Demi Ucok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Demi Ucok
Sutradara Sammaria Simanjuntak
Produser Sammaria Simanjuntak
Penulis Sammaria Simanjuntak
Pemeran Geraldine Sianturi
Lina Marpaung (Mak Gondut)
Saira Jihan
Sunny Soon
Perusahaan
produksi
Kepompong Gendut
& Royal Cinema Multimedia
Tanggal rilis
Kamis, 3 Januari 2013
Durasi
79 menit
Bahasa Indonesia

Demi Ucok adalah salah satu film drama-komedi Indonesia yang dirilis pada 3 Januari 2013. Film ini memiliki latar belakang nuansa budaya Batak.[1]

Tema Film[sunting | sunting sumber]

Film ini bertema ibu dan anak yang dibalut dalam kisah kultur Batak. Alur cerita film Demi Ucok lebih condong pada ambisi orang tua dan idealismi seorang anak.[1]

Sinopsis film
Glo atau Gloria Sinaga tidak mau jadi seperti ibunya, yaitu menikah, lupa mimpi, dan hidup dengan rutinitas setelahnya. Glo ingin mengejar mimpi, yaitu membuat film. Sementara Mak Gondut (ibu Glo) yang dalam keadaan sakit dan divonis hidup tinggal setahun lagi tetap bertekad mencari pasangan untuk Glo agar kemudian menikah dan hidup bahagia setelahnya.[2]

Mak Gondut yang diperankan oleh Lina Marpaung, seorang janda berusia 55 tahun memiliki seorang anak perempuan bernama Gloria Sinaga (diperankan oleh Geraldine Sianturi) atau dalam filmnya kerap disapa Glo. Usia Glo sudah matang, namun dia belum juga mau menikah, bahkan pacar pun tidak dimilikinya. Dia juga selalu menolak untuk di jodohkan.[1][3]

Melihat kenyataan itu, Mak Gondot pun resah. Mak Gondut yang divonis hidupnya tinggal setahun lagi terus bertekad mencari Ucok agar Glo bisa kawin dan hidup bahagia selamanya.[1][3]

Ambisi seorang Mak Gondot sangat berlawanan dengan idealismi Glo yang memiliki tekad kuat untuk mengejar cita-citanya menjadi sutradara film. Glo juga tidak ingin bernasib seperti ibunya yang dalam pandangan dia : kawin, lupa mimpi dan hidup membosankan selamanya.[1][3]

Mencapai mimpi memang tidak semudah membalikan telapak tangan, baik itu mimpi Mak Ucok agar anaknya bisa kawin maupun mimpi yang sangat didambakan seorang Glo sebagai sutradara film. Masalah yang diahapi Glo adalah dia tidak memiliki dana segar untuk membuat film.[1][3]

Di saat Glo pusing mencari dana untuk filmnya, Mak Gondut datang dengan sebuah penawaran. Uang asuransinya senilai satu miliar pun siap digelontorkan Mak Gondut, dengan satu syarat, Glo harus mau menikah dengan laki-laki Batak pilihannya.[1][3]

Pesan dari film ini adalah : "Jika Anda ingin sukses, bersikap baiklah terhadap orang tua Anda."[1]

Tim yang terlibat dalam pembuatan[sunting | sunting sumber]

    1. Geraldine Sianturi sebagai Gloria Sinaga (Glo)
    2. Lina Marpaung sebagai Mak Gondut
    3. Saira Jihan
    4. Sunny Soon
  • Produser/Sutradara/Penulis : Sammaria Simanjuntak[3]
  • Studio dan Produksi : PT. Kempompong Gendut dan Royal Cinema Multimedia

Penghargaan dan jadwal Penayangan[sunting | sunting sumber]

Pada ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2012 film ini berhasil meraih 8 nominasi dan juga membawa pulang 1 piala pada kategori Aktris Pendukung Terbaik untuk salah satu aktrisnya, Mak Gondut.[1] Film ini ditayangkan pada Kamis, 3 Januari 2013.[3]

Penghargaan Tahun Kategori Penerima Hasil
Indonesian Movie Awards 2013 Film Terfavorit Demi Ucok Nominasi
Aktris Pembantu Terbaik Saira Jihan Nominasi
Aktris Pendatang Baru Terbaik Lina Marpaung Menang
Geraldine Sianturi Nominasi
Aktris Pendatang Baru Terfavorit Lina Marpaung Menang
Geraldine Sianturi Nominasi
Festival Film Indonesia 2012 Film Bioskop Terbaik Demi Ucok Nominasi
Sutradara Terpuji Sammaria Simanjuntak Nominasi
Pemeran Utama Wanita Terbaik Geraldine Sianturi Nominasi
Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Lina Marpaung Menang
Skenario Terbaik Sammaria Simanjuntak Nominasi
Tara Artistik Terbaik Rezki Ridha Nominasi
Tata Suara Terbaik Andri Yargana Nominasi
Cerita Asli Terbaik Sammaria Simanjuntak Nominasi
Piala Maya 2013 Pendatang Baru Wanita Terbaik Lina Marpaung Menang
Geraldine Sianturi Nominasi
Cerita Asli Terbaik Sammaria Simanjuntak Nominasi

Catatan Produksi[sunting | sunting sumber]

Film ini sempat menuai kontroversi sebab yang mengakibatkan aksi protes keras dari warga Bandung di dunia maya karena dalam film ini terdapat adegan anjing yang bernama Bobot memakai kostum Persib (Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung).[4] Tim produksi film Demi Ucok meminta maaf dengan menanggapi protes yang disampaikan beberapa warga Bandung yang mengaku sebagai Bobotoh-julukan pendukung Persib.[5][6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranara luar[sunting | sunting sumber]