Banyuripan, Bayat, Klaten

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Banyuripan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKlaten
KecamatanBayat
Kodepos
57462
Luas2,20 km²
Jumlah penduduk2952 jiwa (BPS 2017)
Kepadatan1342 jiwa/km²

Banyuripan adalah sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Sekolah[sunting | sunting sumber]

Pendidikan adalah fondasi dasar dalam membentuk karakter seseorang. Sebagai salah satu desa yang dilalui jalan utama kecamatan ada beberapa sekolah yang didirikan di Banyuripan. Daftar sekolah mulai dari tingkat pendidikan usia dini sampai sekolah menengah tingkat pertama baik swasta maupun negeri yang berada di wilayah Banyuripan di antaranya:

  1. TK Pertiwi Banyuripan 1
  2. TK Pertiwi Banyuripan 2
  3. KB Al-Husna
  4. KBIT Mutiara Persada
  5. POSPAUD Permata Bunda
  6. TPA Mutiara Persada
  7. TKIT Mutiara Persada
  8. RAT Al-Husna
  9. SDN 1 Banyuripan
  10. SDN 2 Banyuripan
  11. SDIT Persada Bayat
  12. SMPN 1 Bayat
  13. MIS T Al-Husna

Agama[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan buku Kecamatan Bayat Dalam Angka 2017 yang diterbitkan oleh BPS Kab. Klaten, berikut persentase agama berdasarkan jumlah pemeluknya di wilayah Banyuripan:

  1. Islam: 94%
  2. Katholik: 5%
  3. Kristen: 0,7%
  4. Hindu: 0,3%

Wisata[sunting | sunting sumber]

Di wilayah Desa Banyuripan terdapat sebuah bukit yang oleh penduduk sekitar lebih dikenal dengan nama Cemoro Sewu (Seribu Cemara, Thousand Spruces)sebuah bukit (atau ngalas) di wilayah bagian Utara desa terdiri dari hamparan lahan miring atau tegalan yang digarap dan ditanami warga. Di bagian atas terdapat hamparan lahan yang cenderung rata berisi tanah cukup lapang, pohon cemara dan tumbuhan lainnya. Serta ada beberapa batu yang cukup besar berada di atas bukit. Rencananya akan ada penataan untuk kawasan ini agar lebih tertata. Meski belum tertata dan resmi sebagai sebuah tempat wisata, kawasan ini sudah cukup banyak dan sering dikunjungi baik oleh warga lokal maupun sekitar sebagai tempat melepas penat maupun kegiatan lain.