Benzoil klorida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Benzoil klorida
Gambar
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS [98-88-4]
Nomor RTECS DM6600000
SMILES ClC(=O)c1ccccc1
Sifat
Rumus molekul C7H5ClO
Massa molar 140,57 g/mol
Penampilan cairan tak berwarna
Densitas 1,21 g/mL, cair
Titik lebur -1 °C
Titik didih 197,2 °C
Kelarutan dalam air beraksi
Bahaya
MSDS Oxford MSDS
Klasifikasi EU Beracun T Korosif C
Frasa-R R34
Frasa-S Templat:(S1/2) S26 S45
Titik nyala 72 °C
Senyawa terkait
Senyawa terkait asam benzoat, benzoat anhidrida, benzaldehida
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Benzoil klorida, juga dikenal sebagi benzenakarbonil klorida, adalah cairan tak berwarna dan berkabut C6H5COCl dengan bau yang menusuk.

Senyawa ini digunakan sebagai bahan kimia antara dalam pembuatan zat warna, parfum, peroksida, obat-obatan, dan resin. Ia juga digunakan dalam bidang fotografi dan digunakan dalam proses pembuatan tanin sintetik. Ia sebelumnya digunakan sebagai gas iritan dalam peperangan.

Pembuatan[sunting | sunting sumber]

Pembuatan benzoil klorida adalah sama dengan proses pembuatan asil klorida lainnya, yaitu dengan mereaksikan asam benzoat (C6H5COOH) dengan fosfor pentaklorida atau tionil klorida. Ia juga dapat dibuat dengan mengklorinasi benzaldehida[1].

Reaksi[sunting | sunting sumber]

Benzoil klorida merupakan asil klorida. Ia beraksi dengan alkohol dan amina, menghasilkan ester dan amida terkait. Ia menjalani asilasi Friedel-Crafts dengan arena, menghasilkan benzofenon terkait. Ia juga beraksi dengan air, menghasilkan asam klorida dan asam benzoat:

PhCOCl + H2O → PhCOOH + HCl

Benzoil klorida bereaksi dengan natrium peroksida, menghasilkan benzoil peroksida dan natrium klorida:

2 PhCOCl + Na2O2 → (PhCO)2O2 + 2 NaCl

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Friedrich Wöhler; Justus von Liebig (1832). "Untersuchungen über das Radikal der Benzoesäure". Annalen der Pharmacie 3: 249. doi:10.1002/jlac.18320030302. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]