Bangsa Iran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bangsa Iran
Moderniranianlanguagesmap.jpg Pembagian geografis masa sekarang dari bahasa Iran: Persia (hijau), Pashto (ungu) dan Kurdish (biru-muda), Lurish (merah), Baluchi (kuning), juga komunitas lebih kecil dari bahasa-bahasa Iran.
Jumlah populasi

150-200 juta[1]

Etnisitas penduduk asli dan komunitas tinggal di: Iran, Afganistan, Turki, Irak, Pakistan, Suriah, Azerbaijan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Kazakhstan, Georgia, Armenia, Rusia, Oman, Cina (Xinjiang), Hongaria, Britania Raya, Jerman dan Amerika Serikat.

Kawasan dengan populasi yang signifikan
Iranian plateau dan Timur Tengah, Anatolia, Asia Selatan, Kaukasus dan sebagai komunitas imigran di Amerika Utara dan Eropa Barat.
Bahasa
Rumpun bahasa Iran, cabang dari Rumpun bahasa Indo-Eropa.
Agama
Lebih utama Shi'a Islam dan Islam Sunni. There are also some adherents of Orthodox Christianity,[2] Georgian Orthodox Christianity, Nestorianism, Judaism, Bahá'í Faith, Zoroastrianism, atheism, agnosticism.

Bangsa Iran adalah kelompok etnis yang menggunakan bahasa-bahasa yang tergolong dalam keluarga bahasa Iran. Bangsa Iran juga turut merujuk kepada keturunan bangsa Iran Purba.[3][4] Bangsa ini kebanyakan menetap atau tinggal di Timur Tengah, Asia Tengah dan Asia Selatan. Namun begitu, penutur bahasa Iran bisa dijumpakan di seluruh Eurasia, dari kawasan Balkan hingga ke Xinjiang di Tiongkok Barat.[5][6] Istilah bangsa Iran ini kadang kala tertukar dengan rakyat Iran di mana keduanya adalah perkara yang berbeda. Hal ini terjadi karena tidak semua etnis di Iran tergolong dalam bangsa Iran seperti etnis Arab.

Asal-usul bangsa Iran ini adalah dari suku purba Proto-Indo-Eropa Arya yang juga dikenal sebagai Proto-Iran. Peninggalan arkeologi yang dijumpai di Rusia, Asia Tengah dan Timur Tengah menerangkan mengenai kehidupan awal bangsa ini. Di dalam sejarah manusia pula, bangsa Iran memainkan peranan yang penting dalam peradaban-peradaban awal. Kekaisaran Achaemenid, salah satu Kekaisaran Persia purba, adalah negara pertama yang menjadi negara majemuk. Sedangkan pahlawan wanita dari kelompok nomaden Scythia-Sarmatia yang menduduki kawasan-kawasan Rusia dan Siberia Barat menjadi sumber inspirasi sebuah legenda Yunani yaitu Legenda Amazon.[7][8] Agama-agama awal bangsa ini pula ialah Zoroastrianisme dan Manichaeisme.

Suku-suku Iran ini juga tidak lepas dari penaklukan bangsa lain. Alexander Agung, seorang pahlawan Yunani, contohnya berjaya menaklukkan semua bangsa Iran kecuali mereka yang menetap di kawasan Asia Selatan, sedangkan kaum Arab pula berhasil memengaruhi sebagian besar kebudayaan suku-suku ini. Di kawasan Utara atau Eropa, bangsa Iran ini berasimilasi dengan suku Slavia dan suku-suku Eropa lainnya.

Penamaan[sunting | sunting sumber]

Istilah Iran berarti "Bumi Arya".[9][10] Arti Arya dalam bahasa lama Proto-Arya ialah "mulia". Istilah ini dipercaya digunakan atau diciptakan oleh orang Arya sendiri untuk mengagungkan peradaban mereka. Penara Iran pula pada suatu masa dahulu dikenal sebagai Airyanem Vaejah yang berarti tanah asal Arya.

Dari prespektif bahasa, istilah Bangsa Iran merujuk kepada mereka yang bertutur dalam Bahasa Iran.[11] Kalau prespektif ini dipertimbangkan, bangsa Iran ini tidak terbatas pada etnis Persia saja, tetapi meliputi etnis-etnis yang berdekatan seperti Pashtun, Tajik, Kurdi, Ossetia, Balochi dan beberapa suku lain.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Persebaran Bangsa Iran: Persia (hijau), Pashtun (ungu) dan Kurdi (firus), Balochi (kuning), dan juga suku-suku lain

Diaperkirakan terdapat 150 juta penutur ibu Bahasa Iran. Kebanyakan mereka tinggal di Iran, Afganistan, Tajikistan, Pakistan Barat, sebahagian Uzbekistan (terutama kawasan Samarkand dan Bukhara), Kaukasus (Ossetia dan Azerbaijan) dan juga wilayah Kurdistan yang menjadi sebagian negara Turki, Irak, Suriah dan Iran. Terdapat juga komunitas kecil penutur bahasa Iran di Xinjiang (China), India dan Israel.

Agama[sunting | sunting sumber]

Kepercayaan awal Bangsa Iran mungkin berdasarkan kedewaan yang pada hari ini bisa dilihat pada etnis-etnis lain yang pernah ditakulkkan atau dipengaruhi oleh kaum Proto-Iran.[12] Zoroastrianisme adalah salah satu agama awal yang dianut bangsa ini.

Pada hari ini, mayoritas etnis Iran beragama Islam dan terdapat pula golongan minoritas yang menganut agama Yahudi, Kristen dan Baha'i. Bagi penganut Islam, mayoritasnya adalah Sunnah Waljamaah tetapi kebanyakan etnis Parsi dan Hazara menganut ajaran Syiah. Untuk penganut Kristen, kebanyakan termasuk dalam gereja Ortodoks Rusia diikuti dengan Ossetia dan Nestoria. Terdapat juga bangsa Iran yang masih menganut agama Zoroastrianisme.

Daftar suku yang tergolong dalam bangsa Iran[sunting | sunting sumber]

Rujukan dan catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tore Kjeilen, "?". 
  2. ^ The Ossetians of the Caucasus are Orthodox Christians
  3. ^ "Kurds of Iraq: Recent History, Future Prospects tulisan Carole A. O’Leary" — Middle East International Affairs, Vol. 6, No. 4 (Desember 2002)
  4. ^ "Iranian peoples" — Encyclopedia Ukraine
  5. ^ "Bahasa Iran" — Encyclopedia Britannica
  6. ^ "Skop Bahasa-bahasa Iran" — Encyclopedia Iranica
  7. ^ Amazon dalam Scythia: perjumpaan baru di Middle Don, Rusia Selatan
  8. ^ Secrets of the Dead, CaseBerkas: Amazon Warrior Women
  9. ^ "Bahasa Parsi" — Farsi.net
  10. ^ "Iran" — 1911 Encyclopedia
  11. ^ In Search of the Indo-Europeans, tulisan J.P. Mallory, m/s 22–23, ISBN 0-500-27616-1
  12. ^ "Sejarah Iran- Bab kedua Indo-Eropah dan Indo-Iran"

Pranala luar[sunting | sunting sumber]