menjadi hobi bagi pasangan ini berlanjut dengan Frans mendirikan "Baan Muay Thai Club" di Jakarta, pada tahun 2007. Keberhasilan klub sejak itu telah memungkinkan Frans menjadi ketua dari "Muaythai Profesional Indonesia" (MPI) sejak 2013.[10]

Pada akhir 2014, Francois mengatakan bahwa dengan permintaan dari penggemar, dengan Mara ia akan mempertimbangkan kembali ke dunia musik.[11][12] Dan pada bulan Oktober 2015, Arie, Frans dan Mara menegaskan penciptaan album baru dari band Lingua di jaringan sosial.[13] Bekerja sama dengan personil dari boyband Coboy, Keduanya grup hadir menciptakan kolaborasi baru dengan nama Colabo. Pada bulan Desember 2015, Colabo merilis album berjudul Good Time.[14]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Ia adalah sepupu dari penyanyi almarhum Mike Mohede.[15] Pada tanggal 1 Desember 1999, Frans menikah dengan artis Amara di Hong Kong, karena perbedaan keyakinan, [16][17] setelah lama hidup bersama, sejak tahun 1991.[18] Meskipun pasangan ini dikenal saling mendukung walau ada perbedaan agama, pernikahan ini tidak menerima berkat dari orang tua Amara.[19]

Pada November 2003, Pasangan ini mengungkapkan bahwa Amara sedang mengandung anak pertama mereka setelah sekian lama menunggu memiliki momongan.[20] Amara melahirkan pada tanggal 8 Juni 2004 seorang anak laki-laki bernama, Mahija Nathaniel Sambarana Aryantawira.[21]

Frans dan Amara diberkati, dengan anak kedua 8 September 2006, bernama Janitra Nathaniel Sambawikrama.[22] Pada tanggal 17 Oktober 2008, Amara melahirkan anak ketiga mereka bernama, Rajaswa Nathaniel Mohede.[23]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Sinetron[sunting | sunting sumber]

FTV[sunting | sunting sumber]

  • Orde Cinta (2001)
  • Hadiah Terindah (2007)
  • Bukan Pilihan (2007)
  • Azab Anak Tak Tau Diri (2015)

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Album[sunting | sunting sumber]

  • Bila Kuingat (1996) - Bersama Lingua
  • Jangan Kau Henti (1997) - Bersama Lingua
  • Bintang (1998) - Bersama Lingua
  • Aku (Repackage) (1999) - Bersama Lingua
  • Mampu Bertahan (2016) - Bersama Lingua

Singel[sunting | sunting sumber]

  • Good Time (2015) - Lingua feat Coboy
  • Arti Sebuah Keangkuhan (2017) - Lingua

Iklan[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]