Alanina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Alanina
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS 338-69-2
PubChem 5950
KEGG C01401
ChEBI 16977
ChemSpider 64234
SMILES O=C(O)C(N)C
InChI 1/C3H7NO2/c1-2(4)3(5)6/h2H,4H2,1H3,(H,5,6)
Sifat
Rumus kimia C3H7NO2
Massa molar 89.09 g mol−1
Penampilan Serbuk putih
Densitas 1,424 g/cm3
Titik lebur 297 °C (570 K)
Titik didih 250 °C (523 K)
Kelarutan dalam air 167,2 g/L (25 °C)
Keasaman (pKa) 2,35 (karboksil); 9,69 (amino)[1]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Alanina (Ala, A) atau asam 2-aminopropanoat merupakan salah satu asam amino bukan esensial. Bentuk yang umum di alam adalah L-alanin (S-alanin) meskipun terdapat pula bentuk D-alanin (R-alanin) pada dinding sel bakteri dan sejumlah antibiotika. L-alanin merupakan asam amino proteinogenik yang paling banyak dipakai dalam protein setelah leusin (7,8% dari struktur primer dari 1.150 contoh protein).

Sintesis[sunting | sunting sumber]

Alanina biasanya dibuat melalui transfer satu gugus amina ke asam piruvat. Reaksi transaminasi bersifat reversibel (dapat-balik) sehingga alanina mudah dibuat dari piruvat dan berhubungan erat dengan jalur metabolik utama seperti jalur glikolisis, glukoneogenesis, dan daur sitrat.

Peran[sunting | sunting sumber]

Gugus metil pada alanina sangat tidak reaktif sehingga jarang terlibat langsung dalam fungsi protein (enzim). Alanina dapat berperan dalam pengenalan substrat atau spesifisitas, khususnya dalam interaksi dengan atom nonreaktif seperti karbon. Dalam proses pembentukan glukosa dari protein, alanina berperan dalam daur alanina.

Bahan pangan sumber alanina[sunting | sunting sumber]

Setiap bahan pangan yang kaya protein seperti daging, ikan, susu, telur, dan kacang-kacangan kaya akan alanina.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dawson, R.M.C. et al. (1959), Data for Biochemical Research, Oxford: Clarendon Press