Darwin, Wilayah Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Artikel ini mengenai sebuah kota di Australia. Untuk kegunaan lainnya, lihat Darwin (disambiguasi).

Koordinat: 12°26′17″S 130°50′28″E / 12.43806°S 130.84111°E / -12.43806; 130.84111

Darwin
Sudut kota Darwin
Lokasi Darwin
Negara Australia
Negara bagian Teritori Utara
Tanggal jadi 1869
Luas wilayah 112,1 km2
Penduduk 105.991 (Sensus 2006)
 - Kepadatan 35,1/km2
Bahasa Bahasa Inggris
Zona ACST(UTC+9.30)

Darwin adalah ibu kota negara bagian Teritori Utara di Australia. Darwin merupakan kota terbesar di negara bagian itu. Penduduknya berjumlah 93.000 jiwa (2004). Kota ini terletak di bagian utara negara. Kota ini merupakan ibu kota negara bagian paling utara di seantero benua Australia. Kota ini pun merupakan ibu kota negara bagian terkecil dan terbasah di negeri Kanguru ini. Kota ini berdiri pada tahun 1869 dan memiliki luas wilayah 112,01 km². Kota ini juga merupakan pusat dari wilayah Top End, Australia.

Wilayah Darwin Raya sendiri merupakan rumah dari para leluhur suku Larrakia yang merupakan salah satu dari sekian banyak suku Aborigin di wilayah Australia. Pada 9 September 1839, kapal HMS Beagle berlabuh di wilayah pelabuhan Darwin untuk melakukan survei di wilayah tersebut. John Clements Wickham yang merupakan kapten kapal HMS Beagle menamai wilayah tempat kapalnya berlabuh sebagai Port Darwin (Pelabuhan Darwin) dalam rangka menghormati rekan sepelayarannya Charles Darwin. Permukiman pertama di wilayah ini kemudian dinamai sebagai kota Palmerston pada tahun 1869, hingga akhirnya diubah kembali menjadi Darwin pada tahun 1911. Semenjak didirikan, kota ini sudah empat kali mengalami pembangunan kembali akibat beberapa bencana yang memorakporandakan kota ini, yaitu bencana siklon tropis tahun 1897 dan 1937, Pengeboman Darwin oleh Jepang, serta bencana Siklon Tracy tahun 1974.[1][2][3]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Darwin terletak di Wilayah Utara di Laut Timor. Kota ini menempati tebing rendah yang menghadap ke Pelabuhan Darwin, diapit oleh Teluk Frances di sebelah timur dan Teluk Cullen di sebelah barat. Sisanya merupakan wilayah dataran rendah yang datar serta daerah pesisir yang merupakan rumah bagi tempat rekreasi, pantai-pantai yang luas, dan tempat pemancingan ikan.

Wilayah pusat kota dan wilayah penyangga[sunting | sunting sumber]

Peta Kota Darwin dengan wilayah penyangganya

Kota Darwin dengan wilayah penyangganya tersebar membentuk wilayah yang tampak seperti segitiga dengan tiga sudut utamanya, yaitu wilayah penyangga lama di barat daya dan pusat kota Darwin sendiri, wilayah penyangga yang lebih baru di sebelah utara, dan wilayah penyangga di timur.

Wilayah kota lama Darwin terpisah dari wilayah penyangganya yang lebih baru di utara dan dipisahkan oleh Bandar Udara Internasional Darwin dan Pangkalan Angkatan Udara Australia. Palmerston merupakan salah satu kota penyangga Darwin yang terletak ±20 km arah timur dari pusat kota Darwin dan merupakan kota penyangga dengan perkembangan terpesat di wilayah Australia.[4]

Iklim[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kota Darwin beriklim sabana tropis (Aw)[5][6] dengan dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau serta dengan suhu maksimum rata-rata yang cenderung sama sepanjang tahun. Musim kemarau berlangsung pada periode Mei hingga Oktober yang cuacanya cenderung cerah hingga cerah berawan dan tingkat kelembapan reratanya yang sebesar 30% di siang hari.[7]

Periode terkering dalam setahun di wilayah Darwin terjadi antara bulan Mei hingga Oktober dengan rata-rata curah hujan bulanan di bawah 80 mm dengan puncak terkeringnya terjadi antara Juni hingga Agustus dengan rerata curah hujan bulanan di bawah 5 mm. Pada bulan terdingin, yaitu Juni dan Juli, suhu udara di wilayah Darwin dapat menurun cukup signifikan hingga menyentuh angka 14°C. Beberapa wilayah penyangga kota Darwin yang berlokasi cukup jauh dari wilayah pesisir bahkan mengalami suhu udara yang sangat rendah hingga 5°C. Pada kemarau tahun 2012, kota Darwin mencatat periode 147 hari tanpa hujan sama sekali, yakni sejak tanggal 5 Mei hingga 29 September. Musim kemarau yyang sangat kering dan berkepanjangan merupakan hal yang cukup lazim terjadi di wilayah utara Australia.[7]

Suhu udara ekstrem yang pernah tercatat di stasiun cuaca Bandara Internasional Darwin mencatat suhu udara tertinggi yaitu 38,9°C pada tanggal 18 Oktober 1982 dan suhu udara terendah yaitu 10.4°C pada tanggal 29 Juli 1942.[7]

badai petir di suatu malam pada bulan Januari

Musim penghujan di Darwin biasanya diasosiasikan dengan siklon tropis dan angin muson basah.[8] Seperti sebagian besar wilayah selatan Indonesia, sebagian besar curah hujan di wilayah Darwin terjadi pada periode Desember hingga Maret, Di musim penghujan, tingkat kelembapan rata-rata di Darwin dapat mencapai angka 70% di bulan terbasah.[7] Meskipun tidak setiap hari hujan di saat musim penghujan, cuaca berawan hingga berawan tebal merupakan hal yang umum terjadi selama musim penghujan. Bulan Januari adalah bulan dengan cuaca paling berawan, karena rerata penyinaran matahari yang kurang dari 6 jam. Curah hujan harian tertinggi di wilayah Darwin berdasarkan data Biro Meteorologi Australia adalah ±367 mm per hari pada tanggal 16 Februari 2011 yang disebabkan oleh terjangan Siklon Carlos.[9] Bulan Februari 2011 juga merupakan bulan terbasah kota Darwin dengan jumlah curah hujan bulanan adalah 1.110,2 mm per bulan.[7]

Bulan terpanas di wilayah Darwin adalah bulan Oktober dan November yang merupakan bulan-bulan menuju puncak musim penghujan. Indeks panas di bulan-bulan ini kadang dapat mencapai 45°C, meskipun suhu udara yang sebenarnya hanya 35°C, hal tersebut disebabkan oleh tingkat kelembapan yang juga tinggi mengakibat suhu udara terasa lebih panas daripada nilai aslinya. Oleh karena musim kemaraunya yang kering dan panjang, kota Darwin memiliki rata-rata jam penyinaran matahari tertinggi kedua di Australia setelah Perth, yakni 8,6 jam dengan periode penyinaran matahari paling banyak terjadi antara bulan April hingga November. Pada pertengahan Oktober dan pertengahan Februari, matahari melintas tepat di atas wilayah kota Darwin.[10]

Data iklim Darwin, Australia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rekor tertinggi °C (°F) 36.1
(97)
36.0
(96.8)
36.0
(96.8)
36.7
(98.1)
36.0
(96.8)
35.0
(95)
35.0
(95)
37.0
(98.6)
37.7
(99.9)
38.9
(102)
37.3
(99.1)
37.1
(98.8)
38.9
(102)
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.8
(89.2)
31.5
(88.7)
32.0
(89.6)
32.8
(91)
32.1
(89.8)
30.7
(87.3)
30.6
(87.1)
31.4
(88.5)
32.7
(90.9)
33.3
(91.9)
33.4
(92.1)
32.7
(90.9)
32.08
(89.75)
Rata-rata harian °C (°F) 28.4
(83.1)
28.2
(82.8)
28.3
(82.9)
28.4
(83.1)
27.2
(81)
25.4
(77.7)
25.0
(77)
25.9
(78.6)
27.9
(82.2)
29.1
(84.4)
29.4
(84.9)
29.0
(84.2)
27.68
(81.83)
Rata-rata terendah °C (°F) 24.9
(76.8)
24.8
(76.6)
24.6
(76.3)
24.0
(75.2)
22.2
(72)
20.0
(68)
19.3
(66.7)
20.3
(68.5)
23.0
(73.4)
24.9
(76.8)
25.3
(77.5)
25.3
(77.5)
23.22
(73.77)
Rekor terendah °C (°F) 20.2
(68.4)
17.2
(63)
19.2
(66.6)
16.0
(60.8)
13.8
(56.8)
12.1
(53.8)
10.4
(50.7)
13.0
(55.4)
14.3
(57.7)
19.0
(66.2)
19.3
(66.7)
19.8
(67.6)
10.4
(50.7)
Curah hujan mm (inci) 431.4
(16.984)
370.1
(14.571)
314.3
(12.374)
101.7
(4.004)
20.9
(0.823)
1.7
(0.067)
1.1
(0.043)
4.5
(0.177)
16.4
(0.646)
70.7
(2.783)
142.1
(5.594)
250.3
(9.854)
1.725,2
(67,92)
Rata-rata hari hujan 21.3 20.3 19.6 9.3 2.3 0.6 0.5 0.6 2.4 6.9 12.4 17.0 113.2
% kelembapan 75 77 74 63 54 49 48 52 57 60 65 71 62.1
Rata-rata sinar matahari bulanan 176.7 162.4 213.9 264.0 300.7 303.0 319.3 325.5 297.0 294.5 255.0 198.4 3.110,4
Rata-rata sinar matahari harian 5.7 5.9 6.8 8.8 9.6 10.0 10.2 10.4 9.9 9.5 8.4 6.9 8.51
Sumber: Biro Meteorologi Australia[7]

Kota kembar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Darwin – Northern Territory – Australia – Travel – smh.com.au". The Sydney Morning Herald. 8 February 2004. Diakses tanggal 22 May 2010. 
  2. ^ "A brief history of Darwin". Darwin City Council. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 March 2009. Diakses tanggal 29 December 2008. 
  3. ^ "Darwin (Northern Territory, Australia)". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 13 August 2009. 
  4. ^ "Palmerston Growth". Palmerston City Council. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 August 2010. 
  5. ^ Tapper, Andrew; Tapper, Nigel (1996). Gray, Kathleen, ed. The weather and climate of Australia and New Zealand (edisi ke-First). Melbourne, Australia: Oxford University Press. hlm. 300. ISBN 0-19-553393-3. 
  6. ^ "CHAPTER 7: Introduction to the Atmosphere". physicalgeography.net. Diakses tanggal 15 Juli 2008. 
  7. ^ a b c d e f "Darwin Airport". Bureau of Meteorology. Diakses tanggal 14 Agustus 2018. 
  8. ^ "Information about Darwin". Charles Darwin University. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 Juli 2008. Diakses tanggal 15 Juli 2008. 
  9. ^ "Cyclone Carlos bears down on Darwin". Weatherzone. Diakses tanggal 16 February 2011. 
  10. ^ "Direct solar energy". Australian Academy of Science. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 June 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]