Edi Suhardi Ekadjati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Prof. Dr.
H. Edi Suhardi Ekadjati
Guru Besar Fakultas Sastra Universitas Padjajaran, Bandung, Indonesia
Masa jabatan
Sampai dengan – 01 Juni 2006
Ketua Pusat Studi Sunda
Informasi pribadi
Lahir 25 Maret 1945
Bendera Indonesia Kuningan, Jawa Barat
Meninggal 1 Juni 2006 (umur 61)
Kebangsaan Indonesia
Alma mater Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Universitas Leiden, Tokyo University
Agama Islam

Prof. Dr. H. Edi Suhardi Ekadjati (lahir di Kuningan, Jawa Barat, 25 Maret 1945 – meninggal 1 Juni 2006 pada umur 61 tahun) adalah seorang sejarawan asal Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Ia dikenal sebagai pakar naskah Sunda Kuno. Terakhir ia bekerja sebagai Guru Besar dan dosen Fakultas Sastra Universitas Padjajaran serta Ketua Pusat Studi Sunda.

Biografi dan Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Ia menikah dengan Hj. Utin Nurhusna, dan mempunyai empat orang anak. Ekadjati meraih gelar sarjana (S-1) dari Universitas Padjadjaran pada Jurusan Sejarah Fakultas Sastra (1964-1971) dan gelar doktor dari Universitas Indonesia pada Program Studi Filologi (1976-1979). Ekadjati juga pernah mengikuti studi lanjutan tentang filologi untuk penelitian sejarah pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Leiden (1974-1975) dan pernah menjadi Guru Besar Tamu pada Research Institute for Language and Cultures of Asia and Africa di Tokyo University of Foreign Studies, Jepang. Saat tinggal di Jepang pada tahun 2002, ia melakukan penelitian tentang kebudayaan Sunda pada zaman Kerajaan Pajajaran. Ekadjati dikenal pula sebagai salah seorang pendiri Yayasan Kebudayaan Rancagé dan Caraka Sundanologi bersama sejumlah pakar lainnya.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Ia pernah menerima sejumlah penghargaan, di antaranya:

Meninggal[sunting | sunting sumber]

Ekadjati meninggal pada 1 Juni 2006 dan dikebumikan di tanah kelahirannya di Karangtawang, Kuningan, Jawa Barat. Untuk menghoramati jasa-jasanya di Kuningan didirikan perpustakaan dengan namanya, Perpustakaan Prof.Dr. Edi S. Ekadjati[1] yang terletak di jalan Siliwangi depan pintu masuk Stadion Mashud Wisnusaputra.[2]

Karya-karya[sunting | sunting sumber]

  • Nu maranggung dina sajarah Sunda
  • Kebudayaan Sunda
  • Carita Parahiyangan karya Pangeran Wangsakerta : ringkasan, konteks, sejarah, isi naskah, dan peta / oleh Abdurrahman, Etti R.S., Edi S. Ekajati. Jakarta: Yayasan Pembangunan Jawa Barat, 1991.
  • Ceritera Dipati Ukur : karya sastra sejarah Sunda by Edi S Ekajati (1979, 1982)
  • Wawacan sajarah Galuh by Edi S Ekajati (1981, 1982)
  • Masyarakat Sunda dan kebudayaannya (1984)
  • Biografi nasional daerah Jawa Barat by Edi S Ekajati (1985) Biographies of Indonesian prominent intellectuals from Jawa Barat
  • Empat sastrawan Sunda lama (1994) Biography of four Sundanese writers and their literary works
  • Wawacan carios Munada (1992, 1993)
  • Story based on a criminal case in Bandung, West Java, 1845 Sejarah perlawanan terhadap imperialisme dan Kolonialisme di daerah Jawa Barat (1990) History of the struggle against imperialism and colonialism in Jawa Barat region
  • Naskah Sunda lama kelompok babad by Edi S Ekajati (1982, 1985)
  • Monumen perjuangan daerah Jawa Barat (1987)
  • Polemik naskah Pangeran Wangsakerta (2005)
  • Direktori naskah Nusantara by Edi S Ekajati (2000) List of romanized and translated literary manuscripts of Indonesia
  • Wawacan Bandungsari by Muhammad Husen (1985)
  • Sejarah Kota Bandung, 1945-1979 by Edi S Ekajati (1985)
  • Konferensi Internasional Budaya Sunda (KIBS) : prosiding by Konferensi Internasional Budaya Sunda(2006)
  • History and development of Sundanese culture
  • Carita Parahiyangan karya Pangeran Wangsakerta : ringkasan, konteks sejarah, isi naskah, dan peta by Wangsakerta (1991)
  • History of Bandung, Indonesia; romanized text of a Sundanese classic
  • Sunan Gunung Jati, penyebar dan penegak Islam di Tatar Sunda by Edi S Ekajati(2005)
  • Wawacan carita perang Cina di Tanjungpura kabupaten Purwakarta by Edi S Ekajati(2000)
  • Pustaka pararatwan i bhumi Jawadwipa, parwa 1, sargah 1-4 : rangkuman isi, konteks sejarah, dan peta by Agus Aris Munandar (1991) Summary of pts. 1-4 of v. 1 of Pustaka pararatwan i bhumi Jawadwipa, a Pasisir Cerbon text
  • Sejarah Kuningan : dari masa prasejarah hingga terbentuknya kabupaten by Edi S Ekajati, (2003). [3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]